200 Kata Contoh Sinonim

A
Abolisi: Penghapusan
Abrasi: Pengkikisan
Absen: Bolos
Absolut: Mutlak
Absorpsi: Mutlak
Adagium: Pepatah, peribahasa
Adapatasi: Penyesuaian
Adiktif: Bersifat candu
Ad Interim: Sementara
Afeksi: Kasih sayang
Afirmasi: Penegasan, peneguhan
Agitasi: Hasutan, Provakasi
Agresi: Serangan
Agunan: Jaminan
Akreditasi: Pengakuan
Amatir: Pemula
Ambigu: Makna ganda, enigma
Anemia: kurang darah
Anjung: Panggung
Anomali: Tidak normal, menyimpang
Anonim: Tanpa nama
Anulir: Penghapusan, pembatan
Apatis: Acuh tak acuh, masa bodoh
Aristokrat: Bangsawan, ningrat
Artifisial: Buatan 
Asa: Harapan
Autentik: Asli, sah, tulen

Bagak: Berani, bangga 
Baku: Pokok, utama, standar
Benchmark: Patokan, tolak ukur
Bergeming: Diam
Bibligrafi: Daftar Pustaka
Bonanza: Sumber kebahagian (kemakmuran)
Bramacorah: Residivis

Centeng: Penjaga, bodyguard 
Citra: Gambaran
Collapse: Bangkrut, pailit

D
Daur: Siklus
Dedikasi: Pengabdian
De facto: menurut kenyataan
Defleksi: Penyimpangan
Degredasi: Kemerosotan
Dekade: Dasawarsa
Dekadensi: Kemerosotan (moral, ahlak)
Delik: Tindakan pidana
Delusi: Khayal, ilusi
Dependen: Tergantung
Dikotomi: Dibagi dua
Dinamis: Bergerak
Dispensasi: Pengecualian
Divestasi: Pelepasan
Doktrin: Ajaran. dogma

E
Egaliter: Sama, sederajat
Eklips: Gerhana
Ekskavasi: Penggalian
Eksodus: Hijrah, pindah
Ekspansi: Perluasan
Ekuilibrium: Setimbang, sepadan
Ekuivalen: Sama, sebanding
Elusif: Kompleks
Embargo: Inhibisi, larangan
Emberkasi: Keberangkatan
Endemi: Wabah
Epilog: Penutup
Epidemi: Wabah
Era: Zaman, masa
Evaporasi: Penguapan
Evokasi: Pengugah rasa
Evolusi: Perubahan

F
Faksi: Golongan, kelompok
Fauna: Dunia hewan
Fenomena: Gejala
Fertil: Subur
Fiksi: Khayalan, delusi
Fiskal: Perpajakan
Flegmatis: Serba lamban
Flora: Dunia tumbuhan
Friksi: Perselisihan
Fungi: Cendawan, jamur
Fusi: Gabungan
Futuristis: Menuju masa depan

G
Galat: Cacat
Generik: Umum, lazim
Glosarium: Kamus ringkas
Grasi: Pengampunan
Grasi: Pengampunan

H
Hayati: Hidup
Heksagon: Segi enam
Herbivora: Pemakan tumbuhan
Hibrida: Bibi unggul
Hipotenusa: Sisi miring
Hipotesis: Dugaan awal, anggap dasar
Homogen: Sejenis

I
Ikebana: Seni merangkai bunga
Ikhtisar: Sinopsis, ringkasan
Imbas: Efek, dampak
Imitasi: Tiruan
Implisit: Tersirat
Impuls: Dorongan
Imun: Kebal
Indraloka: Surga
Inferensi:Konklusi, simpulan
Infiks: Sisipan
Injeksi: Suntikan
Inklusif: Termasuk, terhitung
Inovasi: Pembaharuan, penemuan baru
Insentif: Bonus
Insidental: Tertentu, sewaktu-waktu
Insinuasi: Sindiran
Insomnia: Sulit tidur
Inspeksi: Pemeriksaan
Inspirasi: Ilham, gagasan
Interupsi: Penyelaan, pemotongan
Intervensi: Campur tangan
Ilterasi: Perulangan

K
Kaldera: Kawah
Kampiun: Juara
Kapital: Modal
Karnivora: Pemakan daging
Kedap: Rapat
Klasifikasi: Pengelompokan
Kognisi: Pemahaman
Kolega: Rekan
Komplemen: Pelengkap
Komposit: Campuran, gabungan
Komprehensif: Luas, lengkap
Konjungsi: Penghubung
Konkaf: Cekung
Konklusi: Simpulan
Konkret: Nyata
Konveks: Cembung
Konvergen: Memusat
Kronologi: Urutan peristiwa
Krusial: Penting
Kuota: Jatah

L
Laba: Untung, profit
Laik: Layak, pantas
Laten: Tersembunyi
Latif: Indah
Leksikon: Kamus, kosakata
Loka: Dunia, tempat

M
Makar: Tipu muslihat, akal bulus
Makelar: Pialang
Manuskrip: Naskah
Mayapada: Bumi, dunia
Monarki: Kerajaan
Mutakhir: Modern, terbaru
Mutilasi: Pemotongan

N
Narasi: Deskripsi
Negosiasi: Perundingan
Nisbi: Relatif
Nomaden: Berpindah-pindah
Nomenklatur: Tata nama

O
Oktagon: Segidelapan
Omnivora: Pemakan segala (tumbuhan dan daging)
Origami: Seni melipat kertas
Orisinal: Asli, autentik
Out of date: kadaluarsa

P
Pagu: Plafon
Pandir: Bodoh, bebal
Paradigma: Model, kerangka berpikir
Paradoks: Bertentangan
Paralel: Sejajar
Paripurna: Sempurna, lengkap
Partikelir: Swasta
Pasca: Sesudah
Patologi: Ilmu tentang penyakit
Pedagogi: Pengajaran, pendidikan
Pejal: Padat
Pentagon: Segi lima
Pionir: Pelopor, perintis
Porto: Biaya
Pra: Sebelum
Prefiks: Awalan
Preposisi: Kata depan
Primer: Utama, pokok
Prolog: Pendahuluan
Prominen: Terkenal, terkemuka
Promovendus: Calon doktor
Proteksi: Perlindungan

R
Rabat: Potongan harga
Random: Secara acak
Reboisasi: Penghijauan
Registrasi: Pendaftaran
Rekonsiliasi: Perdamaian
Remisi: Pengampunna, pengurangan hukuman
Rendezvous: Pertemuan
Residu: Sisa
Revolusi: Perubahan

S
Sedimentasi: Pengendapana
Sekuler: Duniawi
Serembrum: Otak besar
Sine Qua Non: Harus ada
Skeptis: Ragu-ragu
Sporadis: Jarang, kadang-kadang
Stagnasi: Macet
Statis: Diam
Stigma: Ciri negatif
Sufiks: Akhiran
Supervisi: Pengawasan
Swasembada: Mandiri, otonom
Swatanra: Otonomi

T
Tag: Label
Tendensi: Kecendrungan
Tentatif: Belum pasti
Transendental: Abstrak, sulit dipahami
Transisi: Peralihan
Tunaaksara: Buta huruf
Tunadaksa: Cacat tubuh
Tunagrahita: Cacat pikiran, idiot
Tunanetra: Buta
Tunarungu: Tuli
Tunasusila: Pelancur, lonte
Tunawicara: Bisu
Tunawisma: Gelandangan

U
Ugahari: Sedang, pertengahan, sederhana
Up to date: Baru
Utopis: Bersifat khayal

V
Vademekum: Kamus kecil
Vakansi: Liburan
Vandalisme: Destruksi, perusakan
Vegetasi: Tumbuh-tumbuhan
Versus: Lawan
Virulen: Jahat
Volunter: Sukarelawan

Z
Zenit: Titik puncak

Belum ada Komentar untuk "200 Kata Contoh Sinonim"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel