Rabu, 19 Desember 2018

Cara Meyakinkan Orang Tua Atas Jurusan yang Kita Pilih

Tags

"Duh aku pengen banget masuk jurusan musik. Tapi, orang tuaku nggak ngizinin." Kejadian seperti ini sering banget terjadi. Orang tua tidak memberi izin kepada anaknya di jurusan yang diinginkan. Orang tua menginginkan kita untuk mengambil jurusak teknik, padahal yang kita inginkan adalah jurusan musik.

Kalau ada pendapat yang bertentangan, maka sudah pasti harus ada salah satu pihak yang mengalah. Untuk kasus ini, pihak yang tidak mengalah jelas tidak boleh salah karena keputusan ini akan berdampak pada masa depan anaknya pada akhirnya. Orang tua menginginkan yang terbaik untuk anaknya. tapi hanya anaknya yang paling tahun hal yang dia inginkan. Ironis, tapi ini bukan akhir dunia.  Apabila kamu benar-benar menginginkan jurusan yang diidamkan dan sesuai dengan pribadi kamu yang perlu kamu lakukan adalah.

Menemui Kedua Orang Tuamu
source: mysahana.org

Apabila ada salah satu dari orang tua atau saudaramu yang sudah mendukung, cobalah berbicara terlebih dahulu dengan orang yang mendukungmu tersebut. Strategi ini dinamakan "beli pasukan sebelum beperang". Setelah itu, kamu perlu menyamakan persepsi dengan orang yang sudah mendukungmu tersebut. Berceritalah dan berdiskusilah mengenai alasan orang tua menginginkanmu masuk ke jurusan "X" padahal, kamu sangat ingin masuk ke jurusan "Y". Persiapkanlah jawaban bagaimana mengambil jurusan "Y" akan memberikan hasil yang lebih baik daripada mengambil jurusan "X".

Setelah itu, ajaklah kedua orang tuamu untuk bicara secara baik-baik. Ketika mengajak, ada dua hal yang harus diperhatikan. Yang pertama, ajaklah kedua orang tuamny ketika mood mereka sedang baik, berbicaralah dengan nada memohon, bukan memerintah, apalagi menantang.  Mintalah mereka meluangkan waktu 15 menit saja. Ingat, jangan pernah terkesan kamu tidak tulus. Perasaan yang harus kamu tunjukan adalah perasaan meminta pengertian (kasihan) dan merendah hati, bukan perasaan seorang calon pembrontak. 

Selama 15 menit, jelaskan kepada orang tuamu bahwa kamu mengetahui niat baik mereka, kemudian secara pelan-pelan ceritakan tentang mimpi, masa depan yang diinginkan, pentingnya mimpi tersebut, dan bagaimana jurusan yang kamu inginkan tersebut bisa membawa kamu menuju masa depan yang kamu inginkan itu. Tunjukan riset (langkah-langkah memilih jurusan) yang kamu sudah buat diatas. Mulai dari alur analisis hal yang diinginkan dalam hidup sampai akhirnya kamu memilih jurusan itu: apa saja mata kuliah yang akan dipelajari, berapa biaya kuliahnya, apa target-target kamu ketika kuliah, dan kamu akan bekerja di mana setelah lulus nanti. 

Pada akhirnya, katakanlah bahwa kamu mengerti ini tidak hanya akan mempengaruhi hidup kamu selamanya, tapi juga akan mempengaruhi kedua orang tuamu. Katakanlah bahwa kamu mengerti benar pentingnya urusan pemilihan jurusan ini. Oleh karena itu, kamu mengerti betapa pentingnya urusan pemilihan jurusan ini, akhirnya kamu memilih jurusan yang dapat membuka jalan untuk menggapai mimpi kamu; mimpi yang bisa membuat kamu bahagia dan membuat kedua orang tuamu bangga. Kamu ingin bahagia dan kamu yakin ini adalah jalan menuju kebahagian kamu. Tutuplah pidato kamu dengan mengatakan kamu siap bertanggung jawab atas semua risiko yang akan muncul.

Ingat bahwa ketika membujuk yang menjadi tujuan utama adalah memberikan pengertian kepada keluarga, menunjukan rasa hortmat kita terhadap mereka dan memohon agar mereka menyetujui. Kita bukan memaksa. Bagaimana pun, merekalah yang membuaat kita menjadi sekarang ini dan yang paling berjasa di dalam hidup kita. Kalau mereka masih marah-marah setelah kamu menjelaskan dengan baik, maka berikan waktu beberapa hari. Walaupun mereka marah, percayalah, dalam hati mereja juga pasti mulai berpikir apakah memang kamu yang benar. Mereka akan meragukan keputusan mereka. Yang pasti, kamu telah menenamkan benih keraguan di hati mereka. 

Ingat jangan pernah emosi. Walaupun kamu dimarahi, kamu harus mengendalikannya. Kamu harus sabar dan kamu harus menujukan bahwa kamu bisa berpikir dewasa. 

by Andhika Putra Sudarman (Mahasiswa Beprestasi Utama Tingkat Nasional 2014)

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon