Selasa, 18 September 2018

Cara Agar Anak Belajar Secara Teratur

Salah satu permasalahan yang sering membuat pusing orang tua adalah kesulitan dalam membimbing anak untuk belajar teratur. Si kecil yang harusnya banyak membaca untuk menunjang kecerdasannya malah berkalu sebaliknya, sehingga menyebabkan juga prestasi disekolah menurun. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya hal tersebut. Namun beberapa tips dibawah ini siapa tahu bisa menolong orang tua agar anaknya lebih teratur dalam belajar:

-Anda berdua dapat memanfaatkan waktu luang Anda untuk membaca berpasangan dengan anak atau membaca sendiri-sendiri. Kesempatan tersebut tidak harus menyita waktu yang banyak, cukuplah lima belas atau tiga puluh menit. Dan jangan cemas tentang topik yang dibaca anak Anda, khususnya pada saat dia baru mempelajari kebiasaan membaca. Doronglah dia untuk membaca jenis tulisan apapun yang menarik hatinya(walaupun itu bahasa asing sekalipun)

-Anda harus tahu pasti bahwa materi bacaan anak anak Anda menarik hatinya dan sesuai dengan umurnya. Untuk mendapatkan materi dengan kosakata yang cukup sederhana untuk jenis bacaan ringan, sering kali orang tua memberi materi dibawah umur anak dan kurang menarik bagi anak. Berbicang-bincanglah dengan guru atau penjaga perpustakaan tentang buku-buku yang "sangat diminati, kosakatanya lebih sederhana" demi anak Anda.

-Anda juga dapat membaca buku-buku yang merangsang kreativitas, komik, atau majalah sebagai oleh-oleh pada saat Anda pulang kerja atau ke toko atau berpergian daripada membawa pulang permen atau mainan. Ingatlah bahwa hadian berupa buku atau majalah itu demi hiburan anak Anda yang tujuannya membantu anak agar dapat memiliki motivasi, mau berlatih, dan meningkatkan kelancaran membaca.

-Bagi anak yang lebih besar,  National Geographic  merupakan sumber sangat berharga yang membahas (binantang-binatang dan kebudayaan-kebudayaan). Jika menontong acara tentang atlet atau presiden terkenal yang anak kagumi, dapatkan riwayat hidup atau data pribadi dari perpustakaan atau internet. Bisa jugan dengan menonton DVD atau pun streaming.

-Bertanyalah kepada anak Anda apakah dia memahami yang dia baca. Bahaslaha materi bacaan berdua dengan cara menyenangkan dan santai. Setelah Anda bertanya, Anda berdua akan mengetahui apakah anak Anda bisa memahami dan mengingat materi yang dibacanya. Jika tidak dapat, doronglah dia agar membaca ulang. Anak sering kali menemukan cara mereka sendiri untuk memahami dan mengingat kalau mereka di dorong untuk berbicara tentang yang dibacanya.

-Jadikanlah buku sebagai hadiah istimewa. Pada saat-saat khusus, ajaklah anak Anda ke toko buku dan biarkan dia memilih sebuah buku. Memberi hadian berbentuk buku mengungkapkan bahwa buku adalah sesuatu yang istimewa.

-Jadikan kegiatan membaca sebagai dari runititas keluarga Anda. Jika ada siklus yang sedang bermain di daerah Anda, misalnya, atau jika keluarga Anda merencanakan mengadakan wisata, bawaha buku-buku tentang topik-topik tersebut ke rumah. Semangat dan minat anak Anda untuk membaca tentang kejadian-kejadian itu akan menggebu, sebelum dan sesudahnya. Misalnya saat ke Taman Safari, Anda juga membawa buku tentang aneka satwa, dan saat ke Taman Buah Mekarsari, Anda membawa buku aneka buah-buahan. Sambil bermain, anak sekalian belajar dan membaca.

-Jadikan kegiatan membaca sebagai prioritas di dalam keluarga Anda. Beberapa anak dan keluarga-keluarga mereka memiliki banyak kegiatan (misalnya pramuka, les gitar, les menari, les bimbel) sehingga memiliki sedikit waktu tersisa untuk membaca. Kenyataannya, salah satu alasan yang paling sering dikemukakan mengapa anak-anak dan orang dewasa jarang membaca ialah sempitnya waktu. Jika Anda menginginkan anak Anda gemar membaca sebagai prioritas utama. Sisihkan selama satu hari untuk membaca. Cukup 5 - 10 menit sehari.

-Jika mungkin, mintalah anak Anda agar mengatur dan mengkategorikan fakta-fakta dan informasi. Misalnya, pada saat belajar Sejarah, dia dapat mengatur informasi ke dalam gagasan-gagasan, peristiwa-peristiwa, tokoh-tokoh dan tanggal-tanggal penting.

-Manfaatkan televisi atau video dari internet untuk mendorong minat anak Anda dalamm membaca. Ketika melihat sesuatu di laya yang menarik hatinya, doronglah dia untuk membacanya. Misalnya jika anak menyukain acara tentang ikan paus, berilah dia tulisan-tulisan yang membahas ikan paus.

-Manfaatkan surat kabar dan doronglah agar anak Anda membacanya. Jika Anda menemukan tulisan yang mungkin menarik hatinya (misalnya tulisan tentang Harimau di taman safari, artikel Liga Inggris, atau ulasan tentang foto konser band favoritnya), tunjukanlah kepada anak Anda dan mintalah dia agar membacanya.

-Pada saat belajar Matematika dan Fisika anak dapat mengatur rumus-rumus yang harus diingat, kaidah-kaidah yang harus diikuti, definisi-definisi yang harus dipahami, dan jenis-jenis masalah yang harus dipecahkan. Anda bisa membelikan atau mencarikan buku-buku yang menjelaskan rumus tersebut. Apalagi sekarang sudah banyak dijual buku komik belajar matematika dan fisika di toko buku. Lewat gambar anak akan lebih memahami proses dan lebih ingat. Selain itu, proses mengkategorikan rumus membuat anak mampu mengenal, memahami, dan mengingat informasi yang penting dan paham.

-Sebaiknya Anda selalu membaca majalah-majalah dan buku-buku secara teratur. Orang tua yang rajin membaca memberi contoh yang mempengaruhi kebiasaan anak.

Sumber: Teknik Membaca Efektif oleh Femi Olivia

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon