REVIEW ILMU KELAUTAN / OSEANOGRAFI (MARINE SCIENCE / OCEANOGRAPHY)

Deskripsi
Akhir-akhir ini kita semakin akrab dengan kata tsunami, gelombang badai, serta pemanasan global dan pengaruhnya terhadap kenaikan muka air laut. Tak kalah pentingnya adalah peristiwa tenggelamnya pulau-pulau kecil akibat kenaikan muka air laut. Sebagai orang awam, mungkin kita tidak mengetahui mengapa tsunami, gelombang badai, serta kenaikan muka air laut bias terjadi lalu bagaimana cara memprediksi dan meminimalisir dampaknya. Nah, hal-hal itu merupakan salah satu bidang yang akan dipelajari di program studi Ilmu Kelautan / Oseanografi. Ilmu Kelautan / Oseanografi adalah ilmu yang mempelajari fenomena fisis dan dinamis air laut mulai yang bersifat teoritik sampai dengan terapannya seperti studi dinamika pasang surut, arus laut, gelombang laut, interaksi laut-atmosfer, tsunami, organisme laut, dinamika ekosistem laut, lempeng dan geologi dasar laut, prediksi daerah upwelling untuk fishing ground, penggerusan dan pengendapan sedimen pantai hingga penyebaran tumpahan minyak dan polutan lainnya di laut, yang dapat diaplikasikan ke bidang-bidang lainnya seperti rekayasa, lingkungan, perikanan, manajemen pesisir, bencana laut dan mitigasi (pengelolaan dan pencegahan). Contohnya dalam bidang lingkungan, ahli oseanografi berperan dalam pengelolaan limbah yang dibuang ke laut. Dalam bidang energi, kita tahu bahwa cadangan energi dari sumber daya fosil kian menipis, dan oseanografi pun berperan dalam penelitian sumber daya alternatif seperti contohnya pasang surut laut, gelombang dan Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC). Dalam bidang industri makanan, kita tahu bahwa lahan pertanian di darat kian hari kian menyempit seiring pembangunan dimana-mana. Oseanografi punya solusi untuk itu. Oseanografi dapat melakukan eksplorasi sumber makanan yang berasal dari laut seperti misalnya ganggang. Atau dengan kata lain, prospek oseanografi sangat luas karena cakupan ilmunya dapat diaplikasikan ke berbagai bidang lainnya.
Apa yang Dipelajari ?
Pada proses perkuliahan, mahasiswa akan dibekali konsep-konsep dasar ilmu kelautan yang meliputi aspek fisika, kimia, biologi dan geologi serta dilengkapi dengan dasar-dasar dinamika laut serta survei dan pemetaan laut. Laut sebagai objek kajian ditinjau mulai dari sifat-sifat fisis dan kimia air laut, gerakannya berupa arus, gelombang dan pasang surut, sedimen dasar laut, revolusi lempeng tektonik (khususnya lempeng samudera), sampai dengan proses erosi dan sedimentasi daerah pantai. Seluruh ilmu-ilmu dasar seperti fisika, kimia, biologi, geologi dan matematika digunakan untuk dapat menerangkan proses alam yang terjadi di laut. Untuk mendukung proses perkuliahan, mahasiswa juga dibekali dengan kegiatan observasi lapangan, studi laboratorium, pemodelan dan simulasi komputer, serta aplikasi penginderaan jauh (remote sensing). Umumnya pengukuran parameter oseanografi dilakukan di laut menggunakan kapal riset. Di samping itu, pengukuran dapat juga dilakukan di laboratorium dengan bantuan model-model fisis atau hidrolika yang dibuat semirip mungkin dengan yang ada di lautan. Oseanografi masih terbagi dalam beberapa konsentrasi ilmu yaitu:
• Oseanografi Biologi (Marine Biology), mempelajari tumbuhan, hewan, dan mikroba lautan, serta interaksi ekologisnya dengan samudera. Di beberapa universitas luar negeri, ilmu ini berdiri sebagai program studi tersendiri.
• Oseanografi Kimia (Marine Chemistry), mempelajari kimia lautan dan interaksi kimiawinya dengan atmosfer.
• Oseanografi Geologi (Marine Geology), mempelajari geologi dasar samudera, termasuk tektonik lempeng dan paleoseanografi (sejarah samudera secara geologis).
• Oseanografi Fisik (Marine Physics), mempelajari atribut fisik lautan yang meliputi struktur suhu, salinitas, pencampuran, gelombang, pasang surut, dan arus.
Modal Utama
Memiliki penguasaan fisika, kimia, dan geografi yang bagus, memiliki ketahanan fisik yang kuat karena ada banyak praktikum dan kegiatan lapangan, dasar-dasar komputer yang memadai, dan terbiasa dengan air. Kemampuan renang juga menjadi nilai tambah di jurusan ini.
Prospek Karir
• Dosen di Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta di dalam dan luar negeri.
• Lembaga riset pemerintah atau swasta di dalam dan luar negeri, antara lain Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), BPPT, Pusat Penelitian Oseanografi, Pusat Pengembangan dan Penerapan Geologi Kelautan, LIPI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMG), Dinas Hidrografi – Oseanografi (TNI AL), Kementerian Pekerjaan Umum.
• Administrator Kelautan di pusat dan daerah.
• Pariwisata dan olahraga bahari.
• Industri migas dan mineral onshore/offshore (Pertamina dan Schlumberger).
• Industri perikanan dan bahari lainnya.
• Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kelautan dan Lingkungan.
• Konsultan Lingkungan.
• Electronic Data Processing dan Information Technology.
• Wirausaha.
• Perusahaan Survei Swasta Nasional dan Asing.
By : Davi $uk$e$

Belum ada Komentar untuk "REVIEW ILMU KELAUTAN / OSEANOGRAFI (MARINE SCIENCE / OCEANOGRAPHY)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel