Selasa, 06 Februari 2018

Wine, Minuman Surga Sejak Dulu Kala

Loading...


Wine adalah minuman beralkohol yang terbuat dari fermentasi anggur spesies Vitis viniera atau buah-buahan lain. Karena adanya keseibangan kimia alami, anggur dapat berfermentasi tanpa tambahan gula, asam, enzim, air atau nutrisi lainnya. Dalam proses fermentasi, ragi akan mengkonsumsi kandungan gula dari anggur dan mengubahnya menjadi etanol serta karbon dioksida. Variasi yang berbeda dari jenis anggur dan ragi akan menghasilkan jenis wine yang berbeda.

Wine telah diproduksi selama ribuan tahun. Bukti terbaru menyatakan bahwa ditemukan sebuah kendi wine berumur 8000 tahun di Georgia. Jejak dari wine dapat juga terdapat di Iran setelah ditemukan kendi wine berusia 7000 tahun serta kilang wine berusia 6100 tahun di Armenia yang mana dianggap sebagai kilang wine pertama sejauh ini.

Minuman fermentasi anggur ini telah dikenal oleh masyarakat Cina dengan ditemukannya tembikar anggur berumur 9000 tahun di Cina bagian utara. Wine mulai merambah Balkan sejak 4500 sebelum masehi dan dikonsumsi masyarakat Yunani dan Romawi.

Kenapa di atas mimin bilang minuman surga? Karena selain rasanya yang enak, Bangsa Yunani . Romawi bahkan punya dewa wine & festival bernama Dyonisos atau Bacchus. Dalam agama Kristen juga disebutkan bahwa Yesus dapat mengubah air menjadi wine pada pernikahan di Qana. Dalam agama Islam pun juga disebutkan bahwa di surga terdapat sungai madu, sungai susu dan sungai wine. (No offense admin ga bermaksud menjelekkan agama & kepercayaan apapun).

Di Eropa abad pertengahan, setelah jatuhnya Romawi dan produksi wine skala besar untuk di-ekspor, Gereja menjadi pendukung setia anggur yang diperlukan untuk Misa. Bahkan banyak biara yang membuat wine sendiri.

Sultan Selim II (anak Sultan Suleyman & Hürrem Sultan), yang merupakan Sultan muslim Ottoman yang sangat menggemari wine. Ia bahkan menyerang Lepanto, Siprus untuk menguasai pasokan wine di sana.

Wine dibuat melalui fermentasi glukosa yang ada di dalam buah anggur. Untuk memisahkan cairan dengan alcohol dengan jalan proses penyulingan (bahasa kerennya distilasi), dengan prinsip bahwa titik didih air 100 C dan titi didih alcohol 80 C. Setelah itub cairan tersebut dipanaskan antara 80–100 C. dalam kondisi normal ragi akan bekerja dengan semua gula yang ada dalam anggur berubah menjadi alcohol.

Peragian dapat dihentikan sebelum gula habis dengan cara:

1. Menambah kadar alcohol ke dalam cairan tersebut, hingga mencapai kadar alcohol 10-15%

2. Menambah ragi asam sulfur ke dalam cairan untuk membius ragi

3. Menyaring dengan filter untuk mengeluarkan raginya

Ada beberapa jenis minuman anggur (wine) yaitu, Red Wine, White Wine, Rose Wine, Sparkling Wine, Sweet Wine, dan Fortified Wine:

1. Red Wine adalah wine yang dibuat dari anggur merah (red grapes). Beberapa jenis anggur merah yang terkenal di kalangan peminum wine di Indonesia adalah merlot, cabernet sauvignon, syrah/shiraz, dan pinot noir.

2. White Wine merupakan wine yang dibuat dari anggur putih (white grape). Beberapa jenis anggur putih yang terkenal di kalangan peminum wine di Indonesia adalah chardonnay, sauvignon blanc, semillon, riesling, dan chenin blanc.

3. Rose Wine yaitu wine yang berwarna merah muda atau merah jambu yang dibuat dari anggur merah namun dengan proses ekstraksi warna yang lebih singkat dibandingkan dengan proses pembuatan Red Wine. Di daerah Champagne, kata Rose Wine mengacu pada campuran antara White Wine dan Red Wine.

4. Sparkling Wine adalah wine yang mengandung cukup banyak gelembung karbon dioksida di dalamnya. Sparkling Wine yang paling terkenal adalah Champagne dari Prancis. Hanya Sparkling Wine yang dibuat dari anggur yang tumbuh di desa Champagne dan diproduksi di desa Champagne yang boleh disebut dan diberi label Champagne.

5. Sweet Wine adalah wine yang masih banyak mengandung gula sisa hasil fermentasi (residual sugar) sehingga membuat rasanya menjadi manis. Ini biasanya wine australia & banyak disukai orang Indonesia.

6. Fortified Wine adalah wine yang mengandung alkohol lebih tinggi dibandingkan dengan wine biasa (antara 15% hingga 20.5%). Kadar alkohol yang tinggi ini adalah hasil dari penambahan spirit pada proses pembuatannya.

Negara-negara pembuat wine terbanyak adalah: Perancis, Italia, Spanyol, Amerika Serikat, Argentina, Jerman, Australia, Afrika Selatan, Portugal, dan Chile.

Meskipun Indonesia bukan negara penghasil wine utama, Indonesia punya wine lokal. Salah satu wine lokal yang legendaris adalah anggur merah cap orang tua.

Ada yang pernah minum wine? Rasa apa yang kalian suka. Kalo mimin sih Kosher White Wine yang Moscatto atau Kosher Red Wine Syirah. Kosher Wine ini 0-5% alcohol aja.

Sumber: OA Historypedia Line

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon