Pasar Dalam Ekonomi

A. Keseimbangan Pasar dan Surplus Konsumen dan Produsen

Keseimbangan Pasar: Perpotongan antara permintaan dan penawaran (Qd = Qs)
Keterangan:
Pe = harga keseimbangan, harga yang disepakati penjual dan pembeli
Qe = kuantitas keseimbangan
E = titik keseimbangan pasar
Keseimbangan pasar menghasilkan surplus produsen dan surplus konsumen.
Surplus produsen: Keuntungan penjual
Surplus konsumen: Kembalian uang pembelian. Contoh ketika mendapat diskon.

B. Kegagalan Pasar (Market Failure)

Kegagalan pasar (market failure) adalah pasar gagal menjadi alat alokasi sumber daya yang efisien, sehingga timbul biaya tambahan dan kerugian-kerugian. Penyebabnya antara lain:
Informasi Tidak Sempurna
Contoh: Ketika membeli mobil bekas; kita perlu menyewa montir yang dipercaya agar kita tidak tertipu dari kualitas mobil bekas tersebut. Kita perlu membayar montir karena informasi tidak sempurnan.
Daya Monopoli
Perusahaan yang memiliki daya monopoli sering kali seenaknya menaikan harga, sehingga konsumen membayar lebih mahal.
Eksternalitas
Eksternalitas adalah keuntungan atau kerugian yang dinikmati atau diderita pelaku ekonomi sebagai akibat tindakan pelaku ekonomi lain.
Contoh:
  • Eksternalitas positif: ketika ada konser musik, muncul pedagang kaki lima dadakan. Pedagang kaki lima tidak perlu membayar ke panitia konser. Pedagang untung, panitia tidak mendapatkan keuntungan.
  • Eksternalitas negatif: Ketika mendirikan peternakan ayam di lingkungan perumahan, warga akan protes karena bau dan polusi yang ditimbulkan.

C. Intervensi Pasar

Karena harga terlalu tinggi maka ditetapkan kebijakan harga maksimum (ceilling price). Pc (P Ceiling) < Pe (P keseimbangan) Tujuan melindungi konsumen. Misalkan: BBM yang dipatok harga tertentu (misal: premium Rp. 5000) yang harganya lebih rendah dibandingkan harga pasaran internasional (mis: Rp.10.000).
 Efek: menimbulkan kelebihan permintaan (excess demand) sebesar 60 dimana permintaan (Qd) = 80 dan penawaran (Qs) = 20

Harga terlalu rendah => kebijakan harga minimum (floor price). Pf(P floor) > Pe (P keseimbangan) Tujuan melindungi Produsen

Misalkan: Harga bawang saat panen dipatok pemerintah dengan harga tertentu misalkan Rp.500 yang harganya lebih rendah dibanding harga pasarn (mis: Rp.100)
Efek: menimbulkan kelebihan penawaran (excess supply) sebesar 60 dimana penawaran (Qs) = 80 dan permintaan (Qd) = 20. 

Sumber:
Menguasai IPS Sistem Kebut Semalam
Bourbon Semoga situs ini bermanfaat bagi anda. salam hangat dari saya

Belum ada Komentar untuk "Pasar Dalam Ekonomi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel