Soal dan Pembahasan UTUL UGM 2019 Soshum Sejarah

UTUL-UGM
1. Alasan Presiden Sukarno membubarkan Masyumi dan PSI (Partai Sosialis Indonesia) pada tahun 1960 karena keduanya…
(A)Bagian partai-partai yang disederhanakan
(B)Banyak anggotanya terlibat korupsi
(C)Menentang Presiden Soekarno secara terbuka
(D)Terlibat dalam pemberontakan PRRI-Permesta
(E)Tidak mendukung konfrontasi dengan Malaysia
Pembahasan:
Salah satu dasar yang menjadi pembubaran Partai Masyumi dan Partai Sosialis Indonesia adalah diduga kader-kadernya terlibat dan mendukung gerakan PRRI-Permesta. Salah satu kader Partai Sosialis Indonesia yang terlibat dalam gerakan tersebut adalah Sumitro Djojohadikusumo. Sedangkan dari Partai Masyumi, Muhammad Natsir dan Syafruddin Prawiranegara. Kedua partai tersebut dibubarkan pada tanggal 17 Agustus 1960. Jawaban D.

2. Kronologi dalam studi sejarah diperlukan agar peristiwa masa lalu memiliki…
(A)Hitungan angka yang pasti
(B)Urutan waktu yang tepat
(C)Kesesuaian tokoh yang ditulis
(D)Tempat terjadinya peristiwa yang jelas
(E)Kejelasan nama tokoh
Pembahasan:
Kronologi sendiri mempunyai pengertian sebagai ilmu yang menentukan waktu terjadinya peristiwa dan tempat peristiwa berdasarkan urutan waktu. Kronologi dalam ilmu sejarah mempunyai peranan penting agar sebuah peristiwa sejarah tidak bersifat anakronis(tidak sesuai dengan urutan waktu). Contohnya pada teks sejarah bercerita bahwasannya pada awal abad masehi kerajaan romawi mengirimkan kertas surat kepada kerajaan Cina. Padahal pada awal abad masehi belum ditemukan kertas. Jawaban B.

3.  Pengakuan atas Hak Azasi Manusia (HAM) dan Self Determination yang menguat seusai Perang Dunia II dianggap sangat berpengaruh terhadap transformasi politik negara-negara koloni di Asia dan Afrika karena…
(A)Menyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa
(B)Mendorong lahirnya organisasi pergerakan nasional
(C)Mengajarkan bahwa perang adalah hal yang sia-sia
(D)Menyadarkan bangsa Eropa untuk tidak menjajah
(E)Menumbuhkan semangat cinta tanah air
Pembahasan:
Pasca berakhirnya Perang Dunia II, Dunia mengalami perubahan situasi politik besar yaitu terjadinya fenomena dekolonisasi negara Asia-Afrika. Satu persatu negara Asia-Afrika merdeka. Baik itu memerdekakan diri atau pun dimerdekakan. Salah azas dari kemerdekaan tersebut adalah self determination. Inti dari azas tersebut adalah setiap negara memiliki kemampuan untuk mengatur dirinya sendiri. Jawaban A.

4. Peristiwa berikut ini yang merupakan manifestasi implementasi kebijakan luar negeri bebas aktif adalah…
(A)Perang Vietnam
(B)Konfrensi Asia-Afrika
(C)Krisis Selat Taiwan
(D)Perundingan Linggarjati
(E)Mutual Security Act
Pembahasan:
Politik luar negeri bebas aktif dapat diartikan bahwasannya Indonesia tidak memihak salah satu blok kekuatan yang ada di dunia. Hal ini merupakan representasi dari konstitusi Indonesia yang menyatakan bahwasannya "ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial". Salah satu peristiwa bersejarah yang menunjukan Indonesia mempunyai kebijakan luar negeri bebas aktif adalah dengan diadakannya Konfrensi Asia-Afrika yang mana Indonesia sebagai tuan rumah pertama pada tahun 1955. Konfrensi ini menunjukan bahwasannya Indonesia tidak ingin terlibat dalam perang dingin yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Uni Soviet. Jawaban B.

5. Pemilu 1955 diikuti oleh partai politik, organisasi, dan perserorangan.
SEBAB
Pemilu 1955 dilaksanakan dua kali untuk memilih anggota DPR dan anggota Konstituante
Pembahasan:
Pemilu 1955 Pada dasarnya untuk memilih anggota konsituante dan DPR. Pelaksanaan pemilu tersebut terpisah. Anggota DPR sendiri dipilih pada tanggal 29 September 1955. Sedangkan, anggota konstituante dipilih pada tanggal 15 Desember 1955. Apakah pemilu tersebut hanya diikuti oleh partai? Ternyata jawabanya tidak. Kenyataannya kedua pemilu tersebut diikuti juga oleh kelompok organisasi dan individu. Sebagai contoh keikutsertaan individu adalah hadinya Raden Soedjono Prawirosoedarso dan Raja Keprabon. Dari organisasi sendiri hadir BAPERKI (Badan Permusyawaratan Kewarganegaraan Indonesia). Pada pernyataan pertama benar. Pernyataan kedua juga benar. Namun kedua jawaban tidak menunjukan keterkaitan. Jawaban B.

6. Berakhirnya Perang Dingin ditandai dengan diruntuhkannya tembok berlin yang memisahkan Jerman Barat dan Jerman Timur tahun 1990.  Dengan runtuhnya tembok Berlin maka terjadilah reunifikasi yang menyatukan dua Jerman menjadi satu negara.
SEBAB
Reunifikasi Jerman di tahun 1991 yang menandai berakhirnya konflik Perang Dingin di Eropa didorong  oleh gelombang reunifikasi ideologis yang sama terjadi pada awalnya di Asia, yaitu bersatunya Vietnam Selatan dengan Vietnam Utara, serta Yaman Selatan Bersatu dengan Yaman Utara.
Pembahasan:
Salah satu simbol penting berakhirnya Perang Dingin adalah dengan diruntuhkannya tembok berlin yang selama ini menjadi simbol penting dalam Perang Dingin. Dengan runtuhnya tembok tersebut maka terjadi reunifikasi Jerman Barat dan Jerman Timur. Runtuhnya tembok Berlin ini sendiri didorong oleh perubahan situasi politik yang terjadi di Uni Soviet yaitu munculnya kebijakan glasnot dan perestroika yang dicetuskan oleh Gorbachev sebagai pimpinan tertinggi. Kebijakan ini merupakan sumbu awal yang memicu perubahan besar-besaran politik di negara-negara komunis terutama di Eropa Timur. Jadi bukan faktor reunifikasi ideologis yang terjadi di Asia yang secara rentang waktu pun berbeda. Pernyataan pertama benar. Pernyataan kedua salah. Jawaban C.

7. Pengaruh Revolusi Prancis akhirnya sampai di Jawa pada awal abad ke-19 ketika Herman Willem Daendels ditugaskan oleh Louis Bonaparte, untuk mempertahankan Jawa dari invasi Inggris. Di Jawa, Daendels mengeluarkan kebijakan revolusioner, diantaranya…
(1) Membangun Jalan Raya Pos dari Anyer hingga Panarukan
(2) Membangun hak-hak istimewa feodalistik kalangan priyayi Jawa.
(3) Memobilisasi tenaga kerja rakyat untuk kepentingan pemerintah
(4) Merasionalisasi posisi priyayi dalam sistem birokasi kolonial
Pembahasan:
Semangat dari revolusi Perancis adalah semangat untuk meruntuhkan segala kekuasaan monarki yg bersifat feodal. Cita-cita dari revolusi Perancis ini adalah pendirian negara Republik pemerintahan yang berakar dari rakyat. Belanda menjadi wilayah taklukan Perancis dibawah kaisar Napoleon. Lalu Napoleon  mengutus Daendels untuk mengamankan wilayah jajahan Belanda tersebut dalam hal ini yang menjadi konsentrasi adalah Jawa. Daendels membawa semangat revolusi Prancis di tanah Jawa dengan program-programnya. Program-programnya secara garis besar sebagai berikut:
1. Memobilisasi orang-orang Jawa untuk membangun jalan Anyer-Panurukan.
2. Memangkas kekuasaan Sunan dan Sultan di Jawa.
3. Meningkatkan Kesejahteraan Pegawai.
Jawaban: B.

8.  Pemerintah Orde Baru dianggap melakukan berbagai pelanggaran hak asasi manusia terutama dalam peristiwa-peristiwa berikut ini, yaitu…
(1) Penembakan misteris (Petrus) tahun 1981-1985
(2) Peristiwa Talangsari Lampung tahun 1984-1987
(3) Peristiwa Santa Cruz, Dili tahun 1991
(4) Operasi Militer Aceh tahun 1989-1998
Pembahasan:
Peristiwa pada pernyataan pertama, merupakan peristiwa pembersihan para preman yang meresahkan pada zaman 80-an. Preman ini ditembak dan dibuang mayatnya begitu saja. Peristiwa kedua merupakan peristiwa Talang Sari, yang mana gerakan tersebut dipimpin oleh Warsidi. Pemerintah Orde Baru menganggap gerakan yang dipimpin oleh Warsidi sebagai gerakan subversif. Peristiwa ketiga, merupakan peristiwa penembakan brutal terhadap 250 demonstran yang terjadi di Timor Timor.  Peristiwa keempat, dikenal sebagai operasi jaring merah. Operasi militer tersebut menyasar Gerakan Aceh Merdeka. Operasi tersebut berakhir pada 22 Agustus 1998. Pernyataan benar semua. Jawaban E.

9.  Faktor yang menyebabkan Raffles menyerahkan kekuasaan wilayah Hindia Belanda kepada Belanda adalah…
(1) Inggris kalah perang dengan Belanda
(2) Berdasarkan Konvensi London
(3) Napoleon berhasil mengalahkan Inggris
(4) Berakhirnya kekuasaan Napoleon setelah dikalakan Inggris
Pembahasan:
Belanda pada waktu itu diduduki oleh Prancis. Setelah Prancis dibawah kekaisaran Napoleon takluk, terjadilah Konvensi London antara Belanda-Inggris. Isi dari konvensi tersebut sebagai berikut:
1. Wilayah Nusantara dikembalikan kepada Belanda
2. Inggris Mengambil alih sebagian wilayah jajahan Belanda contoh Guyana.
3. Pertukaran Pulau Bangka (Inggris) dan Cochain (Pantai Malabar).
Jawaban C.

10. Lahirnya kesadaran kebangsaan dikalangan penduduk Indonesia juga turut didukung oleh perkembangan teknologi percetakan dan komunikasi terutama telegraf dan telepon karena menyebabkan…
(A)Berubahnya gaya hidup masyarakat bumiputra
(B)Masuknya produk dan komoditas baru dari luar negeri
(C)Semakin cepatnya komunikasi dan pertukaran gagasan dan ide
(D)Lahirnya profesi-profesi baru di sektor modern
(E)Bertambahnya jumlah pedagang asing
Pembahasan:
Penemuan teknologi informasi komunikasi mempercepat komunikasi dengan kecepatan ini maka kejadian antar di dunia serta pertukaran gagasan cepat diketahui. Salah satu penemuan yang penting pada masa tersebut adalah Telepon, Telegraf, dan radio. Jawaban C.

Soal asli bisa di download disini
Bourbon Semoga situs ini bermanfaat bagi anda. salam hangat dari saya

Belum ada Komentar untuk "Soal dan Pembahasan UTUL UGM 2019 Soshum Sejarah "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel