Soal dan Pembahasan SIMAK UI 2019 Soshum Ekonomi

1. Konsep elastisitas harga permintaan mengukur...
(A) kemiringan kurva permintaan
(B) jarak pergeseran kurva permintaan akibat perubahan harga
(C) jumlah pembeli di pasar
(D) perubahan harga barang
(E) sensitivitas jumlah permintaan akibat perubahan harga
Pembahasan:
Elastisitas harga permintaan adalah ukuran yang menggambarkan sensitivitas perubahan jumlah barang/jasa yang diminta akibat dari perubahan harga barang/jasa itu sendiri. Dengan kata lain, elastisitas dapat mengukur apakah permintaan barang/jasa oleh konsumen bersifat responsif atau tidak responsif jika terjadi perubahan harga. Untuk menghitung elastisitas harga permintaan dapat dilakukan dengan cara  membagi presentase perubahan jumlah barang yang diminta dengan presentase perubahan harga barang. Jawaban E

2. Dengan jumlah anggaran tertentu yang dimiliki, produsen dalam memproduksi barang dengan menerapkan prinsip ekonomi akan berusaha mencapai...
(A) produk total maksimum
(B) produk marginal maksimum
(C) isoquant yang paling tinggi
(D) kondisi isoquant bersinggungan dengan isocost
(E) isocost yang paling rendah
Pembahasan:
Kurva Isoquant merupakan kurva yang menunjukan kombinasi antara dua faktor produksi (biasanya kombinasi antara modal dan tenaga kerja) yang menghasilkan produksi sama. Bentuk dari kurva isoquant hampir mirip dengan kurva indifferent dalam teori perilaku konsumen, namun tentunya kedua kurva tersebut sangat berbeda karena kurva indifferent menggambarkan dua kombinasi barang yang dikonsumsi konsumen, sedangkan kurva isoquant menggambarkan kombinasi dua faktor produksi untuk menghasilkan output yang sama. Ciri-ciri kurva isoquant diantaranya: Kurva isoquant tidak pernah berpotongan, kurva cembung ke arah titik origin atau nol, jika kurva semakin ke kanan maka jumlah output atau barang yang dihasilkan semakin banyak. Kurva Isocost adalah kurva yang menunjukan kombinasi dua faktor produksi (modal dan tenaga kerja) dengan biaya sama. Kurva isocost ini dikombinasikan dengan kurva isoquant untuk menentukan titik produksi optimal. Tingkat produksi optimal terjadi ketika kurva isocost bersinggungan dengan kurva isoquant seperti dibawah ini:

3. Bentuk usaha yang tanggungan setiap orangnya bukan hanya sebatas modal disetor, melainkan seluruh kekayaannya adalah...
(A) persekutuan komanditer
(B) firma
(C) PT tertutup
(D) PT terbuka
(E) koperasi
Pembahasan:
Perseroan terbatas: adalah badan usaha yang modalnya terbagi atas saham. Pemilik saham hanya bertanggung jawab pada modal yang disetor atau dalam hal ini saham.
Firma: badan usaha yang didirikan oleh beberapa orang (2 orang atau lebih) dimana setiap anggota bertanggung jawab penuh atas perusahaan, jadi tidak hanya bertanggung jawab atas modal yang disetor saja.
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya pada prinsip-prinsip koperasi.
Persekutuan Komanditer: Persekutuan komanditer adalah suatu persekutuan yang didirikan berdasarkan rasa saling percaya. Persekutuan komanditer (CV) merupakan salah satu bentuk usaha yang dipilih para pengusaha yag ingin memulai usaha namun memiliki modal yang minim. Jadi dalam persekutuan komanditer (CV) terjadi kerja sama antara dua pihak, salah satu pihak sebagai pemberi modal sedangkan pihak lainnya bertanggung jawab mengelola dan mengatur modal yang ada.  Pendirian persekutuan komanditer (CV) menggunakan akta dan harus didaftarkan.
Jawaban B

4. Indikator ekonomi makro yang dapat digunakan untuk menghitung laju inflasi adalah...
(A) produk nasional bruto
(B) penerimaan pajak
(C) indeks harga konsumen
(D) tingkat pengangguran terbuka
(E) tabungan nasional
Pembahasan:
Inflasi dapat diketahui dengan cara menghitung Indeks harga konsumen. Dengan menghitung IHK atau indeks harga konsumen maka akan terlihat perubahan harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga dari tahun ke tahun. Rumus menghitung IHK adalah sebagai berikut:
Selain menggunakan IHK, mengetahui angka inflasi juga bisa dengan menghitung nilai GDP atau PDB Deflator. PDB Deflator diperoleh dengan cara membandingkan PDB tahun yang berlaku dengan PDB tahun sebelumnya.
Jawaban C

5. Pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor institusi keuangan nonbank merupakan tugas...
(A) Bank Indonesia
(B) Otoritas Jasa Keuangan
(C) Komosi Pengawas Persaingan Usaha
(D) Kementrian Keuangan
(E) Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian
Pembahasan:
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga Negara yang dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2011 yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan baik di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor jasa keuangan non-bank seperti Asuransi, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya. Jawaban B

6. Menurut teori pertumbuhan ekonomi klasik, salah satu faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah...
(A) tingkat konsumsi yang tinggi
(B) jumlah penduduk yang banyak
(C) tingkat inflasi
(D) pemerataan penduduk
(E) pendapatan per kapita
Pembahasan:
Pertumbuhan ekonomi adalah kondisi yang memperlihatkan peningkatan PDB dari suatu negara/daerah, peningkatan pendapatan per kapita, dan peningkatan penyediaan fasilitas masyarakat dan infrastruktur. Suatu daerah atau negara dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi jika presentase PDBnya mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Ada beberapa Teori pertumbuhan ekonomi diantaranya; aliran klasik (Adam Smith, David Ricardo), aliran neo-klasik (Robert Sollow-Trevor Swan, Harrod-Domar), historis (Friedrich List, Karl Bucher,W.W. Rostow), dan Teori Schumpeter. Teori pertumbuhan ekonomi klasik yang dikemukakan oleh Adam Smith menyatakan bahwa  suatu negara mengalami pertumbuhan ditandai dengan 2 faktor utama, yakni pertumbuhan jumlah penduduk dan peningkatan output (GNP). Asumsi ini menyatakan bahwa faktor alam (sumber daya alam, tenaga kerja, dan modal) bersifat tetap, sehingga suatu saat nanti tingkat produksi akan mencapai kondisi optimum.
Jawaban B

7. Produk domestik bruto (PDB) mengukur nilai pasar barang dan jasa akhir yang diproduksi suatu wilayah/negara pada periode tertentu
SEBAB
PDB per kapita diperoleh dengan cara nilai PDB nominal dibagi dengan jumlah penduduk.
Pembahasan:
Pernyataan: Produk domestik bruto atau Gross Domestic Product merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh masyarakat dalam batas wilayah suatu negara atau domestik selama satu tahun, termasuk Produk yang dihasilkan oleh perusahaan asing atau tenaga kerja asing juga dihitung asalkan wilayahnya masih dalam satu negara. Produk yang dihitung adalah produk jadi atau nilai akhir, jadi bukan produk mentah atau setengah jadi.  Ada beberapa pendekatan untuk menghitung PDB diantaranya adalah: pendekatan produksi, pengeluaran, dan pendapatan. Alasan: Rumus PDB perkapita adalah PDB Nominal dibagi dengan Jumlah penduduk
Jawaban B tidak menunjukan keterkaitan

8. Keputusan investasi tidak terpengaruh oleh perubahan suku bunga riil
SEBAB
Makin tinggi tingkat suku bungan riil, investasi akan makin menarik
Pembahasan:
Hubungan antara bunga dengan investasi yaitu bunga sangat mempengaruhi investasi, jika suku bunga tinggi maka nilai investasi akan berkurang, hal ini dikarenakan banyak orang yang berinvestasi dan melakukan kegiatan bisnis sumber modalnya berasal dari perbankan, jika bank menetapkan suku bunga yang tinggi maka beban investor untuk membayar bunga juga meningkat, oleh sebab itu semakin sebar nilai suku bunga, maka akan semakin besar beban bunga yang harus investor bayar, dan hal ini tentu akan sangat berpengaruh dengan nilai investasi. Jawaban E

9. Pemerintah menaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) sebagai salah satu upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi
SEBAB
Kenaikan gaji PNS dapat menstimulasi perekonomian melalui peningkatan konsumsi PNS.
Pembahasan:
Pernyataan benar. Pertumbuhan ekonomi diperoleh dari:
Oleh karena itu cara pemerintah untuk menaikan pertumbuhan ekonomi adalah dengan meningkatkan angka GDP. GDP atau PDB sendiri, salah satunya bisa diperoleh berdasarkan pendekatan pengeluaran, yaitu  penjumlahan Konsumsi atau consumption (C), Investasi (I), Pengeluaran pemerintah atau goverment spending (G), serta nilai Expor yang sudah dikurangi dengan impor. Maka untuk meningkatkan angka GDP pemerintah dapat menaikan Goverment Spending atau pembelanjaan negara melalui kenaikan gaji PNS. Alasan salah: Kenaikan gaji PNS dapat menstimulasi perekonomian melalui goverment spending, bukan konsumsi yang dilakukan oleh PNS.
Jawaban C

10. Yang dapat menggeser kurva penawaran suatu barang ke kanan adalah...
(1) peningkatan teknologi
(2) kenaikan harga barang tersebut
(3) bertambahnhya jumah produsen
(4) kenaikan upah minimum provinsi (UMP)
Pembahasan:
Pergeseran kurva penawaran terjadi karena berubahnya jumlah produk yang ditawarkan produsen sebagai akibat dari berbagai faktor KECUALI faktor harga produk tersebut. Perubahan jumlah produk tersebut bisa berarti bertambah ataupun berkurang. Jika pertambah, maka kurva akan bergeser ke kanan sedangkan jika berkurang maka kurva akan bergeser ke kiri.
Berbagai faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran diantaranya: Harga faktor produksi atau input, teknologi, harapan (ekspektasi), dan jumlah penjual.

Dalam soal ditanya faktor yang menyebabkan kurva penawaran bergeser ke kanan. Hal itu berarti produk yang ditawarkan penjual bertambah atau semakin banyak.
Pernyataan 1 benar, karena peningkatan teknologi bisa menjadikan biaya produksi lebih murah, proses produksi lebih cepat sehingga produk yang dihasilkan semakin banyak.
Pernyataan 2 salah, karena kenaikan harga barang tersebut TIDAK membuat kurva penawaran bergeser melainkan hanya berpindah titik atau bergerak.
Pernyataan 3 benar, karena bertambahnya jumlah produsen berarti produk yang ditawarkan semakin banyak.
Pernyataan 4 salah, UMP berkaitan dengan tenaga kerja yang merupakan salah satu bagian dari faktor produksi atau input produksi. Kenaikan upah minimum provinsi atau UMP menyebabkan biaya produksi menjadi lebih mahal, oleh karena itu produsen akan memperkejakan tenaga kerja seperlunya sehingga berakibat pada menurunnya produksi barang.
Jawaban B
Bourbon Semoga situs ini bermanfaat bagi anda. salam hangat dari saya

Belum ada Komentar untuk "Soal dan Pembahasan SIMAK UI 2019 Soshum Ekonomi "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel