Jumat, 21 Desember 2018

Manfaat Berorganisasi Ketika Kuliah

Tags

Ajang Aktualisasi Diri
aktualisasi diri
Berorganisasi memaksa Anda untuk unjuk gigi, mengamalkan ilmu yang terpendam, dan semua itu secara tidak langsung, selain meningkatkan rasa kepercayaan diri Anda, juga membuat Anda semakin haus informasi dalam rangka mendukung performance Anda dalam beraktualiasi.
Aneh tidak kalau Anda berorganisasi, tapi tidak mau berkonstribusi di organisasi tersebut? Sudah bukan zamannya menjadi "anak manis" yang pintar, tapi kerjanya hanya diam. Aatau menjadi mahasiswa penakut yang maunya mencari aman dan enggan menerima tantangan. Jika Anda memutuskan terjun dalam suatu organisasi, jadilah aktivis yang sejati. Curahkan segenap usaha terbaik yang bisa Anda bangga saat melihat usaha yang Anda lakukan. Menghargai diri sendiri adalah hal yang paling positif, tapi jangan berlebihan.

Mengembangkan Potensi Diri (soft skills)
soft skill mahasiswa
Hal ini berkaitan dengan, bagaimana bekerja sama dalam sebuah tim, memimpin orang atau organisasi, menyeleksi dan menempatkan posisi seseorang di posisi yang benar, membuat keputusan secara cepat dan tepat, menyelsaikan konflik internal dan eksternal maupun intrapersonal atau interpesonal, manajmen diri dan waktu, membuat strategic planning, mengemukakan sesuatu secara lisan dengan baik dan benar, bernegosiasi, hanyalah segelintir soft skills yang harus Anda miliki agar sukses dalam kehidupan nyata (baca: dunia pascalulus S-1).
Namun, sayangnya soft skill semacam itu porsi terbesarnya justru tidak diperoleh dalam ruang kuliah saat dosen mengajar dan mahasiswa duduk mendengarkan. Soft skills tersebut terdapat di ruang-ruang diskusi, rapat-rapat organisasi, warung koboi atau warung angkringan, dan tempat-tempat mana pun yang dapat menjadi ajang ngobrolin strategi-strategi organisasi.

Mengembangkan minat dan bakat
Dengan berorganisasi, praktis minat dan bakat Anda akan meningkat dengan pesat. Apalagi jika Anda Aktif dalam organisasi khusus yang sesuai dengan hobi Anda, misalnya klub musik, karate, sepak bola, mendayung, atau BEM untuk yang katanya hobi "berjuang" atau rakyat". Penyaluran minat serta bakat ke arah positif tersebut secara otomatis juga mengurangi peluang Anda untuk melirik aktivis lain yang tidak positif. Tidak bisa dipungkiri, sering kali kita mendengar berita atau kejadian yang memprihatinkan yang dialami oleh para mahasiswa, misalnya mereka yang terlibat dalam kelompok yang berkecendrungan negatif , bermabuk-mabukan, berjudi, dan lain-lain.

Melatih Mananjemen Waktu
manajemen waktu mahasiswa

Mereka yang aktif berorganisasi akan "memaksa" diri mereka untuk mengoptimalkan siswa waktu setelah kuliah. Waktu untuk berorganisasi tidak boleh menyita waktu untuk kuliah sehingga meskipun tetap aktif berorganisasi, prestasi akademis mereka tetap gemilang. Kalau sampai saat ini Anda merasa masih keteteran dalam membagi waktu kuliah dan berorganisasi, sebaiknya Anda mencoba menelaah kembali apakah ada yang salah dalam manajmen waktu Anda.
Jika Anda asyik berorganisasi sampai malam sehingga Anda tidur hingga siang hari sampai membolos kuliah apalagi praktikum karena Anda kelelahan, hal itu adalah salah satu indikator bahwa anda belum profesional menjalani hidup sebagai mahasiswa sekaligus aktivis. Ayo bersemangat!!! Buatlah list dan atur kembali jadwal Anda!
Merasa lelah itu manusiawi. Tidak ada yang istimewa jika Anda merasa kelelahan karena kuliah dan aktivitas lain. Semua kelelah itu dirasakan juga oleh semua mahasiswa. Yang luar biasa adalah walaupun lelah, mereka tetap profesional dalam membagi waktu sehingga kelelahan yang mereka rasakan tidak "merampas" jatah waktu aktivitas/kewajiban yang lain.

Memperluas Jaringan
Kesempatan bertemu dengan banyak orang yang berasal dari berbagai suku, ras, agama, dan tempat merupakan salah satu manfaat penting berorganisasi yang berkaitan dengan banya hal-peluang kerja, dan relasi bisnis masa depan.

Melatih Leadership
Leadership merupakan soft skill yang sangat berguna jika kelak Anda bekerja dan menempati posisi sebagai pemimpin. Dengan keahlian leadership yang Anda miliki, Anda akan bisa mengelola SDM  dan SDA atau SDI (sumber daya intelektual) dengan optimal. Pastilah di masa depan, di mana pun kita berkarya, kita akan mendapatkan suatu tanggung jawab dalam level tertentu. Tanggung jawab tersebut membutuhkan kemampuan leadership agar semua urusan bisa lancar dan sukses.

Salah Satu Nilai Tambah Untuk Mendapatkan Pekerjaan.
Kemampuan soft skill yang didapatkan lewat pengalaman organisasi tentunya penting dalam dunia pekerjaan. Kemampuan-kemampuan tersebut nantinya akan digunakan dalam dunia kerja. Seorang mahasiswa tanpa melihat jurusannya, seharunya ia mempunyai soft skills ketika lulus nanti. Hal ini lebih mempermudah ketika melamar pekerjaan. Disini perusahaan, melihat bahwasannya mahasiswa tersebut berkompeten dan bisa mengantur tanggung jawab yang diberikan. Disini mahasiswa yang aktiv berorganisasi mempunyai nilai tambah dibandingkan mahasiswa yang hanya kuliah-pulang-kuliah pulang (kupu-kupu).

Penulis: Suherman

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon