Sastra Melayu Klasik


A. PENGERTIAN SASTRA MELAYU KLASIK

- Sastra Melayu Klasik merupakan sastra yang tumbuh dan berkembang pada masa masyarakat Melayu zaman dahulu.
- Di dalam karya sastra pada zaman Melayu Klasik ini, terdapat beberapa nilai moral, antara lain berisi ajaran untuk bersikap dan berbuat kepada orangtua, orang yang lebih muda, anggota keluarga, lawan, dan kawan. Dalam sastra Melayu Klasik juga disampaikan ajaran tentang ilmu pengetahuan, teknologi, negara, dan lain-lain.

B. JENIS SASTRA MELAYU KLASIK

Jenis sastra pada masa Melayu Klasik dibedakan menjadi dua bentuk, yaitu puisi dan prosa. Bentuk puisinya adalah pantun dan syair. Bentuk prosa meliputi cerita asal-usul (legenda), cerita binatang, cerita pelipur lara, cerita jenaka, dan cerita sejarah atau hikayat.
1. Cerita Asal-Usul (Legenda)
Cerita asal-usul merupakan cerita tentang asal mula terjadinya sesuatu. Cerita asal-usul terbagi atas ceita asal-usul dunia binatang, cerita asal-usul dunia tumbuhan, dan cerita asal-usul terjadinya suatu tempat.

2. Cerita Binatang (Fabel)
Cerita binatang merupakan cerita yang tokohnya berupa binatang. Dalam cerita binatang, digambarkan hewan dapat bertingkah laku seperti manusia. Cerita binatang penuh dengan sindiran dan nasihat.
3. Cerita Penglipur Lara
Cerita penglipur lara digunakan untuk menghibur hati yang sedih. Oleh karena itu, apa yang dikisahkan dalam cerita ini adalah hal-hal yang indah, penuh angan-angan, dan keajaiban. Contoh cerita penglipur lara adalah Hikayat Malin Dena dan Si Lumbut Mada.
4. Cerita Jenaka
Cerita jenaka merupakan cerita yang mengandung unsur humor di dalamnya. Contoh: Pak Belalang dan Lebai Malang.
5. Cerita Sejarah (Hikayat)
Hikayat merupakan cerita yang sumbernya berasal dari kisah-kisah kehidupan raja dan dewa. Contoh: Hikayat Banjar dan Hikayat Raja Pasai.

0 Response to "Sastra Melayu Klasik"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel