6 Cara Menulis Essay Beasiswa yang Baik dan Benar

Melamar beasiswa tidak sama seperti melamar pekerjaan. Ada satu keahlian yang wajib kamu kuasai, yaitu menulis essay. Menulis essay juga tak semudah menulis cerpen, surat, atau artikel-artikel yang  biasa kamu posting di blog pribadimu. Ada kaidah-kaidah yang perlu kamu pelajari, pahami, dan aplikasikan dalam menulis essay. Kebanyakan orang mengatakan, essay adalah satu komponen penting yang dijadikan bahan pertimbangan oleh pihak LPDP dalam menentukan diterima atau tidaknya pelamar. Nah, di bawah ini ada beberapa tips yang akan membantumu dalam menulis essay untuk melamar beasiswa. Pelajari dengan baik dan seksama, pahami benar-benar kalimatnya, kemudian aplikasikan.

Cara 1: Temukan judul yang menarik
Memulai proses membuat essay yang baik adalah mencari topik yang menarik, lalu buatlah diri kamu menjadi orang yang expert dalam bidang yang kamu bahas. Bagaimana mengibaratkan kamu menjadi orang yang expert? Caranya cukup mudah, kunjungi perpustakaan dan cari bahan yang berkaitan dengan essay yang akan kamu buat. Namun, jangan lupa bawa buku catatan atau alat untuk mencatat agar apa yang sudah kamu temukan dapat dengan mudah ditulis.  Dalam beasiswa LPDP sudah ditentukan  3 tema essay, itu sudah membuatmu selangkah lebih mudah dalam menentukan isi dari essay yang akan kamu tulis.

Cara 2: Analisis
Sekarang setelah kamu mempunyai dasar pengetahuan yang berhubungan dengan essay yang akan kamu tulis, maka mulailah analisis essay yang akan kamu bahas. Mulailah menganalisis essay yang pernah kamu baca, cari kelemahannya secara logika, juga keunggulan atau kelebihan essay tersebut. Setelah  itu, masukkan ke dalam essay yang dibuat untuk mendukung argument kamu. Mempelajari bagaimana menulis essay dengan baik dan benar adalah dengan memulai bagaimana menganalisis sebuah essay yang ditulis oleh orang lain. Tapi ingat, jangan menjiplak essay karya orang lain. Usahakan essay yang dibuat adalah murni dari idemu sendiri. Kamu harus benarbenar menguasai isi dan tujuan essaymu.

Cara 3: Buat outline
Buatlah sketsa atau outline sebelum menulis apa yang ada di pikiranmu. Jelaskan secara mendetail tentang paragraf yang akan dibuat, serta buatlah poin-poin penting yang ada dalam paragraf tersebut. Setelah itu, keluarkan  argumentum itu ke dalam paragraf yang tersusun rapih serta kalimat yang baku. Karena pada dasarnya, essay tidak memuat kalimat yang ambigu.

Cara 4: Introduction
Cara yang selanjutnya adalah introduction atau pengenalan. Pengenalan di sini berisi tentang persoalan yang akan kamu bahas. Di mana introduction should grab the people’s attention. Atau bahasa Indonesianya adalah memikat perhatian orang atau para pembaca. Hal ini tidak mudah, karena kita harus berusaha membuat orang membaca. Sejatinya tidak semua orang suka membaca dan banyak orang yang hanya suka mengkeritik tanpa memberikan solusi yang pasti.

Cara 5: Paragraf
Sejatinya, setiap paragraf harus memuat poin-poin yang sudah kita buat di outline, atau gambaran garis besar yang akan dibahas. Jadi, jika outline kita membahas A, maka kita harus selalu menjabarkan A, bukan malah mejabarkan B atau C. Karena jika hal itu terjadi, maka para pembaca akan merasa binggung karena apa yang kita bahas tidak sesuai dengan judul sub pembahasan. Dan seharusnya dalam setiap paragraph yang kita bahas ada argumen kita, dan beberapa teori yang dapat menguatkan argument kita. Darimana teori yang kita dapat. Ingat kembali cara yang sebelumnya, yaitu perpustakaan atau internet.

Cara 5: Penutup
Jangan kamu kira bahwa penutup pada sebuah essay yang dibuat tidak penting. Biasanya, bagus atau tidak sebuah essay bisa juga dilihat dari penutupnya. Karena, pada umumnya penutup dari sebuah essay adalah kesimpulan yang kamu buat untuk menyakinkan pembaca bahwa apa yang kamu buat adalah benar halnya, dan telah melakukan penelitian serta didukung dengan pendapat para ahli.

Cara 6: Bahasa
Bahasa adalah cara pemersatu sebuah bangsa atau komunitas. Maka, seharusnya jika kamu akan membuat essay harus menggunakan bahasa yang banyak dipahami orang atau masyarakat. Karena, dengan begitu essay yang kita buat akan menjadi acuan bagi orang lain dalam membuat essay lainnya. 

Belum ada Komentar untuk "6 Cara Menulis Essay Beasiswa yang Baik dan Benar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel