Minggu, 16 Desember 2018

Kuliah itu Penting enggak ya?

Nama-nama seperti Mark Zuckerberg, Steve Jobs, atau Bill Gates akan selalu dikenal. Mereka dikenal bukan hanya karena legacy yang mereka tinggalkan, tetapi mereka akan terus booming karena statusnya sebagai dropouts. Mereka dijadikan contoh bagi orang-orang yang berpendapat bahwa kuliah itu tidak berguna.

"Untuk apa ngabisin puluhan juta untuk kuliah? Toh, enggak kuliah juga bisa kaya!" begitu katanya. Walaupun perkataan tersebut jelas-jelas kurang cerdas, sayangnya masih banyak yang mempercayai kalimat tersebut. Disitu kadang saya merasa sedih.

"Pak Bu, memang banyak sih orang sukses yang tidak kuliah. Tapi, kalau benar-benar dihitung, berapa sih orang di dunia ini yang sesukses mereka tanpa setidaknya memegang gelar sarjana (S1)? Mungkin 1 banding 10 juta atau bahkan 1 banding 100 juta. Belum lagi, zaman sekarang sudah berubah. Terus kalau memang itu benar, kenapa anak bapak atau ibu justru kuliah jauh-jauh ke luar negeri? Katanya kuliah ngga berguna?

Kuliah itu kan berarti belajar? Tapi, bukannya kita bisa belajar di mana saja? Mengapa harus mahal-mahal belajar ke kampus?
Jawaban untuk pertanyaan tersebut sangat sederhana. Berikut ini adalah 5 alasan mengapa kuliah itu penting?
1. Gelar
Mungkin akan banyak reaksi yang di pikiran kalian saat membaca alasan ini, "Loh, kok gelar sih? Gue kan pintar. Zaman sekarang itu yang penting adalah cerdas!" Hei, wake up, Bro! Be realistic! Sejenius apa pun seseorang, hal yang pertama dilihat saat melamar pekerjaan adalah gelar dan lulusan mana. Disamping itu, banyak pekerjaan yang memang mensyaratkan gelar tertentu, seperti dokter, pengacara, ilmuwan, atau pilot. Semua pekerjaan tersebut membutuhkan keahlian dan gelar. Kalau sudah meraih gelar tertentu, kamu pasti bisa mendapat lebih banyak pilihan atau kesempatan.

2. Networking
Kampus itu guedeeeee banget. Di kampus, kita bisa bertemu banyak orang baru yang datang dari berbagai tempat yang berbeda. Orang-orang baru tersebut membawa latar belakang, kecerdasan, minat, dan potensi yang sangat bervariasi sehingga bisa menjadi penyedia jaringan pertemananan paling luas. Di usia young adult nanti, kamu bisa mempunyai banyak kenalan yang bakal sangat membantu dan membuka mata kalian.

3. Jodoh
Asal mula hubungan percintaan adalah pertemanan. Walaupun tidak semua pertemanan berakhir dengan hubungan percintaan, tapi kesimpulan yang paling logis adalah jika kampus merupakan tempat yang menawarkan paling banyak hubungan pertemanan maka kampus juga bisa menjadi tempat dengan kemungkinan yang paling tinggi untuk bertemu dengan sang kekasih. Tanpa pertemuan tersebut, bagaimana seseorang calon kekasih bisa menjadi kekasih?

4. Inteligensi
Kuliah menyediakan kesempatan sangat luas untuk mengembangkan diri. Kta akan bertemu berbagai macam teori yang sebenarnya sudah kita rasakan, tapi belum disadari sebelumnya. Kita juga akan bertemu dengan begitu banyak orang yang memiliki tingkat keingintahuan dan inteligensi tinggi. kita akan bertemua orang-orang pintar yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Dengan bertemu orang-orang tersebut, kita tentu akan terdorong untuk bisa berpikir lebih kritis dan dewasa. Di samping itu, kita juga akan bertemu dengan banyak orang yang datang dengan latar belakang berbeda-beda sehingga kita bisa mempelajari cara berkomunikasi yang baik.

5. Keluar dari Safety Net
Otak manusia itu ajaib, bisa menyerap sebagala pengalaman, menerapkan hal-hal yang dipelajari dari satu bidang ke bidang yang lain. Begitu ajaibnya, otak akan cendrung mengerahkan kita untuk mencari hal yang 'nyaman' dan 'gampang' agar hidup kita lebih mudah.  Hal itu mengakibatkan kita sudah merasa nyaman dengan segala hal yang ada sehingga muncul keengganan untuk keluar dari zona nyaman. Padahal kita hanya dapat belajar beradaptasi ketika keluar dari zona nyaman. Kampus adalah tempat yang bisa memaksa kita keluar dari safety net. Sekali kita keluar dari safety net, kita akan menyadari banyak hal yang bisa dipelajari, seperti dari public speaking kemampuan organisasi, interpersonal skill, dan social skill.

6. Perasaan
Mengapa kuliah itu penting? Jawaban yang sesungguhnya hanya ada di dalam hati kita. Di dalam hati, kita pasti sudah tahu mengapa mau kuliah. Apakah karena ingin membanggakan orang tua, ingin mengubah pandangan orang terhadap keluarga, ingin menjadikan Indonesia sebagai tempat yang lebih layak, atau ingin mengubah nasib hidup? Atau apa pun itu. Kuliah itu belum tentu benar, tetapi ngga kuliah itu rasanya salah.

by Andhika Putra Sudarman (Masuk PTN Itu Gampang?)

Sabtu, 15 Desember 2018

Tips dan Trik Lulus SNMPTN

Berdasarkan obrolan berbagai pihak penerimaan PTN, secara umum terdapat 3 pertimbangan bagi siswa untuk lulus SNMPTN:

1. Faktor Kualifikasi siwa
Salah satu faktor yang dipertimbangkan adalah prestasi dan potensi siswa yang bersangkutan. Perguruan Tinggi Negeri yang terbaik juga menerima siswa yang terbaik, setidaknya berpotensi untuk memberikan manfaat yang tertinggi kepada masyarakat. Faktor ini meliputi beberapa elemen
a. Nilai rapor yang meliputi nilai, konsistensi nilai, dan nilai mata pelajaran tertentu
b. Prestasi siswa di tingkat internasional, nasional, provinsi, dan kabupaten atau kota.

2. Faktor Indeks sekolah
Umumnya, setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) memiliki database dari SMA-SMA yang ada di Indonesia. Arti dari indeks sekolah adalah bagaimana "nilai" sekolah tersebut di mata Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang bersangkutan. Indeks sekolah ditentukan berdasarkan
a. Akreditasi Sekolah
b. Jenis kelas tersedia (akselerasi, reguler, dll)
c. Prestasi sekolah dalam perlombaan tingkat daerah/nasional/internasional
d. Alumnis sekolah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang bersangkutan, meliputi IPK dan prestasi

3. Faktor Penyebaran
Sejatinya, Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bertujuan untuk menjamin kecerdasan insan-insan yang ada di negeri ini. Oleh sebab itu, Perguruan Tinggi Negeri (PTN) memiliki prinsip bahwa bisa saja anak-anak daerah lebih potensial daripada anak-anak yang ada di ibutkota, hanya saja mereka kurang kesempatan dibanding anak-anak di ibukota. Jadi, Perguruan Tinggi Negeri (PTN) umumnya akan memberikan kuota/jatah kepada daerah terpencil di Indonesia dengan harapan bahwa anak-anak tersebut kelak akan memajukan daeerah asalnya. Meskipun kualifikasi siswa dan indeks sekolah masih kurang dibanding siswa yang lain, tapi akan terdapat jatah untuk siswa terbaik dari daerah.

Ingat, SNMPTN memang tidak memiliki pengumuman resmi dari pihak penerimaan, maka bisa saja PTN yang satu memiliki sistem yang berbeda dengan PTN lainnya. Sebenarnya ada satu lagi kunci yang paling penting: proses penentuan jurusan. Apabila kita mengakses website SNMPTN dan memilih informasi perguruan tinggi dan jurusan, kita akan mendapatkan informasi-informasi jurusan tersebut dari tahun lalu. Kalau sudah di tingkat akhir, sebenarnya tidak banyak lagi yang bisa diupayakan. Kita tidak bisa mengubah nilai yang sudah ada, kemungkinan tidak banyak lomba yang bisa diikuti lagi setelah berada di kelas XII, dan sebagainya. Hal terpenting mungkin adalah menerapkan strategi yang tepat dalam memilih kampus dan jurusan. Maksudnya, pilihlah kampus dan jurusan yang kira-kira kamu pasti akan lolos. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah bagaimana mengetahui kampus dan jurusan mana yang kira-kira kita pasti lolos?

Pertama, cari tahu berapa orang dari jurusan, sekolah, dan kota kamu yang lulus ke jurusan dan perguruan tinggi yang kamu inginkan. Biasanya jumlah mahasiswa yang diterima tahun lalu bisa jadi indikator awal yang menghitung kesempatan yang ada. Sebagai contoh, apabila kamu ingin diterima di Jurusan Ilmu Politik UI, maka kamu bisa membuka website SNMPTN dan mencari jurusan Ilmu Politik UI.

by Andhika Putra Sudarman (Masuk PTN Itu Gampang?)

Jumat, 14 Desember 2018

TRY OUT ONLINE SBMPTN Soshum Berhadiah Pulsa 50 Ribu

Pada kesempatan kali ini izinkan gue untuk melakukan acara kecil-kecilan yaitu TO SBMPTN Soshum online. TO yang gue adain ini  khusus pelajaran soshum doang karena mengingat gue sendiri merupakan guru SBMPTN soshum dan hanya bisa cek benar atau tidaknya pelajarn soshum. TO ini merupakan TO berhadiah dan kalian ngga usah khawatir menaruh nomer hp di form TO, karena gue ngga akan menggunakan data yang lu kasih untuk macem-macem dan ngga akan gue perjual belikan. TO ini berjalan aktif mulai tanggal 14 Desember - 28 Desember.  Hadiah TO ini akan gue kirim 2 kali alias bergelombang. Tanggal 28 Desember 2018 25 ribu -  4 Januari 2019. 

Oke setiap jawaban yang benar gue kasih nilai mentah 1 dan  jawaban yang salah gue kasih 0. Nilai mentah tersebut nanti diolah berdasarkan tingkat kesulitan soal. Pertama soal yang mudah, kedua soal yang sedang, dan terakhir soal yang sulit. Jadi poin soal sulit tentunya lebih tinggi daripada soal yang mudah. Jadi simpelnya gini, Misal nomor 1 ternyata banyak yg jawab dan benar. Oh berarti siswa yang menjawab soal tersebut mendapatkan poin soal mudah. 

Tolong kerjain dengan jujur karena pas SBMPTN lu ngga bakal bisa nyontek. Trust me, gue udah ikut kepanitian SBMPTN selama 2 tahun sebagai pengawas. Gue merasa senang ketika lu ikut mempromosikan TO ini juga ke akun medsos lu. Semakin banyak peserta yang ikut, semakin bagus dan lu semakin tau bagaimana kemampuan pesaing-pesaing lu. Oke selamat mengerjakan link pengerjaan ada dibawah yaah

TO Online disini

Kamis, 13 Desember 2018

SBMPTN 2019 Diadakan 30 Maret s.d 26 Mei , UGM Buka Pendaftaran Januari

Pendaftaran ujian tulis berbaris komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 di Universitas Gadjah Mada (UGM) akan dibuka pada 12 Januari 2019.

"Pendaftaran untuk UTBK SBMPTN mulai 12 Januari-27 Maret 2019, pelaksanaan tesnya 30 Maret sampai 26 Mei 2019," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani kepada reporter Tirto, Selasa (11/12/2018).
(SBMPTN diadakan 24 kali baca beritanya  disini)

Sebelum mulai pendaftaran, pada Januari 2019 pihaknya akan terlebih dahulu meresmikan untuk diumumkan terkait pelaksanaan SBMPTN dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Terlebih kata dia SBMPTN tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Perubahan di sistemnya. Kalau biasanya tes bareng semua di tanggal yang sudah ditetunkan, tapi kalau ini kan tesnya komputer base, jadwalnya banyak tidak cuma sekali seperti SBMPTN yang lalu," jelas Iva.

Dengan adanya perubahan ini pihaknya pun mulai melakukan persiapan. Sejumlah hal yang mulai dipersiapakan di antaranya adalah di bagian teknologi informasi serta sarana dan prasarana UTBK.

"Sejauh ini kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya sesuai dengan ketentuan Kemenristek Dikti, tapi disposisi atau penugasan resmi memang belum diberikan kepada kami," ujarnya.
.
source: tirto.id

Persiapan SBMPTN 2019:
Ebook SBMPTN Saintek klik disini
Ebook SBMPTN Soshum klik disini
Ebook TPA terlengkap klik disini

ITB Buka Jalur Mandiri Pada Tahun 2019

Institut Teknologi Bandung (ITB) akan membuka tiga jalur seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana untuk Tahun Akademik 2019-2020.

Direktur Eksekutif Pengelolaan Penerimaan Mahasiswa dan Kerjasama Pendidikan ITB Prof Mindriany Syafila, mengatakan ketiga jalur tersebut yaitu melalui Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri (SM) ITB.

(Download Ebook SBMPTN Saintek disini)
(Download Ebook SBMPTN Soshum disini)

Ia mengatakan untuk kuota masing-masing jalur seleksi tersebut, yakni untuk Fakultas atau Sekolah selain Fakultas Seni Rupa dan Desain (non-FSRD), ITB akan menerima lewat jalur SNMPTN (40 persen), SBMPTN (40 persen), dan SM-ITB (20 persen).

Kemudian untuk Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), ITB menerima jalur SNMPTN (30 persen), SBMPTN (40 persen), SM-ITB (30 persen).

Menurut dia, berbeda dari tahun sebelumnya, ITB membuka Seleksi Mandiri dengan pertimbangan beberapa kondisi, di antaranya adanya perubahan ketentuan kuota jumlah pendaftar per sekolah pada jalur SNMPTN. "Hal ini akan mengurangi kesempatan mahasiswa potensial untuk diterima di ITB melalui jalur SNMPTN," katanya di Bandung, Senin, 10 Desember 2018.

Prof Mindriany menjelaskan pelaksanaan SBMPTN 2019 seluruhnya berbasis UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) yang dikelola LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri).

Ujian Keterampilan bagi Program Studi Bidang Seni dan Olahraga ditiadakan dan digantikan dengan portofolio karya/penampilan sebagaimana yang dilakukan pada seleksi SNMPTN.

Alasan lain adalah adanya siswa-siswi yang potensial dan kompeten yang tidak dapat diterima di ITB melalui jalur-SNMPTN dan SBMPTN karena kesalahan memilih fakultas atau sekolah.

Lebih lanjut ia mengatakan ITB memiliki kriteria khusus lain dalam proses seleksi untuk calon mahasiswa FSRD terkait potensi kreatif dan kemampuan merespon stimulus secara spontan yang hanya dapat dilakukan melalui Ujian Keterampilan.

Penyelenggaraan Seleksi Mandiri ITB mengakomodasi pelaksanaan Ujian Keterampilan sebagai komponen seleksi untuk menjaring calon mahasiswa yang memenuhi kriteria tersebut.

Dengan adanya Seleksi Mandiri ITB ini diharapkan akan memberikan kesempatan bagi para siswa potensial dan kompeten untuk dapat belajar di ITB.

"Seleksi ini juga diharapkan dapat meningkatkan tingkat kesempatan yang berimbang dan adil bagi siswa/i yang berasal dari sekolah menengah baik di pulau Jawa maupun di luar pulau Jawa sebagai bagian peran ITB untuk mendorong kemajuan pendidikan nasional. yang bersekolah di Jawa dan luar Jawa," kata Prof. Mindriany.
[tempo.co|]

Rabu, 12 Desember 2018

TRY OUT SBMPTN 2019 JAKARTA

30 hari lagi !!! Gak sabar ingin ketemu #PejuangPTN Jakarta!!! Yuk segera daftar jangan sampai kehabisan di masuk-ptn.com/daftar