Minggu, 03 Juni 2018

SBMPTN 2019 DIHAPUS, EFEKTIFKAH?

Tags

source: csuny.education
Pada tahun 2019 ada kejutan besar bagi siswa kelas 12 SMA nantinya. Tradisi penyelanggaraan ujian masuk PTN secara nasional sudah dihapuskan. Tes yang sudah berjalan selama puluhan tahun dan terus berganti nama dari tahun ketahun sudah ditiadakan pada tahun 2019. Hal ini sudah banyak diberitakan oleh media nasioanal salah satunya adalah viva.co.id dengan berita berjudul "Pemerintah Akan Hapus SBMPTN  Tahun Depan" 
(Format Ujian Masuk PTN Kedepan Format SAT klik disini)
VIVA – Sistem Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN yang selama ini digunakan untuk menjaring calon mahasiswa sedang dikaji ulang oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Pemerintah tengah menggodok sistem seleksi baru yang disebut Pusat Layanan Tes atau Test Center, yang dinilai bisa menjangkau lebih banyak siswa dari berbagai daerah "Harapannya saya begitu (tahun depan tidak ada SBMPTN). Hanya SNMPTN. Yang melalui test center harapan saya orang tidak bergantung pada saat sekarang selesai sekolah. Begitu masuk kelas tiga bisa lakukan seleksi, karena banyak anak pintar Indonesia dijaring di luar negeri. Bulan Desember sudah diterima di kampus sana," kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir, Jakarta, Jumat, 12 Januari 2018.

Dengan sistem baru ini Nasir berharap bukan hanya semua anak Indonesia yang berprestasi bisa mencicipi bangku perguruan tinggi, tapi juga menyelesaikan kebocoran soal yang selama ini kerap menjadi permasalahan.
"Kalau SBMPTN yang tulis, kita selama ini risiko sangat tinggi kebocoran soal, dan mata uji yang diberikan belum tentu yang dijaring pas. Yang kita lihat potensi, kemampuan seseorang," ujarnya.

Kelebihan lainnya dari sistem ini lainnya adalah diharapkan siapa pun siswa yang sudah duduk di bangku kelas tiga SMA bisa kapan saja mengikuti ujian sesuai jadwal yang sudah ditentukan yang dibuka sepanjang tahun.
"Iya (tidak ada lagi SBMPTN). Namanya seperti SBMPTN tapi sudah enggak ada. Nanti bentuknya beda," tuturnya. (ase)
Ada point penting yang ada dalam berita tersebut. 
Pertama SBMTPN akan digantikan dengan model test center dimana tes bisa dilakukan pada kelas 12 tanpa menunggu ia lulus terlebih dahulu. Model test center pun membuat siswa bisa melakukan test lebih dari sekali. Test Center pun tidak perlu datang ketempat ujian layaknya ujian SBMTPN yang diadakan setiap tahun. Test Center nantinya akan ada satu sentra layanan yang memiliki cabang. Untuk selengkapnya anda bisa baca berita dibawah
Terlihat kebijakan tersebut memberikan keluwesan bagi siswa untuk mempersiapkan dini memasuki PTN. Namun yang menjadi pertanyaannya adalah, apakah soal yang diujikan nantinya sama dengan dengan SBMPTN? Menurut dugaan saya kemungkinan besar sama karena tidak mudah merubah materi yang diujikan secara revolusioner. Adanya perubahan pun akan dilakukan secara perlahan-lahan dari tahun ke tahun. 
Kedua memperluas kesempatan anak berprestasi masuk kedalam PTN. Tentunya sudah menjadi rahasia umum bahwasannya Indonesia kehilangan banyak siswa pintarnya yang terserap dalam Perguruan Tinggi diluar. Tapi disini perlu dilihat bahwasannya Perguruan Tinggi dluar negeri menawarkan fasilitas yang lebih baik serta dana yang melimpah untuk riset. Berbeda halnya  dengan PTN kebanyakan yang berada di Indonesia.
Apakah test center akan efektif? Tentunya efektif atau tidak kita bisa melihat kedepannya nantinya. 
Salam sukses untuk kita semua

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon