Senin, 05 Maret 2018

Kekayaan Budaya Jepang

❂ Sejarah singkat bangsa Jepang
Jepang adalah negara kepulauan yang bertempat di lepas pantai sebelah utara daratan Asia. Peradaban Jepang awal dipelopori oleh suku asli bernama Ainu. Kepulauan Jepang hanya dipisahkan oleh Laut Timur dari daratan Asia yang masuk ke dalam wilayah Cina. Wilayah Jepang terdiri atas ribuan pulau kecil, dan empat pulau utama yang menjadi pusat peradaban Jepang: Honshu, Hokkaido, Kyushu, dan Shikoku.

Peradaban Jepang dimulai pada 300 SM. Suku Ainu memulai peradaban pertanian. Pada tahun 250 SM, barulah suku baru bernama Yayoi yang datang dari daratan Asia menguasai Jepang.Mereka sudah menguasai peradaban besi dan perunggu. Perubahan besar dialami oleh seorang pendeta perempuan bernama Himiko pada tahun 167 SM. Ia banyak membawa pemikiran dan teknologi dari Cina untuk dikembangkan di Jepang.

Kepercayaan asli masyarakat Jepang bernama Shinto. Kepercayaan tersebut menempatkan roh sebagai penggerak segala kehidupan. Dewa tertinggi mereka adalah dewa Matahari yang bernama Amaterasu. Pemimpin tertinggi Jepang dianggap keturunan dari Amaterasu.

Sejak abad 12 Masehi, peradaban Jepang bergolak karena perebutan kekuasaan. Tidak ada lagi penguasa tunggal di seluruh kepulauan Jepang. Bermunculan penguasa militer yang bernama Shogun. Para shogun didukung oleh bangsawan pemilik tanah yang disebut Daimyo. Kalangan Daimyo mempekerjakan prajurit berpedang yang kita kenal sampai sekarang dengan nama Samurai.
Pada periode 1500-an, tiga pemimpin militer besar Toyotomi Hideyoshi, Nobunaga Oda, dan Tokugawa Ieyasu saling berperang untuk menyatukan Jepang.

Pada akhirnya,Tokugawalahyangmemenangkanpertempuran tersebut. Jepang memiliki kembali pemimpin tunggal. Garis keturunan Tokugawa lantas menjadi kaisar-kaisar Jepang hingga sekarang.
Pada masa Kaisar Hirohito, Jepang memutuskan terlibat Perang Dunia II. Mereka mengalami kekalahan, ditambah lagi dua prefecture Hiroshima dan Nagasaki luluh lantak akibat bom atom yang dijatuhkan pesawat Amerika. Perekonomian Jepang langsung ikut hancur. Usai tahun 1945, Jepang yang kalah perang berusaha bangkit kembali. Mereka dengan rajin mempelajari teknologi Eropa dan Amerika.

Kini usaha mereka tidak sia-sia. Jepang adalah negara dengan tingkat perekonomian tertinggi ketiga sedunia. Kita banyak mengenal produk-produk elektronik yang berasal dari Jepang. Kalian pasti juga banyak mengendarai motor dan mobil asal Jepang. Jika kalian gemar memainkan Play station, jangan lupakan bahwa sebagian game komputer itu produk dari Jepang.
❂ Kuil Itsukhusima

Kuil Itsukhusima
Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kebudayaan Jepangmemiliki kepercayaan aslibernama Shinto. Banyak sekali peninggalan sejarah yang bernilai budaya tinggi yang berasal dari tradisi kepercayaan Shinto. Salah satu yang paling terkenal adalah Kuil Shinto yang dibangun di pulau Miyajima atau sering disebut oleh penduduk lokal sebagai Itsukhusima.

Kuil tersebut dibangun tepat di pinggir pantai. Beberapa bagian kuil bahkan memiliki fondasi yang ditanam di bawah air, untuk menghindari kerusakan ketika laut pasang. Bagian paling dramatis dari kuil tersebut adalah gerbang masuk kuil yang letaknya sudah berada di bibir pantai dan terendam air laut. Warnanya merah terang dan dimaksudkan sebagai gerbang untuk menyambut dewa Shinto yang menghuni laut bernama Dewi Mikoto.

Kuil itu pertama kali dibangun pada tahun 1168 Masehi. Banyak masalah muncul pada gerbang, karena bangunan tersebut sangat rentan dan terkena air laut terus menerus. Karena tanah di bawahnya sangat keropos dan terkena erosi, fondasi gerbang kuil yang biasa disebut Torii itu dibangun ulang atas perintah kaisar Jepang pada tahun 1875.

Jika air laut sedang surut, pengunjung kuil dapat berjalan lurus dalam jalan setapak samar-samar yang terletak antara gerbang hingga bagian depan kuil. Pemandangan paling indah justru muncul saat laut pasang. Karena gerbang itu seperti mengambang di tengah laut. Kini kuil Itshukusima menjadi salah satu situs pariwisata utama negara Jepang. Sama seperti kota kuno Nessebar, kuil ini dipilih oleh UNESCO sebagai peninggalan warisan dunia dan harus dilestarikan.
❂ Kastil Himeji

Dalam sejarah Jepang pada abad 12, pertempuran untuk mempersatukan Jepang berlangsung bertahun- tahun. Di balik perang, muncul banyak sekali peninggalan sejarah yang sangat luar biasa. Salah satunya adalah Kastil indah yang dibangun di puncak bukit, di daerah Hyogo. Kastil sekaligus benteng pertahanan dari serangan musuh itu dibangun pada tahun 1333 oleh bangsawan bernama Akamatsu Norimura, dan diberi nama Himeji.

Berturut kastil tersebut jatuh ke tangan Toyotomi Hideyoshi, lantas Tokugawa Ieyasu. Oleh Kaisar Jepang Tokugawa, Kastil Meiji diberikan kepada Ikeda Terumasa sebagai penghargaan atas bantuan Ikeda padanya pada perang penyatuan Jepang. Selama tahun 1601 hingga 1609, Ikeda membangun kembali kastil itu dan memperluasnya menjadi Kastil paling mewah dan paling indah di seantero Jepang.

Karena tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, namun juga benteng pertahanan di kala perang, Kastil Himeji terdiri dari 83 bangunan kecil yang terhubung melalui lorong dan jalan rahasia ke bangunan utama. Sistem pertahanan kastil itu sangat canggih pada masanya. Terdapat lubang rahasia di atap untuk menembakkan panah jika ada penyusup atau pencuri. Ada pula kolam-kolam yang di dalamnya terdapat jebakan mematikan. Walaupun berbahaya, kini Kastil Himeji sudah tidak memiliki satu pun jebakan aktif. Kastil ini dianggap sebagai contoh desain khas Jepang masa feodal, dan banyak ditiru arsitek Jepang hingga zaman sekarang. Pemandangannya pun sangat indah karena dari atas kastil kita dapat menyaksikan pemandangan seluruh kota Himeji yang berada di bawahnya. Terdapat pula bunga sakura di kebun-kebun kastil. Jika kalian nanti berkesempatan pergi ke Jepang, jangan lewatkan kesempatan berkunjung ke kastil Himeji yang indah.

ARTIKEL TERKAIT

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon