Pasar Barang Berjangka (Bursa Komoditas)

Pasar barang berjangka adalah produk trading (perdagangan) yang memperdagangkan kontrak berjangka suatu komoditi dengan nominal tertentu. Nilai investasinya 10% dari nilai kontrak, keuntungan didapat dari pergerakan harga komoditi yang diperdagangkan dan keuntungan yang diperoleh  adalah keuntungan penuh (100%), serta kerugian yang mungkin terjadi bisa sebagian atau seluruh margin.
Sementara itu, yang dimaksud bursa komoditi adalah pasar di mana permintaan dan penawaran terjadi atas suatu barang berdasarkan contoh (monster) saja, sedangkan penyerahan dan pembayarannya didasarkan atas perjanjian yang telah disepakati sebelumnya.

Fungsi-fungsi bursa komoditi di antaranya:
a. sebagai tempat promosi produksi atau output hasil inovasi baru,
b. sebagai tempat memesan bagi para importir,
c. sebagai tempat untuk kegiatan ekspor impor barang hasil
produksi/barang jadi,
d. sebagai tempat untuk memasarkan komoditi, baik komoditi
dalam negeri maupun komoditi ekspor.

Pasar barang berjangka dapat diperoleh di kota-kota besar yang kegiatan perekonomian serta perdagangannya sangat kompleks. Contoh: PT Solid Gold Berjangka (bergerak di bursa
berjangka dan lembaga kliring), PT Asia Kapitalindo Komoditi Berjangka (bergerak di bidang perdagangan efek dan lembaga keuangan lainnya)

Keuntungan pasar barang berjangka/bursa komoditas
berjangka adalah sebagai berikut.
a. Mendorong peningkatan perdagangan barang dan perluasan ekspor.
b. Meningkatkan devisa negara.
c. Menyerap tenaga kerja.
d. Meningkatkan pendapatan masyarakat.

Adapun kelemahan dengan adanya pasar barang berjangka/
bursa komoditas berjangka adalah:
a. jika harga turun, akan menimbulkan devaluasi;
b. melimpahnya barang di pasar akan mengakibatkan harga
jualnya menurun.

0 Response to "Pasar Barang Berjangka (Bursa Komoditas)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel