Alfred Dreyfus, korban anti-semitisme di Prancis

Dreyfus Affair adalah sebuah skandal yang menimpa seorang komandan artileri yahudi Prancis bernama Alfred Dreyfus yang dituduh sebagai mata-mata Jerman oleh para petinggi militer Prancis lainnya. Saat itu kebanyakan petinggi militer Prancis memiliki sentimen anti yahudi. Skandal ini bermula pada 1894 ketika Alfred Dreyfus dituduh sebagai mata-mata Jerman setelah ditemukan sebuah surat di kantor kedutaan Jerman yang diduga tulisannya mirip dengan tulisan Dreyfus.

Atas tuduhan tersebut Dreyfus diadili pada 15 Oktober 1894 dinyatakan bersalah dan ditahan di Devil's Island yang berada di Guyana Prancis. Tahun 1896 Dreyfus juga diberhentikan secara tidak hormat oleh militer Prancis. Lencana yang ada diseragamnya dicabut dan pedang miliknya dipatahkan setelah itu dia diarak dan oleh publik Prancis dia disoraki.

Pada tahun 1896 seorang kepala badan intelejen Prancis bernama Georges Picquart menemukan fakta bahwa sebenarnya tulisan yang ada di surat kedutaan Jerman itu adalah tulisan seorang jendral Prancis bernama Ferdinand Walsin Esterhazy. Saat Picquart menyampaikan fakta yang dia temukan justru Picquart dipaksa untuk menghentikan penyelidikannya lebih lanjut dan mengirimnya ke Afrika Utara sampai akhirnya dipenjara.

Sementara Esterhazy disidang di pengadilan militer dan dia dinyatakan tidak bersalah kemudian Esterhazy kabur dari Prancis. Akhirnya isu bahwa Dreyfus sebenarnya tidak bersalah berkembang di publik Prancis. Akhirnya muncul dua kubu yaitu pendukung Dreyfus dan kubu anti Dreyfus. Seorang penulis bernama Emile Zola menulis sebuah surat terbuka yang berjudul J’Accuse! di surat kabar. Surat itu berisi pembelaan kepada Dreyfus dan menuduh pihak militer Prancis menutup-nutupi kebenaran kasus Dreyfus.

Zola kemudian dituduh melakukan pencemaran nama baik dan akhirnya Zola pindah ke Inggris. Pada bulan Agustus hingga September tahun 1899 Dreyfus kembali disidang dan dia tetap dinyatakan bersalah namun hukumannya diringankan. Beberapa hari setelah pengadilannya Dreyfus diampuni oleh Presiden Emile Loubet. Secara resmi Dreyfus terbebas dari hukuman pada tahun 1906 dan dia diizinkan kembali menjalani karir di militer Prancis.

Source: OA Historypedia Line Penulis -Wellesley/Wellington

Belum ada Komentar untuk "Alfred Dreyfus, korban anti-semitisme di Prancis"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel