Jumat, 30 November 2018

Tips dan Trik Menghadapi Ujian Masuk UGM

Tags

Sebuah kata bijak: "Keberuntungan akan didapat dari dua hal, yaitu bertemunya antara kesempatan dan persiapan." Kesempatan sudah dibuka seluas-luasnya bagi yang berminat masuk ke UGM, namun yang tak kalah penting adalah adanya persiapan untuk menghadapi ujian. Jika ada ada kesempatan tetapi tidak ada persiapan ibarat realita tanpa konsep, jika berjalan seperti seorang yang buta, tidak tahu arahnya. Jadi, siapkanlah diri anda agar kesempatan lolos masuk UGM dapat terbuka lebar. Beberapa langkah yang perlu anda siapkan dalam menghadapi  ujian adalah sebagai berikut.

1. Persiapan Mental
Faktor mental merupakan kondisi psikologis teste (orang yang mengerjakan tes) pada waktu akan mengerjakan dan ketika mengerjakan ujian. Masalah mental yang umum dalam menghadapi ujian adalah adanya rasa khawatir. Kekhawatiran menghadapi menghadapi ujian muncul karena perasaan takut yang muncul oleh persepsi diri yang tidak jelas penyebabnya. Kekhawatiran menghadapi tes memiliki berbagai tingkatan, dari ringan sampai berat. Pernahkah kita mengalami kesulitan menjawab soal ketika mengerjakan tes, tetapi setelah ujian selesai dan stres mereda, otak kita kembali aktif sehingga jawaban tersebut menjadi jelas.
Penyebab kekhawatiran menghadapi tes, yaitu:
1) kurangnya persiapan materi yang merangsang timbulnya perasaan tidak nyaman.
2) tidak menguasai satu bidang materi
3) takut tidak dapat lulus sehingga menetapkan diri sendiri dengan label gagal.

2. Persiapan Fisik
Dalam mengerjakan tes atau ujian selain faktor mental, tentunya juga dipengaruhi oleh faktor lain, yaitu fisik. Akan berbeda tentunya orang yang mengerjakan tes dalam keadaan sakit. Untuk itu, faktor fisik ini harus juga menjadi perhatian, apabila kita ingin berhasil dalam ujian. Beberapa persiapan fisik sebagai berikut. Cukup mendapat konsumsi makanan bergizi tinggi, buah-buahan sehingga otak kita dapat bekerja dengan baik untuk mengolah berbagai informasi ketika kita belajar. Berolahraga. Hal ini penting karena dengan berolahraga tubuh kita menjadi sehat dan kuat. Dengan kondisi tubuh yang sehat tentunya kita akan lebih semangat dalam mengerjakan berbagai aktivitas kita, seperti belajar, bermain, dan lain sebagainya. Olahraga juga akan menghasilkan opiate alami untuk mengurangi ras tegang,

3. Berdoa
Dengan memanjatkan doa, menyatakan harapan, keinginan, tujuan yang hendak kita capai kepada-Nya seakan memberika kekuatan kepada kita untuk menggapai harapan, tujuan, sebagaimana doa yang kita panjatkan. Sesungguhnya doa yang kita panjatkan di dalamnya terdapat energi yang dapat menggerakan diri kita untuk menggapai doa yang kita panjatkan tersebut. Jika kita akan menghadapi ujian, maka biasakanlah memanjatkan doa pada Yang Maha Kuasa agar ujian atau tes yang akan kita jalani dapat dilalui dengan sukses. Percayalah, doa-doa yang kita bacakan akan memberikan energi positif pada diri kita yang akan mendorong kita untuk giat belajar, dan merasa yakin bahwa kita akan sukses dalam menjalani tes atau ujian.

4. Persiapan Materi
a) Mengenal Pola dan Bentuk Soal
Pilihan Ganda (Multiple Choice). Pada pertanyaan jenis memilih, tidak memerlikan pendapat atau penafsiran. Pertanyaannya bersifat objektif, bukan subjektif. Dengan demikian, dalam tes yang berbentuk pilihan ganda, diharuskan dapat mengingat informasi tertentu, memikirkan jawaban terbaik dan memisahan satu jawaban dari berbagai macam data. Ketika membaca kembali sebuah pertanyaan memilih, ada tiga komponen yang perlu dipertimbangkan:
1) Dasar (apa yang ditanyakan) merupakan inti pertanyaan itu. Ketika menganalisis tes pilihan ganda, harus fokus pada pertanyaannya.
2) Opsi (pilihan-pilihan yang kita miliki untuk menjawab pertanyaan tersebut) merupakan pilihan-pilihan yang kita miliki untuk menjawab pertanyaan tes pilihan ganda. Opsi ini sering kali mengharuskan kita menyadari jawaban yang benar di antara jawaban lain yang salah. Dalam tes pilihan ganda yang lebih kompleks, semua jawaban bisa tampak serupa atau saling melengkapi. Dalam ini perlu mempersempit pilihan ganda dengan meninjau dasar pertanyaan.
3) Diversi (serangkaian informasi yang dirancang untuk mengubah perhatian) merupakan rangkaian informasi yang dirancang untuk mengalihkan perhatian kita dari dasar pertanyaan. Agar tetap fokus, Anda harus selalu kembali ke dasar pertanyaan. Berhati-hatilah pada kata-kata mutlak atau kata-kata dengan arti tetap, misalnya selalu, tidak pernah, tidak satu pun, hanya dan semua kata-kata yang bersifat mengecoh yang sebagian besar merupakan diversi. Kurang, lebih sedikit, kadang-kadang, tidak, kecuali merupakan contoh kata-kata di mana kita perlu berhenti memerika kembali.
Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban yang harus dipilih/ditebak. Mula-mula, abaikan jawaban yang Anda tahun salah. Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika Anda ragu karena ada hukuman pengurangan nilai. Soal sebab akibat. Dalam soal sebab akibat yang perlu diperhatikan adalah kalimat pernyatan dan alasan. Perhatikan pernyatan pertama apakah kalimat tersebut merupakan pernyataan yang benar atau salah. Untuk menjawab ini kita harus memahami konsep materi. Yang kedua kita harus mengetahui apakah pernyatan dan asalan menunjukan adanya hubungan sebab akibat.
b) Penyesuaian waktu
Seperti kita ketahui bersama bahwa rata-rata satu soal UM UGM harus dapat diselsaikan 2 menit, misalnya soal Saintek yang berjumlah 75 soal yang harus dikerjakan dengan waktu 150 menit. Apalagi dalam pengerjaan soal TPA yang berjumlah 60 soal harus dikerjakan dalam waktu 60 menit maka 1 soal adalah 1 menit tergolong speed test. Rasanya perlu trik untuk menghadapi soal UM UGM sehingga bisa cepat menyelsaikan banyak soal dengan tepat. Soal UM UGM terdiri dari 3 jenis, pertama adalah pilihan ganda, kedua pernyataan sebab akibat, dan yang terakhir adalah bentuk empat pernyataan jawaban (1), (2), (3), dan (4).

  • Pada bagian pertama, yakni pilihan ganda, rata-rata jawaban tersebar secara merata. Jawaban A, B, C, D, atau E memiliki kemungkinan yang sama sebagai jawaban yang benar seperti yang sudah dijelaskan diatas.
  • Bagian empat penyataan (1), (2), (3), dan (4) adalah sebagai berikut:  Bila kita yakin salah satu jawaban 1 dan 3 adalah BENAR atau SALAH: Perhatikan setiap jawaban 1 maka jawaban 3 juga ada. Artinya jawaban (1) dan (3) adalah jawaban paralel. Jika jawaban 1 benar, maka jawaban 3 otomatis benar. Begitu juga sebaliknya, jika jawaban 1 salah, maka jawaban 3 otomatis salah. Jadi kamu hanya perlu mengecek kebenaran salah satu diantara 1 atau 3. Jika 1 atau 3 ada yang benar, maka langsung periksa jawaban 4. Jika jawaban 4 benar, maka jawabanya pasti E. Jika jawaban 4 salah , maka periksa jawaban 2. Jika jawaban 2 benar, maka jawabannya A. tapi jika jawaban 2 salah, maka jawabannya pasti B. Terakhir, jika 1 dan 3 ada yang salah, maka langsung periksa jawaban 2. Jika jawaban 2 benar, maka jawabannya C. Tapi jika jawaban 2 salah, maka jawabannya pasti D.
c) Tes Kemampuan Potensi Akademik
Berlatihlah dengan banyak soal dan beragam serta perhatikan batasan waktu yang diberikan. Soal yang banyak dan beragam akan membuat anda lebih kenal dengan uji TPA. Batasan waktu berguna untuk memberikan batasan waktu pengerjaan. Dengan pembatasan waktu ini, kamu dapat mengerjakan soal dengan lebih cepat dan tepat. Soal-soal numerik (angka) dalam ujian TPA sering merupakan soal yang tidak menggunakan rumus rumit, karena hanya menggunakan logika penalaran. Logika berpikir yang baik akan membuat kamu lebih mudah untuk mengerjakan uji numerik. Konsentrasi penuh harus dilakukan saat mengerjakan ujian. Tanpa konsentrasi, soal yang sederhana menjadi sulit, apalagi yang sulit maka bisa jadi tidak terkerjakan. Kepanikan akan membuat energi terkuras dan ujung-ujungnya tidak bisa konsentrasi. 

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon