Contoh Soal Kebijakan Moneter dan Pembahasannya

1. Kebijakan moneter adalah kebijakan yang dilakukan pemerintah untuk mempengaruhi APBN. 
SEBAB 
Paket Kebijakan Oktober 1988 merupakan contoh dan kebijakan moneter.
Pembahasan:
Pernyataan salah Kebijakan moneter adalah kebijakan pemerintah dalam mengatur jumlah uang yang beredar, sedangkan kebijakan pemerintah dalam mengatur APBN disebut kebijakan fiskal. Alasan benar Paket kebijakan Oktober 1988 dapat dikatakan sebagai kebijakan moneter, karena dalam paket tersebut mengatur tentang pendirian dan modal bank-bank yang ada di Indonesia. Jawaban D

2. Paket kebijakan moneter dan perbankan yang mempermudah pendirian bank-bank swasta di Indonesia adalah 
A. Paket 1 Juni 1983 
B. Paket Oktober 1988 
C. Paket 1 Juni 1989 
D. Paket Mei 1990 
E. Paket Januari 1991
Pembahasan:
Paket Oktober 1988 adalah salah satu bentuk kebijakan pemerintah untuk mempermudah pendirian bank-bank swasta di Indonesia. Dengan modal yang telah ditentukan seseorang sudah dapat mendirikan suatu BPR atau bank swasta. Dampaknya bank swasta dan BPR tumbuh pesat dan tingkat investasi semakin besar. Akibat buruknya terjadi perang suku bunga antar bank dan BPR. Jawaban B

3.  Secara teoritis, pada sistem kurs mengambang kebijakan moneter akan 
A. memperburuk stabilitas. 
B. memperlemah nilai kurs. 
C. tidak terpengaruh. 
D. efektif. 
E. tidak efektif.
Pembahasan:
Secara teoritis kebijakan moneter akan berhasil apabila jumlah devisa yang dimiliki pemerintah mencukupi apabila kurs terlalu tinggi maka pemerintah akan menjual devisa yang dimilikinya. Apabila kurs terlalu rendah maka pemerintah akan membeli devisa valas yang ada di asar. Persoalannya apabila pemerintah tidak memiliki/kehabisan devisa yang dimiliki sedangkan nilai kurs masih tinggi, kebijakan moneter justru memperburuk stabilitas. Jawaban A

4. Kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi misalnya adalah 
1. kebijakan penetapan persediaan kas 
2. kebijakan menaikkan produksi 
3. kebijakan operasi pasar terbuka 
4. kebijakan menaikkan tanpa pajak
Pembahasan:
Kebijakan Moneter : kebijakan pemerintah dalam mengatur jumlah uang yang beredar sedangkan poin 2 dan 4 adalah kebijakan fiskal, yaitu kebijakan mengatur pajak dan penerimaan/pengeluaran Negara. Jawaban B

5. Untuk menahan laju inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter dengan cara..
(1) meningkatkan cadangan wajib minimum
(2) menjual surat berharga
(3) meningkatkan suku bunga pinjaman
(4) meningkatkan pengeluaran rutin negara
Pembahasan:
Kebijakan moneter mengatasi inflasi: 
a. menaikan suku bunga simpanan (diskonto)
b. menaikan cadangan kas minimum bank (cast ratio)
c. menjual surat berharga bank sentral (open market policy)
d. menaikan suku bunga pinjaman  kredit (tight money policy)
Jawaban A

6. Yang dimaksud dengan cadangan wajib minimum adalah...
A. uang tunai yang harus disimpan oleh suatu bank di dalam bank itu sendiri
B. uang tunai yang harus disimpan oleh suatu bank di bank sentral
C. uang tunai yang harus disimpan oleh suatu bank di berbagai bidang
D. uang tunai dan beberapa harta mudah cair yang disimpan di bank sentral dan bank itu sendiri
E. uang yang harus dicadangkan dan disimpan di bank
Pembahasan:
Cadangan wajib minimum adalah dana yang harus dipertahankan dalam rekening giro pada bank sentral atau pada bank koresponden (bank umum) dalam bentuk kas. Jawaban D

7. Kebijakan moneter ekspansioner Bank Indonesia akan menurunkan keseimbangan tingkat bunga di pasar uang.
SEBAB
Kebijakan ekspansioner dapat dilakukan dengan menurunkan suku bunga diskonto
Pembahasan:
Pernyataan benar, alasan benar, tidak berkaitan. Kebijakan moneter ekspansioner adalah kebijakan peningkatan jumlah uang yang beredar di masyarakat. Jawaban B 
Bourbon Semoga situs ini bermanfaat bagi anda. salam hangat dari saya

Belum ada Komentar untuk "Contoh Soal Kebijakan Moneter dan Pembahasannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel