Senin, 24 Desember 2018

Strategi Rahasia Lolos SNMPTN

Tags

Tips atau strategi ini diperuntukan bagi Anda yang ingin memasuki PTN melalui jalur SNMPTN (tanpa tes).

1. Nilai Anda bagus? Jangan overconfident dulu
Banyak pengalaman bahwa tidak semua siswa yang mempunyai nilai yang bagus (Rata > 9.0) itu pasti diterima di PTN pilihannya. Contoh si A mempunyai nilai rata-rata 9.1 dan akreditasi sekolahnya B, serta tidak memiliki alumni di PTN yang dituju. Sedangkan si B mempunyai nlai rata-rata 8.7 akreditas sekolahnya A, dan banyak alumni sekolahnya yang berkuliah di PTN yang dituju.
Mana yang akan dipilih?
Kemungkinan besar adalah si B. Walaupun secara nilai dia kalah dari A, ada faktor-faktor lain yang membuat si B lebih unggul, yaitu status akreditas sekolah dan alumni. Fakta menunjukan bahwa kebanyakan siswa yang memiliki nilai bagus pasti memilih TPn dan jurusan yang tingkat persaingannya tinggi dan seusai minatnya. Namun, harus disadari juga faktor-faktor di atas. Bahwa di atas langit masih adal langit. Oleh karena itu, perhatikan matang-matang bagaimana persaingan masuk di sebuah jurusan. Salah satu caranya adalah melihat daya tampung dan jumlah peminat dari sebuah jurusan. Data-data ini biasanya akan ditampilkan di laman webiste SNMPTN aau di website masing-masing PTN.
Setelah melihat data-data yagn ada, pastikan pilihan jurusan dan PTN-mu! Jika Anda merasa jurusan di sebuah PTN itu terlalu banyak peminatnya, namun Anda hanya memiliki faktor nilai saja tanpa faktor yang dimiliki si B di atas, tidak apa-apa memilih asalkan Anda sudah siap dengan hasil yang Anda akan terima. Namun, jika tetap berkeinginan dan passion-mu memang di bidang tersebut (semisal: kedokteran) dan Anda hanya mempunyai faktor nilai saja tanpa faktor yang dimiliki si B diatas, carilah PTN dengan jurusan yang sama namun tingkat persaingan yang lebih rendah.

2. Nilai Anda biasa saja? Siapkan Strategi!
Mungkin Anda masuk ke golongan ini. Masuk golonga ini memang sering membuat bingung dan perlu strategi. Namun, jika Anda berasal dari SMA yang terkenal sering meraih medali olimpiade atau Anda sendiri memiliki medali karena pernah menang di sebuah kompetisi tertentu. Hal ini bisa menjadi nilai plus walaupun nilaimu sebenarnya biasa saja.
Bagaimana dengan yang tidak mempunyai medali/sertifikat atau nilai plus lainnya?
Tenang saja, Anda masih bisa bekompetisi untuk merebutkan bangku di PTN. Namun, seperti yang dibilang di Atas. Anda butuh lebih banyak strategi lagi.
Semisal Anda ingin memilih jurusan Akuntansi. Pasti diawal benak anda terpikir, UI! ya UI!. Namun, Anda juga harus sadar akan nilai Anda, Jika Anda mempunyai nilai yang biasa saja, namun nekat memilih jurusan di PTN yang tingkat persaingannya tinggi, maka sama saja Anda bunuh diri! 
Namun, jika passion Anda tetap di Akuntansi, Anda sebainya memilih jurusan di PTN yang tingkat persaingannya lebih rendah. Ingat! Kuliah di mana saja asal keluarnya nanti Anda menjadi orang yang sukses!
Banyak kejadian, siswa yang memiliki nilai biasa saja malah di terima si SNMPTN dan banyak anak yang memiliki nilai wah malah gagal di SNMPTN. Faktornya adalah STRATEGI dan GENGSI!

3. Bagaimana penempatan pilihan jurusannya?
Pilihan jurusan dan PTN memengaruhi  Anda diterima di jurusan tersebut atau tidak. Contoh: A memiliki nilai 8.9 dari sekolah yang berakreditasi A. Menempatkan Ilmu Komputer UI di prioritas PTN pertama. Dan, B memiliki nilai yang sama dengan A dan dari sekolah yang berakreditasi A juga. Namun, B menempatkan Ilmu Komputer UI di prioritas PTN Kedua.
Mana yang akan dipilih?
Panitian SNMPTN seringkali menemukan kejadian diatas. Salah satu tolak ukur yang bisa dijadikan patokan adalah penempatan pilihan PTN dan program studi (prodi) yang dipilih. Jelas, si A lebih lebih diprioritaskan masuk ketimbang B karena penempatan PTN dan jurusan (baiik pilihan 1 dan II) di SNMPTN itu sangat berpengaruh. Jadi, Anda harus menempatkan pilihan sesuai dengan minat Ana yang sesungguhnya. Toh, nantinya jika Anda tidak diterima di pilihan I maka data Anda pun akan di proses di pilihan II selama kuotanya masih tersedia.
Harus Terpaksa Mengalah!
Sebelum nilai kita bersaing dengan nilai seluruh siswa di Indonesia. Maka, nilai kita nanti akan diadu dulu antarsiswa disekolah kita. Nah, disinilah letak berbahayanya. Jika teman Anda memiliki pilihan jurusan dan PTN yang sama denganmu dan nilai dia lebih tinggi dari Anda. Maka, nilai mana yang akan dilirik oleh panitia SNMPTN? Pastilah nilai temanmu yang lebih tinggi.
Bagaiman untuk menghindari hal ini?
Tanyakan ke BK atau teman Anda langsung, ada tidak yang pilihan PTN dan jurusannya sama dengan Anda. Jika ada, dan nilai Anda lebih rendah dari teman Anda. Maka, lebih baik baik Anda mengalah, jadilah ksatria yang mengakui kekalahan. Daripada harus bunuh diri dengan tetap memilih jurusan tersebut. Masih banyak PTN lain yang dapat Anda jadikan pilihan.

4. Jangan terlalu berharap berlebihan tetap fokus SBMPTN
Jika semua faktor anda sudah miliki untuk lulus tapi ada baiknya jangan terlalu berharap berlebihan juga. Pengharapan berlebihan itu tidak baik. Jika harapan tersebut gagal yang ada mental Anda akan rusak dan tidak fokus untuk menghadapi hal kedepan. Padahal masih ada jalur SBMPTN untuk memasuki PTN impian. Ada baiknya anda mulai sekarang mempersiapkan diri untuk belajar SBMPTN.  Anda bisa mendownload kumpulan file dibawah ini sebagai alat untuk pertempuran SBMPTN kedepannya.

Ebook SBMPTN soshum klik disini
Ebook SBMPTN saintek klik disini
Kumpulan soal TKPA plus pembahasan klik disini
Kumpulan soal SBMPTN Saintek 1982-2018 plus pembahasan klik disini
Kumpulan soal SBMPTN Soshum 2003-2018 plus pembahasan klik disini

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon