Soal dan Pembahasan Sistem Eksresi

1. Perhatikan gambar di bawah ini!
Bagian yang terdapat tanda X adalah bagian nefron yang disebut ....
A. angsa henle
B. badan malphigi
C. tubulus kolektivus
D. tubulus kontortus distal
E. tubulus kontortus proksimal
(SBMPTN 2013)
Pembahasan :
Gambar pada soal merupakan gambar nefron. Bagian nefron yang ditunjuk oleh huruf X adalah tubulus kontortus proksimal. Tubulus kontortus proksimal berfungsi menyaring ion Na+, K+, PO4–, NO3, glukosa, dan asam amino. Jawaban: E

2. Zat terlarut dalam urine yang memengaruhi proses pemekatan urine adalah ….
A. glukosa
B. NaCl
C. H2O
D. nitrogen
E. asam amino
(SIMAK UI 2012)
Pembahasan :
Proses pembentukan urine berlangsung melalui tiga tahap yaitu filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi. Pada tahap augmentasi merupakan proses pembentukan urine sesungguhnya. Pada proses ini terjadi penambahan zat sisa  metabolisme seperti urea dan NaCl yang sudah tidak digunakan oleh tubuh sehingga akan memengaruhi kepekatan, warna, dan bau menyengat. Jawaban: B

3. Tabel berikut menunjukkan komposisi cairan yang diperoleh dari berbagai bagian ginjal (P, Q, dan R).
+ ada bahan
- tidak ada bahan
Bagian ginjal yang manakah P,Q, dan R ?
(SNMPTN 2011)
Pembahasan:
Cairan pada bagian P masih mengandung sodium klorida, urea, dan glukosa, tetapi sudah tidak mengandung protein dan sel darah merah. Hal tersebut dikarenakan cairan sudah mengalami filtrasi yang berlangsung pada glome rulus sehingga cairan yang berada di kapsula Bowman sudah tidak mengandung protein dan sel darah merah. Dengan demikian, bagian P adalah kapsula Bowman. Cairan pada bagian Q masih mengandung semua komponen darah yang belum mengalami filtrasi. Darah tersebut masih terdapat dalam arteri renalis yang akan dialirkan ke ginjal. Dengan demikian, bagian yang ditunjuk huruf Q adalah arteri renalis. Sementara itu, cairan pada bagian R mengandung bahan-bahan beracun seperti sodium klorida dan urea. Berarti cairan tersebut telah mengalami proses augmentasi. Cairan yang telah melalui proses augmentasi merupakan urine sesungguhnya yang akan disimpan pada kandung kemih. Dengan demikian, bagian R adalah kandung kemih.  Jawaban: C

4. Kelainan pada sistem ekskresi yang ditandai dengan tidak terbentuknya urine, terjadi akibat adanya kerusakan pada….
A. ureter
B. kantong kemih
C. uretra
D. glomerulus
E. kapsula Bowman
(UM UGM 2009)
Pembahasan :
Pembentukan urine diawali dengan tahap filtrasi pada glomerulus. Jadi, apabila bagian glomerulus rusak, maka tidak akan terbentuk urine.  Jawaban: D

3. Kandungan glukosa dalam urine mengindikasikan adanya gangguan pada….
A. glomerulus
B. tubulus kontortus proksimal
C. lengkung henle
D. tubulus kolektivus
E. ureter
(SIMAK UI 2008)
Pembahasan :
Urine yang mengandung glukosa mengindikasikan adanya gangguan yang berfungsi untuk menyaring glukosa. Bagian ginjal yang berperan menyaring glukosa adalah tubulus kontortus proksimal.  Jawaban: B

4. Urea merupakan hasil metabolisme protein yang beredar dalam darah dan harus diekskresikan oleh ginjal melalui urine.
SEBAB
Kadar urea dalam darah dapat dijadikan indikator fungsi ginjal.
(SBMPTN 2013)
Pembahasan :
Pernyataan benar, alasan benar dan menunjukkan hubungan sebab akibat. Urea merupakan hasil metabolisme protein yang beredar dalam darah dan harus diekskresikan oleh ginjal melalui urine. Oleh karena itu, kadar urea dalam darah dapat dijadikan indikator fungsi ginjal. Karena apabila hasil uji darah menunjukkan kadar urea yang tinggi berarti  terdapat kerusakan pada ginjal yang berfungsi menyaring darah.  Jawaban: A

5. Nefron merupakan unit fungsional ginjal yang strukturnya terdiri dari glomerulus, kapsul Bowman, dan tubulus nefron.
SEBAB
Nefron merupakan fungsi filtrasi, reabsorpsi, dan sekresi pada ginjal untuk menghasilkan urine primer.
(SBMPTN 2013)
Pembahasan:
Pernyataan benar, alasan salah. Nefron merupakan bagian ginjal yang merupakan unit fungsional dengan struktur yang terdiri atas glomerulus, kapsula Bowman, dan tubulus nefron. Terdapat tiga tubulus, yaitu tubulus kontortus proksimal, tubulus kontortus distal, dan tubulus kolektivus. Nefron berfungsi dalam pembentukan urine. Pembentukan urine melalui beberapa tahap yaitu filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi. Pada tahap filtrasi terbentuk urine primer. Pada tahap reabsorpsi terbentuk urine sekunder. Sedangkan pada tahap augmentasi terbentuk urine sebenarnya.  Jawaban: C

6. Paru-paru termasuk alat ekskresi.
SEBAB
Paru-paru mengeluarkan sisa metabolisme berupa karbon dioksida dan uap air.
(SIMAK UI 2009)
Pembahasan :
Pernyataan benar, alasan benar dan menunjukkan hubungan sebab akibat. Salah satu organ eksresi yang berperan dalam sistem ekskresi adalah paru-paru. Paru-paru termasuk organ ekskresi karena paru-paru mengeluarkan sisa metabolisme berupa karbon dioksida dan uap air saat bernapas.  Jawaban: A

7. Yang terjadi pada penderita hepatitis yang parah adalah ….
(1) peningkatan toksin dalam darah
(2) peningkatan toksin di seluruh tubuh
(3) akumulasi sisa pemecahan hemoglobin
(4) gangguan penyerapan asam amino
(SNMPTN 2009)
Pembahasan:
Hepatitis merupakan penyakit yang menyerang organ hati. Pada penderita hepatitis, organ hati mengalami kerusakan dan tidak dapat menjalankan fungsinya. Hati merupakan organ detoksifikasi. Oleh karena itu kerusakan hati akan meningkatkan toksin dalam darah. Darah akan diedarkan ke seluruh tubuh, sehingga akan terjadi peningkatan toksin di seluruh tubuh. Selain itu, hati juga berperan dalam memproduksi hemin, zat besi, dan globulin dari hemoglobin yang telah tua. Jika hati mengalami kerusakan maka sisa hemoglobin tersebut tidak dapat diubah dan menimbulkan penumpukan sisa hemoglobin. Oleh karena itu, yang terjadi pada penderita hepatitis ditunjukkan oleh nomor (1), (2), dan (3).  Jawaban: A

8. Ikan berikut yang memiliki ginjal berukuran kecil dengan glomeruli sedikit dan proses osmoregulasinya dilakukan melalui penurunan laju filtrasi air, sehingga menghasilkan urine sedikit dan pekat adalah…
(1) Ikan tongkol
(2) Ikan mas
(3) Ikan tuna
(4) Ikan gurami
(UM UGM 2009)
Pembahasan:
Ikan air laut seperti ikan tongkol dan ikan tuna memiliki ginjal berukuran kecil dengan glomeruli sedikit. Pada ikan air laut proses osmoregulasinya dilakukan melalui penurunan laju filtrasi air, sehingga menghasilkan urine sedikit dan pekat. Oleh karena itu, ikan yang menghasilkan urine sedikit dan pekat adalah nomor (1) dan (3).  Jawaban: B

Belum ada Komentar untuk "Soal dan Pembahasan Sistem Eksresi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel