Pegunungan Afrika

Afrika bukan benua bergunung-gunung yang sebenarnya. Pegunungan lipatas Atlas di utara sesungguhnya bagian dari pegunungan Eropa Selatan yang terpotong oleh Laut Mediterania. Seluruh bagian timur Afrika adalah daerah pegunungan yang luas, yaitu Pegunungan Afrika Timur. Disini terdapat gunung-gunung api yang terkenal, seperti Gunung Kenya dan Gunung Kilimanjaro.

Dalam pembentukan benua ini terjadi perubahan geologis yang besar, yang berpusat di Afrika Timur. Disini lembah rift yang luas membagi dua benua itu, dari Mozambik ke Etiopia. Dalam beberapa juta tahun lagi benua ini akhirnya akan terpisah. Saat itu, laut akan mengairi rift, dan Afrika Timur akan menjadi pulau. Proses itu telah dimulai dengan Laut Merah  yang memisahkan Jazirah Arab dan dari benua itu. Waktu hal ini terjadi, kerak kontinental di sekitarnya naik dan menipis, dan menghasilkan pegunungan fault dan gunung-gunung api di Afrika Timur. Proses itu menaikan daerah tinggi di Ethiopia dan Pegunungan Mitumba di Zaire Timur, di sepanjang Lembah rift.  Pegunungan Drakensberg di sebelah tenggara adalah peninggalan peristiwa yang sama. Sekitar 180 juta tahun yang lalu, sebuah benua besar robek berkeping-keping yang menjadi Afrika, Antartika, India, Amerika Selatan, dan Australia.
Pegunungan Drakensberg: Pixabay
Kehidupan Alami
Daerah tinggi Afrika Timur membentang Naik dari savana luas dan berbukit-bukit, tempat kawanan zebra dan wildebeeste merumput. Pada ketinggian 1520 m padang rumput membaur ke dalam sabuk hutan gunung. Di hutan ini terdapat pinus sipres - hanya ada di Afrika - dan sedar. Disini tinggal macam tutul, gajah hutan, bongo, dan gorila yang lebih mencirikan hutan hujan daerah rendah Afrika Barat.  Pada sekitar 2400 m, hutan itu meningkat ke sabuk bambu. Disini hidup hewan yang lebih kecil: tikus mondok, landak hutan, dan kera.
Dan lebih tinggi
Bambu menipis pada sekitar 3050 m, dan tegalan menutupi lereng-lereng. Di lekukan-lekukan terdapat rawa dengan sejenis rumput terbatang padat dan sedikit perdu. Antelop disini lebih lebih kecil -- dulker merupakan contoh yang khas. Daerah tertinggi, di atas 4300 m, hanya ditumbuhi jenis yang tahan terhadap suhu malam hari yang sangat dingin. Bunga-bunga alpina dan rumput gunung berbatang padat tumbuh subur. Terdapat juga tumbuhan aneh seperti groundsel raksasa mirip tiang dan lobelia raksasa sampai setinggi 6 m.  Di ketinggian ini mamalia langka. Salah satunya ialah hiraks gunung, hewan kecil kerabat jauh gajah.
Pegunungan lain
Hewan Pegunungan Atlas, di utara lebih mirip hewan Eropa daripada hewan Afrika. Di antaranya ialah domba Barbari dan kera Barbari - kera berekor pendek yang hanya ada di Giblaltar, selain disini. Ibeks Nubia, kerabat ibeks Eropa, hidup di pegunungan Ethiopia di timur. Pegunungan Drankensberg memiliki pendaki gunung terampil, yaitu klipspringer. Antelop kecil ini hidup pada kreg. Sambil berlari ia dapat meloncati jurang sejauh 9 m.
Ibeks Nubia
Penduduk
Banyak wilayah Afrika yang kurang cocok bagi agrikultura. Banyak yang tertutup hutan tropis, padang rumput, atau gurun. Kebanyakan pertanian hanya di daerah dataran tinggi timur yang tanah serta iklimnya sesuai dengan agrikulutura. Tanaman pangannnya ialah jagung, tebu, dan buah-buahan. Kopi merupakan tanaman ekspor penting.  Disini masih ada suku primitif, Orang Hazda di Tanzania tinggal di daerah Danau Eyasi. Di musim hujan mereka berkumpul di lembah yang basah, tetapi di musim kering berpisah dalam kelompok kecil keluarga, masing-masing mencari makanan di gunung-gunung.  Didaerah berbukit Kenya ada usaha pandai besi paling sederhana. Orang Kikuyu menempa besi dari bijih yang terkandung dalam pasir sungai-sungai pegunungan. Suku Berber hidup di Pegunungan Atlas. Dengan unta, domba, dan kambingnya, mereka hidup sebagai peternak di lembah-lembah.
Kikuyu: source answerafrica

Belum ada Komentar untuk "Pegunungan Afrika"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel