Soal dan Pembahasan Sistem Regulasi

1. Sintesis estrogen dan progesteron oleh  sel folikel ovarium dipengaruhi oleh hormon yang dihasilkan oleh ….
A. hipotalamus
B. hipofisis posterior
C. hipofisis anterior
D. hipofisis intermedia
E. epifisis serebri
(UM UGM 2013)
Pembahasan:
Hipofisis anterior dapat menghasilkan berbagai jenis hormon. Misalnya FSH (Follicle Stimulating Hormone) dan LH (Luteinizing Hormone). FSH berperan merangsang pembentukan hormon estrogen, sedangkan LH berperan merangasang pembentukan hormon progesteron. Jadi, sintesis estrogen dan progesteron oleh sel folikel ovarium dipengaruhi oleh hormon yang dihasilkan oleh hipofisis anterior.  Jawaban: C

2. Kelenjar endokrin yang berperan mengatur kadar kalsium dalam darah adalah ….
A. tiroid dan paratiroid
B. korteks adrenal dan tiroid
C. paratiroid dan adrenal
D. medulla adrenal dan paratiroid
E. paratiroid dan pankreas
(UM UGM 2008)
Pembahasan:
Kelenjar tiroid dan paratiroid merupakan kelenjar yang berperan mengatur kadar kalsium dalam darah. Kelenjar tiroid mengatur kadar kalsium dengan cara menghasilkan hormon tiroksin yang berperan dalam menurunkan kadar kalsium dalam darah. Sedangkan kelenjar paratiroid mengatur kadar kalsium dengan cara menghasilkan hormon parathormon yang berperan mengendalikan kadar kalsium dan fosfat dalam darah dan tulang.  Jawaban: A

3. Hormon berikut yang dapat dihasilkan oleh kelenjar nonpermanen adalah ….
A. gonadotropin
B. oksitosin
C. tiroksin
D. progesteron
E. estradiol
(UM UGM 2010)
Pembahasan:
Kelenjar yang bersifat nonpermanen adalah korpus luteum yang hanya terbentuk pada saat terjadi ovulasi. Kelenjar ini akan menghasilkan hormon progesteron.  Jawaban: D

4. Manakah dari organ berikut yang mengatur suhu tubuh?
A. otak
B. otak kecil
C. talamus
D. hipotalamus
E. medula oblongata
(SIMAK UI 2012)
Pembahasan:
Otak depan terdiri atas talamus dan hipotalamus. Hipotalamus merupakan bagian yang berperan mengatur suhu tubuh, rasa lapar, dan haus. Talamus berfungsi mengatur perasaan.  Jawaban: D

5. Sel saraf yang berfungsi mengirimkan impuls dari sistem saraf pusat ke otot dan kelenjar ….
A. neuron aferen
B. neuron intermedier
C. neuron eferen
D. neuron sensorik
E. neuroglia
(SNMPTN 2008)
Pembahasan:
Sel saraf yang berperan menghantarkan impuls dari sistem saraf pusat ke efektor yang berupa otot dan kelenjar adalah neuron motorik (neuron eferen). Neuron sensorik (neuron aferen)  berfungsi menghantarkan impuls dari reseptor ke sistem saraf pusat.  Jawaban: C 

6. Apabila korteks adrenal memproduksi kortisol dalam jumlah besar, kondisi yang terjadi adalah ….
A. produksi CRH menurun
B. produksi ACTH meningkat
C. aktivitas hipotalamus akan meningkat
D. aktivitas kelenjar pituitari anterior akan meningkat
E. sensitivitas hipotalamus terhadap kortisol menurun
(SNMPTN 2009)
Pembahasan:
Hormon ACTH yang dihasilkan kelenjar hipofisis anterior berperan mengontrol sekresi beberapa hormon oleh korteks adrenal. Oleh karena itu, jika korteks adrenal memproduksi hormon kortisol dalam jumlah besar maka sekresi hormon ACTH oleh kelenjar hipofisis anterior juga mengalami peningkatan.  Jawaban: B

7. Untuk menghantarkan impuls saraf dengan cepat diperlukan adanya selubung mielin.
SEBAB
Transmisi impuls saraf melintas sinapsis melibatkan asetilkolin.
(UM UGM 2005)
Pembahasan:
Pernyataan salah Selubung mielin hanya berfungsi melindungi sel neuron. Alasan salah Transmisi impuls saraf melintasi sinapsis melibatkan zat yang disebut neurotransmitter. Zat inilah yang dapat menyeberangkan impuls ke ujung denrit neuron berikutnya. Pada proses penghantaran impuls ini terbentuk zat asetilkolin. Zat ini dapat menghambat penghantaran impuls. Jawaban: E

8. Bila mata seseorang secara tiba-tiba terkena cahaya berintensitas tinggi, maka secara refleks mata akan mengurangi jumlah cahaya yang masuk. Bagian mata yang berperan dalam proses tersebut adalah ….
(1) iris
(2) sklera
(3) pupil
(4) kornea
(UM UGM 2007)
Pembahasan:
Bagian mata yang berperan mengurangi jumlah cahaya yang masuk apabila mata terkena cahaya intensitas tinggi pupil dan iris. Pupil akan menyempit atau mengalami kontraksi. Sedangkan iris yang akan mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk.  Jawaban: B

9. Kerusakan hipofisis anterior mamalia betina dapat berakibat terganggunya fungsi ….
(1) Kelenjar tiroid
(2) Kelenjar susu
(3) Kelenjar anak ginjal
(4) Ovarium
(SNMPTN 2008)
Pembahasan:
Apabila terjadi kerusakan pada kelenjar hipofisis anterior akan terjadi gangguan pada kelenjar susu dan ovarium. Hal tersebut terjadi karena kelenjar susu diatur oleh hormon prolaktin. Sedangkan hormon yang mengatur ovarium adalah FSH. Kedua hormon tersebut dihasilkan oleh hipofisis anterior. Oleh karena itu, pilihan yang tepat adalah nomor (2) dan (4). Jawaban: C

10. Organ berikut yang dapat berfungsi sebagai kelenjar endokrin adalah ….
(1) pankreas
(2) pituitari
(3) adrenal
(4) ovarium
(UM UGM 2009)
Pembahasan:
Kelenjar endokrin merupakan kelenjar yang berperan menghasilkan hormon. Pankreas dapat berperan sebagai kelenjar endokrin dengan menghasilkan hormon insulin dan glukagon. Pituitari berperan sebagai kelenjar endokrin dengan menghasilkan hormon ACTH, GH, FSH, LH, ICSH, TSH, MSH, oksitosin, dan ADH. Adrenal berperan sebagai kelenjar dengan menghasilkan hormon glukokortikoid, mineralokortikoid, adrenalin, dan noradrenalin. Ovarium bukan merupakan kelenjar endokrin. Oleh karena itu, organ yang berperan sebagai kelenjar terdapat pada nomor (1), (2), dan (3).  Jawaban: A

Belum ada Komentar untuk "Soal dan Pembahasan Sistem Regulasi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel