Soal SIMAK UI 2019 dan Pembahasan Soshum Geografi

1. Fokus utama politik luar negeri negara Eropa Barat di Indonesia adalah...
(A) perkembangan budaya dan ekonomi
(B) potensi sumber daya energi dan liberalisasi ekonomi
(C) potensi sumber daya manusia dan demokratisasi
(D) pemanasan global dan demokratisasi
(E) penegakan HAM dan kerusakan lingkungan
Pembahasan:
Ada tiga hal utama yang menjadi acuan politik luar negeri negara-negara Eropa Barat di Indonesia yaitu penegakan HAM, liberalisasi ekonomi, dan isu lingkungan hidup. Tiga hal ini sampai sekaran menjadi sorotan terutama isu tentang kerusukan lingkungan hidup akhir-akhir yang disorot negara-negara Eropa Barat.  Jawaban E

2. Karakteristik wilayah pengembangan ternak sapi perah sesuai dilakukan di....
(A) wilayah dengan curah hujan tinggi
(B) dataran tinggi dengan curah hujan rendah
(C) dataran rendah dengan curah hujan rendah
(D) wilayah dengan ciri sabana
(E) wilayah hutan hujan tropik
Pembahasan:
Daerah sabana merupakan daerah yang memiliki padang rumput yang luas sehingga cocok untuk mengembangkan peternakan sapi, kuda, atau pun domba. Jawaban D

3. Peta yang dapat digunakan untuk menentukan prioritas penempatan proyek kegiatan padat karya adalah...
(A) peta persebaran pusat ekonomi
(B) peta persebaran dan kepadatan penduduk
(C) peta persebaran permukiman
(D) peta persebaran lokasi industri
(E) peta jaringan transportasi
Pembahasan:
Kegiatan padat karya merupakan proyek yang lebih banyak melibatkan tenaga manusia dibandingkan dengan tenaga mesin. Proyek padat karya ini sendiri lebih ditunjukan kepada kelompok warga miskin yang biasanya tidak berpendidikan tinggi agar dapat bekerja. Untuk menentukan kegiatan proyek padat karya tepat sasaran maka menggunakan dua peta penting yaitu peta persebaran permukiman. Hal ini bisa dilihat dimana tepatnya lokasi permukiman orang-orang miskin. Kedua peta kepada penduduk suatu wilayah. Biasanya kepadatan wilayah penduduk yang tinggi berbanding lurus dengan tingkat kemiskinan. Jawaban B

4. Penyebab menurunnya tingkat kematian di negara berkembang adalah perubahan masyarakat....
(A) lokal ke nasional
(B) desa dan kota
(C) tradisional ke modern
(D) muda ke tua
(E) Industri ke Informasi
Pembahasan:
Tingkat kematian yang rendah menandai fasilitas kesehatan sudah modern. Hal ini bisa dicapai jika terjadi perubahan masyarakat dari masyarakat yang bersifat tradisional menjadi masyarakat modern. Jawaban C

5. Struktur kota kolonial di Indonesia pada umumnya ditandai oleh...
(1) pasar di pusat kota
(2) toko-toko di pusat kota
(3) patung pejuang di pusat kota
(4) alun-alun di pusat kota
Pembahasan:
Struktur kota kolonial yang tersebar di Indonesia relatif sama. Arsitektur bangunan pada masa kolonial lebih bersifat eropa yang disesuaikan dengan iklim tropis Indonesia. Lahirnya undang-undang desentralisasi pada tahun 1903 merubah tatanan beberapa kota besar di Indonesia. Tadinya alun-alun menyatu dengan gedung pusat pemerintahan, pasar, bangunan ibadah, dll. Namun mulai dipisahkan. Hal ini agar tampak berbeda dengan pemerintah di Nusantara. Kawasan perdangan dipisahkan dari pusat pemerintah kota. Namun secara umum struktur mayoritas kota di Indonesia tidak terlalu banyak berubah masih menganut alun-alun sebagi titik pusat kota. Jawaban E

6. Hewan yang hanya dapat dijumpai di Kepulauan Wallacea antara lain...
(1) tarsius
(2) maleo
(3) anoa
(4) rangkong
Pembahasan:
Hewan yang hanya dapat dijumpai di Kepulauan Wallacea disebut sebagai hewan endemik. Dari opsi tersebut 1 2 3 benar. Tarsium merupakan primata kecil yang mirip dengan karakter star wars. Maleo merupakan burung khas di kepulauan sulawesi. Anoa merupakan kerbau kecil khas wallacea. Jawaban A

7. Pencetus pertama teori yang menyatakan bahwa terbentuknya sebuah kota tidak secara serentak dan memerlukan proses adalah...
(A) August Losch
(B) Christaller
(C) Von Thunenn
(D) Perroux
(E) Alfred Webber
Pembahasan:
August Losch: Teori perkembangan kota sektoral
Christaller: Teori tempat sentral
Von Thunenn: Teori perbedaan lokasi berdasarkan perbedaan sewa lahan
Francis Perroux:  Pembangunan sebuah kota sebuah proses dan tidak terjadi secara bersamaan,  muncul di tempat-tempat tertentu dengan kecepatan dan intensitas yang berbeda. Tempat atau lokasi yang menjadi pusat pembangunan atau pengembangan dinamakan kutub pertumbuhan. Dari kutub-kutub tersebut selanjutnya proses pembangunan akan menyebar ke wilayah-wilayah lain di sekitarnya atau ke pusat-pusat yang lebih rendah.
Alfred Webber: Penentuan lokasi industri

8. Konsep yang mengkaji jenis kegiatan penduduk di dataran tinggi dan rendah adalah...
(A) ketergantungan
(B) keterjangkauan
(C) keterkaitan area
(D) diferensiasi area
(E) aglomerasi
Pembahasan:
ketergantungan: sebuah konsep yang memberikan gambaran bahwasannya adanya kondisi saling mempengaruhi antar komponen biotik dan abiotik.
Keterjangkauan: jarak yang mampu dicapai dengan maksimum dari satu wilayah ke wilayah lain.
Keterkaitan: menunjukkan tingkat saling membutuhkan antar wilayah. Misalnya perbedaan potensi antar wilayah mendorong adanya keterkaitan dalam memenuhi kebutuhan material dan sosial penduduk.
Difrensiasi area: konsep geografi yang membandingkan antara dua wilayah guna menunjukkan adanya perbedaan antara satu wilayah dengan wilayah lain karena pada tiap-tiap wilayah memiliki karakteristik khas masing-masing.
Aglomerasi: adalah kencederungan persebaran yang bersifat mengelompok pada suatu wilayah yangrelatif sempit dan paling menguntungkan., terutama berkatan dengan aktifitas manusia. Contoh dari kegiatan manusia tersebut adalah pengelompokan kawasan industri perdagangan dan daerah pemukiman. Jawaban D

9. Batas terluar laut teritorial Negara Kesatuan Republik Indonesia ke arah laut lepas ditarik 12 mil laut dari....
(A) garis pantai pulau
(B) garis pantai surut
(C) garis dasar pantai terluar
(D) garis pantai pulau terbesar
(E) garis pantai pasang
Pembahasan:
Perairan laut Indonesia berdasarkan konvensi hukum laut internasional di Jamaika tahun 1982 dibagi menjadi tiga bagian yaitu sebagai berikut:
a. Batas Laut Teritorial ditarik dari sebuah garis pantai pulau paling luar sejauh 12 mil laut ke arah laut lepas Teritorial adalah daerah hukum suatu negara. Berdasarkan peta tersebut negara Indonesia memiliki kedaulatan atas air, bawah laut, dasar laut, dan udara di sekitarnya termasuk kekayaan alam yang terdapat di dalamnya.
b. Batas landas kontinen Adalah dasar laut dari arah Pantai ke tengah laut dengan kedalaman tidak lebih dari 200 meter. Sumber daya alam yang terdapat di wilayah ini menjadi hak negara yang bersangkutan antara Indonesia dan Malaysia memiliki batas landas kontinen di Selat Malaka.
c. Zona Ekonomi Eksklusif atau ZEE ditarik dari titik terluar pantai sebuah pulau sejauh 200 mil.

10. Perbedaan utama dari faktor pembentuk tanah di Indonesia dan di Eropa adalah...
(A) topografi
(B) bahan induk
(C) organisme
(D) iklim
(E) Waktu
Pembahasan:
Seperti yang diketahui ada 4 Faktor pembentukan tanah yang dominan.
a. Iklim yang biasa terdiri dari suhu dan curah hujan
b. Organisme biasanya mencakup vegetasi dan mikroba tanah
c. Bahan Induk yang nantinya membentuk karakteritik tanah
d. Topografi bentuk permukaan bumi
Dari semua hal ini perbedaan yang paling mencolok antara Indonesia dan Eropa adalah Iklim. Iklim Indonesia dan Eropa sangat mencolok perbedaannya. Jawaban D
Bourbon Semoga situs ini bermanfaat bagi anda. salam hangat dari saya

Belum ada Komentar untuk "Soal SIMAK UI 2019 dan Pembahasan Soshum Geografi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel