Soal dan Pembahasan Dinamika Masyarakat Multikultural

1. Masyarakat multikultural merupakan masyarakat yang terbagi ke dalam sub sistem kebudayaan yang kurang lebih berdiri sendiri dan masing-masing subsistem terikat oleh ikatan primordial. Pendapat ini dikemukakan oleh ....
A. Nasikun
B. Clifford Geertz
C. Soejono Soekanto
D. J.S Furnival
E. Koetjaraningrat
Pembahasan :
Clifford Geertz menjelaskan bahwa setiap masyarakat memiliki sub sistem yang beranekaragam dan berdiri sendiri. Subsistem-subsistem tersebut terikat menjadi satu kesatuan yang melahirkan masyarakat multikultur. Jawaban: B 

2. Berikut ini beberapa faktor penyebab konflik dalam masyarakat multikultural, kecuali ….
A. Perubahan sosial yang cepat sehingga menganggu kestabilan sistem sosial.
B. Peanekaragaman adat budaya yang dimiliki oleh masing-masing ras.
C. Terganggunya harga diri yang dimiliki oleh suatu kelompok.
D. Terjadinya benturan kepentingan yang antar kelompok.
E. Sikap toleransi dalam menyikapi perbedaan.
Pembahasan:
Toleransi merupakan sikap positif yang harus dipupuk untuk menghindari konflik yang terjadi akibat perbedaan sosial budaya. Dengan demikian, jawaban yang tepat ditunjukkan oleh pilihan E. Sementara itu, pilihan A, B, C, dan D merupakan faktor-faktor penyebab terjadinya konflik sosial dalam masyarakat multikultural.  Jawaban: E

3. Kekerabatan yang ditarik dari garis laki-laki atau pihak ayah serta hampir dianut oleh sebagian besar masyarakat Indonesia disebut ....
A. patrilineal
B. matrilineal
C. bilineal
D. nuclear family
E. extension family
Pembahasan :
Sistem kekerabatan yang menarik garis keturunan dari pihak laki-laki disebut sistem kekerabatan patrilineal. Sebaliknya, apabila sistem kekerabatan ditarik dari garis perempuan (ibu) disebut juga sistem kekerabatan matrilineal. Jawaban: A 

4. Berikut ini merupakan beberapa sikap yang harus dihindari agar dapat menciptakan masyarakat multikultural yang dicita-citakan adalah, kecuali ....
A. diskriminasi
B. etnosentrisme
C. primordialisme
D. solidaritas
E. streotype
Pembahasan :
Sikap solidaritas merupakan sikap yang harus dibina dalam masyarakat multikultural karena solidaritas dapat mempererat rasa persatuan dan kesatuan di tengah keanekaragaman sosial budaya. ----------------------------------Jawaban: D 

5. Bentuk kehidupan masyarakat dengan kelompok kultural utama mewujudkan kesetaraan (equality) terhadap budaya yang dominan serta menginginkan kehidupan otonomi dalam bidang politik yang secara kolektif dapat diterima disebut multikultural ....
A. otonomi
B. kosmopolitan
C. interaktif
D. akomodatif
E. isolasi
Pembahasan :
Multikultural otonomi berupaya menempatkan seluruh kelompok dapat mempertahankan hak-haknya sebagaimana kelompok dominan. Sehingga kelompok-kelompok lain yang minoritas dapat sejajar kedudukannya. Jawaban: A 

6. Pandangan yang beranggapan bahwa etnisitas yang ada di Indonesia merupakan bagian yang dapat membentuk relasi pergaulan sosial ketika mampu diolah sedemikian rupa adalah pandangan ....
A. primordialisme
B. konstruktivisme
C. instrumentalisme
D. etnosentrisme
E. fanatisme
Pembahasan :
Pandangan konstruktivisme merupakan sudut pandang yang menyatakan bahwa adanya keanekaragaman justru menjadi anugerah dan kekuatan. Dengan pandangan ini Indonesia papat membangun relasi sosial di tingkat lokal, regional, nasional, bahkan internasional. Jawaban: B 

7. Berikut ini merupakan salah satu faktor penyebab keberadaan masyarakat multikultural di Indonesia, kecuali faktor ....
A. sejarah
B. bentuk wilayah Indonesia
C. geografis
D. individu
E. struktur geologis
Pembahasan :
Faktor Individu bukanlah merupakan faktor penyebab keberadaan masyarakat multikultural di Indonesia. Sedangkan faktor sejarah, struktur geologis, geografis, serta bentuk wilayah Indonesia merupakan faktor-faktor yang melatarbelakangi terbentuknya masyarakat multikultural di Indonesia. Jawaban: D 

8. Kemajemukan yang terjadi pada masyarakat multikultural memiliki potensi yang dapat mendorong terciptanya konflik vertikal.
SEBAB
Konflik sosial memiliki dampak positif maupun negatif dalam masyarakat.
Pembahasan :
Pernyataan Benar Konflik vertikal merupakan dampak dari kemajemukan dan terjadi antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lainnya ataupun antarkelompok dalam suatu struktur pemerintahan. Alasan Benar Konflik sosial menjadi potensi yang terjadi pada masyarakat multikultural. Salah satunya disebabkan oleh minimnya sikap toleransi yang berakibat pada munculnya pertikaian. Namun, disatu sisi, konflik sosial justru dapat mempererat rasa solidaritas ketika suatu kelompok berada di bawah tekanan. Hal ini mengindikasikan bahwa konflik sosial memiliki dampak yang bersifat positif maupun negatif. Baik pernyataan maupun alasan keduanya benar, namun di antaranya tidak memiliki hubungan sebab-akibat. Jawaban: B 

9. Berikut ini merupakan beberapa upaya yang dapat dilakukan dalam menciptakan integrasi sosial dalam masyarakat multicultural adalah ....
(1) Mengembangkan sikap nasionalisme sejak dini.
(2) Melakukan upaya penyatuan ras, suku bangsa, dan budaya tanpa menghilangkan hal subtansi dari masing-masing daerah.
(3) Membuka forum lintas agama dan suku bangsa untuk menyatukan visi kemajuan Indonesia.
(4) Menumbuhkembangkan sikap toleransi antaragama dan etnik.
Pembahasan :
Masyarakat multikultural menunjukkan bentuk kehidupan bersama dengan adanya keragaman jenis kelamin, ras, suku bangsa/etnik, agama, serta hasil budaya lainnya. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sikap toleransi, nasionalis, dan melakukan komunikasi lintas agama dan suku bangsa untuk menciptakan integrasi sosial. Toleransi dalam keberagaman dapat menyatukan ras, suku bangsa, dan budaya tanpa menghilangkan hal subtansi dari masing-masing daerah. Jawaban: E 

Belum ada Komentar untuk "Soal dan Pembahasan Dinamika Masyarakat Multikultural"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel