Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Soal Tentang Reformasi dan Jawabannya

1) Pada masa pemerintahannya, Presiden Abdurrahman Wahid menghapus Departemen Penerangan SEBAB
Departemen Penerangan jadi penghalang kebebasan berekspresi dan berpendapat pada masa Orde Baru.
Pembahasan:
Presiden Abdurrahman Wahid meneruskan kebijakan Presiden B.J.Habibie dalam bidang pers. Kebijakan tersebut terlihat dengan adanya penghapusan Departemen Penerangan yang dianggap menjadi penghalang bagi kebebasan berekspresi dan berpendapat. (Pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya saling berhubungan) Jawaban: A

2) Salah satu agenda reformasi yang diajukan mahasiswa adalah amendemen UUD 1945
SEBAB 
Rezim Orde Baru melakukan indoktrinasi terhadap seluruh lapisan masyarakat.
Pembahasan:
Salah satu agenda reformasi adalah amendemen UUD 1945. Munculnya agenda tersebut disebabkan UUD 1945 belum sempurna dan rentan diselewengkan. Salah satu buktinya adalah belum ada pasal yang mengatur tentang masa jabatan presiden. (Pernyataan benar) Indoktrinasi yang dilakukan pemerintah Orde Baru adalah indoktrinasi Pancasila. (Alasan salah) Jawaban: C

3) Pada masa Kabinet Indonesia Bersatu II, jumlah provinsi di Indonesia bertambah satu dari awalnya berjumlah 33 menjadi 34. Daerah yang menjadi provinsi ke-34 Indonesia adalah ….
A. Banten
B. Papua Barat
C. Gorontalo
D. Bangka Belitung
E. Kalimantan Utara
Pembahasan:
Masa Kabinet Indonesia Bersatu II merupakan masa pemerintahan Presiden SBY–Boediono yang berlangsung dari tahun 2009–2014. Pada bulan Oktober 2012, Kalimantan Utara dengan ibu kota Tanjung Selor dimekarkan dari Provinsi Kalimantan Timur menjadi provinsi ke-34. Jawaban: E

4) Pada masa kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid dilakukan beberapa reformasi dalam tubuh
Tentara Nasional Indonesia, kecuali ....
A. menghapuskan dwi fungsi ABRI 
B. memisahkan fungsi pertahanan dan keamanan dalam TNI
C. menyerahkan fungsi pertahanan kepada ABRI
D. menyerahkan fungsi keamanan pada Kepolisian
E. mengintegrasikan Kepolisian ke dalam TNI
Pembahasan: 
Pada tahun 2000, K.H. Abdurrahman Wahid melakukan pemisahan POLRI (unsur keamanan dalam
negeri) dan TNI (unsur pertahanan negara). Selain itu, menghapus dwi fungsi ABRI. Berarti jawaban soal ini adalah mengintegrasikan kepolisian ke, dalam TNI (Salah). Jawaban: E

5) Lembaga peradilan yang menyelsaikan sengketa konstitusi yang dibentuk pada masa Presiden  Megawati Soekarnoputri adalah...
(A) Mahkamah Agung
(B) Kejaksaan Agung
(C)Komisi Konstitusi
(D)Mahkamah Konstitusi
(E)Mahkamah Justisi
Pembahasan:
Soal pengetahuan langsung. Jawaban D

6) Secara historis, kebijakan Presiden B. J. Habibie memberikan referendum pada rakyat Timor Timur untuk memilih tetap dalam naungan NKRI atau memilih berdiri sebagai negara merdeka. Ini menjadi tepat karena ...
A. sesuai dengan tuntutan hak asasi manusia
B. mengikuti desakan dunia internasional
C. dilakukan secara demokratis
D. kemauan rakyat Timor Timur
E. Timor Timur tidak termasuk dalam wilayah Indonesia
Pembahasan: 
Alasan Presiden B. J. Habibie memberikan referendum pada rakyat Timor Timur untuk memilih tetap dalam naungan NKRI atau memilih berdiri sebagai negara merdeka adalah karena secara historis wilayah Timor Timur bukan bagian dari wilayah Hindia-Belanda. Jawaban: E

7) Krisis politik 1998 adalah dampak negatif berbagai kebijakan politik pemerintahan Orde Baru yang mengekang dengan tujuan mempertahankan kekuasaan (status quo) Presiden Soeharto dan kroni-kroninya. Salah satu sumber masalah politik yang berdampak pada krisis tersebut adalah ....
A. pemilihan ketua DPR/MPR yang direkayasa pemerintah
B. pengangkatan kembali presiden Soeharto oleh MPR
C. menangnya GOLKAR dalam PEMILU 1997
D. pelaksanaan lima paket UU politik yang melahirkan demokrasi semu (rekayasa)
E. kebijakan otonomi daerah yang memunculkan disintegrasi7
Pembahasan:
Pengangkatan kembali Soeharto sebagai presiden Indonesia oleh MPR menimbulkan sikap curiga yang muncul di masyarakat Indonesia. Dampaknya, demo menuntut agar Soeharto mengundurkan diri memunculkan krisis politik yang terjadi pada 1998. Jawaban: B

8) Sejak Pemilu 2004, MPR RI praktis tidak lagi mempunyai kekuatan politis untuk menentukan arah pembangunan negara karena ....
A. presiden bukan mandataris MPR
B. presiden adalah mandataris MPR
C. MPR tidak memilih presiden
D. GBHN merupakan Tap MPR
E. DPR menentukan GBHN
Pembahasan:
Pada Pemilu 2004, presiden tidak lagi dipilih oleh MPR, tetapi dipilih oleh rakyat secara langsung. Alasan ini yang menyebabkan MPR RI tidak lagi mempunyai kekuatan politis untuk menentukan arah pembangunan negara. Jawaban: C

9) Perebutan jabatan presiden dan wakil presiden tahun 1999 berlangsung keras karena ....
1. K. H. Abdurahman Wahid harus bersaing dengan Megawati Soekarnoputri.
2. Amien Rais berhasil mempersatukan partai-partai Islam.
3. Tidak ada partai yang berhasil meraih suara mutlak pada pemilu 1999.
4. Megawati adalah anak mendiang presiden pertama RI Soekarno.
Pembahasan: 
Penyebab pemilihan presiden pada 1999 berlangsung ketat, yaitu K.H Abdurahman Wahid harus bersing dengan Megawati Soekarnoputri (merupakan ketua umum PDI-P, partai pemenang Pemilu 1999), Amien Rais berhasil mempersatukan partai-partai Islam dengan mendirikan Poros Tengah, tidak ada partai yang berhasil meraih suara mutlak pada pemilu 1999 dan Megawati adalah anak mendiang presiden pertama RI Soekarno sehingga banyak pendukung Soekarno yang mendukung Megawati menjadi presiden. Jawaban: E (1, 2, 3, 4 benar)
Bourbon
Bourbon Semoga situs ini bermanfaat bagi anda. salam hangat dari saya

Posting Komentar untuk "Soal Tentang Reformasi dan Jawabannya"