Selasa, 14 Februari 2017

Kesalahan Anak SMA Ketika Memilih Jurusan Kuliah

Tags


Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat. Tak terasa pula bagi kamu yang kelas 12 masa sekolahnya tinggal sebentar lagi. Beberapa bulan lagi kamu akan  menghadapi UN dan SBMPTN,  yang merupakan momen krusial dalam hidup kamu. Ketika kita bicara Perguruan Tinggi baik  swasta atau negeri pastinya kita mempunyai jurusan masing-masing yang ingin dituju. Dimasa sekarang ini kalian sedang giat-giatnya mencari apa passion kita? jurusan apa yang tepat buat kita? Bahkan tak jarang dari kalian mengikuti tes bakat dan minat. Namun terkadang ada beberapa kesalahan yang kerap kali saya lihat pada anak SMA dalam pemilihan jurusan.Oleh karena itu penting bagi saya untuk memberitahu kalian kesalahan yang harus di hindari ketika memilih jurusan kuliah. Oke saya akan merangkumnya dibawah
1. GENGSI

Ini merupakan penyakit akut anak SMA ketika memilih jurusan. Tentunya dari kita banyak yang menginginkan PTN favorit atau pun jurusan favorit. Namun sebagian dari kita memilih karena alasan
gengsi. Kita membayangkan betapa kerennya kita ketika memakai almamater PTN favorit. Kita merasa bangga ketika kita kuliah di jurusan favorit. Padahal semakin banyak  lulusan suatu jurusan malah  menambah persentase  pengangguran yang  ada. Kenapa bisa? kita memakai hukum pasar. Ketika stock penawaran lulusan jurusan X banyak dan ketika permintaan pekerja terhadap lulusan hanya segitu saja, maka akan terjadi lulusan X tidak terpakai.
2. Memilih Jurusan tidak sesuai minat dan bakat

Ini masih  ada  kaitannya dengan yang pertama. Kita berlomba-lomba untuk memasuki  jurusan favorit padahal itu belum tentu cocok buat kita. Kita selalu berpikir kalau milih jurusan ini masa depan cerah. padahal itu belum tentu. lihatlah uraian contoh yang saya berikan tadi diatas. banyak jurusan lain yang kurang dipandang tetapi perusaahaan banyak membutuhkannya.  Lagipula masa depan yang cerah dan  kaya tidak hanya  dilalui dengan kuliah  saja. Seorang Bill Gates  dan  Mark Zuckerberg pun tidak lulus kuliah dan berwirausaha untuk kaya
3. Ikutan Teman atau Pacar

Ini juga hal yg berbahaya bagi kamu untuk dilakukan.  Mengikuti seseorang itu menandakan kamu tidak mempunyai prinsip hidup dan  mudah disetir oleh orang lain. Memilih jurusan kuliah harus datang dari diri kamu sendiri bukan dari orang lain sebab pilihan kamu mau  tidak mau akan mempengaruhi juga  masa depan kamu nanti. Mulai sekarang tentukanlah pilihan hidupmu sendiri dan mempertanggung jawabkan pilihanmu
4.  Ikut Pilihan Orang Tua atau dipaksa 

Sama seperti halnya diatas. Ingatlah yang menjalani hidup itu kamu bukan orang tua kamu. Jika orang tua kamu memaksakan untuk memasuki jurusan yang tidak kamu mau, maka bicaralah dengan orang tua kamu dgn baik-baik. Yakinkanlah bahwasannya kamu yang akan menjalani hidup kamu kelak. Biarkan saya memilih sendiri. Memang cendrung menjengkelkan namun yakinlah jika diberi pengertian yang baik kelak orang tua kamu bakal mengerti dan mengiyakan permintaan kamu\

Butuh perlengkapan tempur SBMPTN dan ujian mandiri
Butuh soal+pembahasan saintek buat sbmptn : Klik disini
Butuh Soal+pembahasan Soshum buat sbmptn : Klik disini
Ebook Materi Saintek: Klik disini
Ebook Materi Soshum: Klik disini
Kisi-kisi SBMPTN 2018: Klik disini
Lolos SBMPTN tanpa bimbel: Klik disini

Show comments
Hide comments

2 komentar

Min aku bingung loh, Sebenarnya PTN favorit itu pengaruh sama jaringan kerja dan kualitas kita ngak sih?... Keluarga kan nyuruh masuk di HI Udayana, lagian deket rumah.. Tapi aku juga nimbangin HI UGM karna salah satu favorit. Tapi konsekuensinya hidup sendiri ngak ada keluarga..

kalo dari sudut pandang gue sih ngaruh bgt. beda tempat udah pasti beda kualitas. ibarat kopi dipinggir jalan yah tentu beda dengan kopi yang bisa ada di mall.


EmoticonEmoticon