Rabu, 28 Februari 2018

Tiga Zaman yang Mengawali Peradaban

❂ Zaman batu 

Homo Sapiens awal, seperti sudah dijelaskan sebelumnya, telah memanfaatkan batu sebagai alat bantu untuk berburu dan membangun tempat tinggal sederhana. Pada masa-masa batu masih sangat populer, manusia modern awal banyak menciptakan berbagai jenis peralatan hidup yang bahan dasarnya adalah batu, mulai dari palu, tombak, pisau, hingga mata panah. Sudah muncul juga karya seni berupa pahatan batu di zaman ini, salah satu contohnya adalah arca venus. Arca ini berupa sosok perempuan yang dipahat dari batu raksasa, ditemukan di wilayah Cekoslovakia dan berasal dari masa sekitar 25.000 tahun lalu.
Peralatan zaman batu
Sejarawan membagi masa manusia memanfaatkan batu sebagai fondasi peradaban, ke dalam tiga kategori zaman: Paleolitikum, Mesolitikum, dan Megalitikum.
Zaman yang disebut pertama kali, Paleolitikum merupakan zaman yang hadir sekitar dua juta tahun lalu, dimulai dari pemanfaatan batu oleh Homo Ergaster hingga manusia modern awal untuk gaya hidup berburu dan meramu. Pada masa Paleolitikum, manusia sudah mulai meruncingkan batu, sehingga menjadi tombak sederhana guna memburu hewan.
Akan tetapi, kehidupan menjadi sulit bagi manusia akibat adanya zaman es yang hadir akibat perubahan iklim yang ekstrem di bumi. Ketika akhirnya es mencair kurang lebih 12.000 tahun lalu, mulailah muncul periode zaman batu muda, yang sering disebut juga sebagai zaman Mesolitikum.

Di zaman inilah perubahan paling revolusioner pada zaman batu terjadi, ketika nenek moyang kita mulai menetap lalu mengolah tanah dan membuka lahan. Kejadian itu tercatat di temuan yang berhasil didapatkan arkeolog di wilayah Guangzhou Cina, di beberapa wilayah Amerika Latin, juga di Indonesia. Batu akhirnya banyak dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk bercocok tanam. Ditemukan pula artefak yang menunjukkan kombinasi kayu dan batu pipih yang dikikir dan berfungsi sebagai busur dan panah pada zaman ini.
Selang 2000 tahun kemudian muncul peradaban baru di berbagai wilayah dunia dengan ciri pemanfaatan batu-batu berukuran raksasa. Zaman ini dinamai sebagai zaman Batu Baru. Karena di zaman ini mulai banyak muncul menhir, suatu batu besar yang disusun berdiri, biasanya berjumlah tunggal kadang banyak, untuk beragam kepentingan, misalnya pemujaan roh atau untuk menghitung waktu, maka zaman batu baru juga sering disebut zaman Megalitikum (zaman Batu Besar).

❂ Zaman Perunggu

Alat zaman perunggu
Peradaban manusia makin berkembang akibat keberhasilan mereka menemukan bahan dasar logam, yang berkualitas lebih baik dan lebih awet dari batu. Diawali dari wilayah Turki yang tercatat menghasilkan logam tertua untuk ukiran dan kebutuhan lain yang berasal dari periode waktu 6000 SM. Selanjutnya, pada masa 4000 SM, manusia di wilayah Eropa dan Iran sudah banyak yang berprofesi sebagai pengrajin logam dan menciptakan kapak maupun tameng dari bahan tembaga. Tak hanya senjata-senjata untuk berperang, tembaga pada masa itu juga diolah menjadi perhiasan seperti gelang, cawan, hingga kalung dengan ukiran sebagaimana ditemukan di daerah Lille, Prancis. Banyak wilayah di Mesopotamia, Timur Tengah, di tahun 3500 SM yang sudah memiliki hasil karya logam yang bermacam-macam. Rupanya, manusia menemukan fakta bahwa pencampuran logam tembaga dan timah, akan menghasilkan perunggu, yang kualitasnya melebihi tembaga. Perunggu ditemukan di Cina sekitar 3000 SM. Pengetahuanpemanfaatanperungguakhirnyamenyebar ke India hingga Eropa, sekitar masa 1500 SM.
Perunggu jadi primadona karena dapat dilelehkan dan dicetak ke dalam bentuk apa pun sesuai kebutuhan. Satu hal yang juga penting untuk dicatat pada periode pemanfaatan perunggu adalah mulai munculnya perdagangan jarak jauh lintas wilayah yang dilakukan oleh manusia, karena bahan timah rupanya langka, dan tidak semua daerah memilikinya.

❂ Zaman Besi
Perdagangan timah ternyata tetap tidak mencukupi kebutuhan untuk menghasilkan perunggu di berbagai wilayah. Keadaan kembali berubah, karena penemuan bangsa Hittie di wilayah Anatolia (sekarang Turki) tahun 1200 SM. Mereka menemukan biji besi yang rupanya bisa diolah menjadi peralatan seperti logam lainnya. Pengetahuan untuk memanfaatkan besi tersebar ke banyak daerah mulai dari Asia hingga Eropa tengah.

Alat zaman besi
Karena besi mudah didapat, banyak orang biasa yang mampu membuat alat-alat untuk mendukung kerja pertanian seperti sabit dan kapak. Profesi pandai besi jadi pekerjaan primadona di banyak peradaban. Di Eropa, kelompok manusia yang terkenal pandai mengolah besi adalah bangsa Celtic. Karena keahliannya mengolah besi dan memanfaatkan senjata besi, di tahun 650 SM bangsa itu menguasai hampir seluruh Eropa Utara. Sementara di Asia, bangsa Cina tercatat sebagai bangsa yang mampu memproduksi besi cair dalam jumlah besar sejak tahun 600 SM. Afrika Selatan dan Timur juga mengenal peradaban besi tahun 400 SM, yang mana pengetahuan itu disebarkan oleh suku Nok.
Zaman Besi juga menandai pertumbuhan populasi manusia. Jumlah manusia semakin banyak, padahal lahan mulai menyempit. Terjadilah banyak peperangan memperebutkan lahan dengan memanfaatkan senjata dari olahan besi. Karena kemudahan mengolah biji besi, orang-orang miskin sekalipun mampu memiliki pedang sendiri. Banyak wilayah kemudian mendirikan benteng untuk perlindungan, akibat seringnya peperangan memperebutkan wilayah terjadi.

ARTIKEL TERKAIT

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon