Rabu, 21 Februari 2018

Perang Dunia I

❂ Akibat persaingan negara-negara Eropa

Tank pada PD I
Memasuki periode 1900-an, negara-negara Eropa yang kuat saling bersaing. Industri Jerman, Inggris, Prancis, dan Belanda amat berkembang. Perselisihan antar negara tinggal tunggu waktu saja. Pada akhirnya pertikaian yang sudah diperkirakan banyak orang muncul juga ketika Pangeran Austria yang bernama Franz Ferdinand dibunuh oleh seorang Serbia tanggal 24 Juni 1914.

Austria merasa bahwa Serbia sengaja melakukannya dan mengumumkan perang. Rupanya perselisihan dua kerajaan kecil itu dimanfaatkan oleh negara-negara yang lebih kuat. Jerman yang ingin sekali menaklukkan Prancis yang selama periode 1800-an industrinya bersaing secara ketat dengan mereka, memutuskan untuk membantu Austria. Di lain pihak, kerajaan Rusia turut membantu Serbia karena mereka memiliki perjanjian untuk saling melindungi ketika salah satu diserang oleh negara lain. Prancis bersekutu dengan Rusia dan Serbia.

Perang yang awalnya melibatkan dua negara saja, segera menyebar ke seluruh Eropa. Jerman yang katanya hanya membantu Austria, malah menyerang Prancis dan menduduki negara itu. Tak puas berhasil menaklukkan Prancis, Jerman meneruskan serangan ke Belgia karena pangeran Belgia masih memiliki hubungan darah dengan anggota kerajaan Inggris, terpaksalah negara itu bergabung dalam perang dan melawan Jerman.
❂ Terlibatnya Amerika dan berakhirnya perang
Perang ini disebut sebagai perang dunia, padahal yang berperang sebetulnya hanya negara-negara Eropa saja. Akan tetapi, karena perjanjian antar negara, bangsa-bangsa non-Eropa terpaksa ikut serta. India misalnya, mereka merupakan koloni Inggris, sehingga wajib mengirimkan pasukan untuk membantu Inggris di medan perang.


Parit-parit PD I
Negara lain seperti Turki turut berperang, dengan alasan yang berbeda. Mereka membenci Rusia yang merebut wilayah-wilayah mereka semasa mereka jaya di bawah Kekaisaran Ottoman. Turki kemudian menjadi sekutu Jerman. Australia mengalami nasib serupa India. Sebagai koloni Inggris mereka juga wajib mengirimkan pasukan untuk membantu Inggris selama masa perang.

Amerika terlibat dalam perang dunia I melalui kisah yang cukup berbeda. Mereka mengumumkan sikap netral sewaktu masa awal perang terjadi. Akan tetapi, di lautan Atlantik, kapal selam Jerman yang dinamaiU-Boats menenggelamkan kapal dagang Amerika Serikat Lusitania pada tahun 1915. Segeralah Amerika mengirimkan pasukan mereka ke Eropa, bergabung dengan koalisi Inggris, Rusia, dan Serbia.

Pertempuran terjadi sebagian besar di Eropa. Termasuk juga wilayah Afrika Utara yang di sana terdapat koloni-koloni Prancis, Jerman, dan Belgia. Semua orang terkejut dengan kedahsyatan dan kerusakan yang ditimbulkan oleh perang yang mulanya dipicu oleh sengketa dua negara kecil itu. Kota-kota besar Eropa luluh lantak. Perekonomian ambruk. Hanya Amerika Serikat yang bisa mempertahankan perekonomiannya supaya tidak ambruk, seperti negara-negara Eropa. Selama tahun 1914-1918, periode berlangsungnya perang dunia I, sepuluh juta prajurit dari berbagai negara terbunuh.

Karena dikeroyok negara-negara Eropa sekutu Inggris dan Amerika, Jerman kalah telak. Turki yang niat awalnya sekadar ingin merebut wilayahnya kembali juga hancur akibat serangan Rusia. Di akhir perang, disepakatilah perjanjian Versailles yang berisi kewajiban negara yang kalah perang untuk mengganti ongkos kerugian perang. Keputusan itu memang terbukti membawa perdamaian sementara. Sayang, orang pada zaman itu tidak menyadari akibat perjanjian yang memberatkan Jerman itu akan menjadi sebab kemunculan Perang Dunia II.

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon