Minggu, 25 Februari 2018

Penyaliban Yesus dan Kemunculan Kristianitas

Loading...

❂ Mengapa ada kalender Masehi
Jika diperhatikan, dalam pembahasan awal ada tahun-tahun yang disebut Sebelum Masehi (SM) dan ada pula dinamai Masehi (M). Perbedaan sistem penanggalan tersebut berdasar pada perputaran bumi terhadap matahari. Titik mula untuk mengawali kalender Masehi adalah peristiwa penyaliban Yesus. Kalender Masehi sendiri umum digunakan di seluruh dunia.
❂ Awal kemunculan Yesus
Yesus adalah pendiri agama Kristen. Dalam agama Islam, nama Yesus dikenal sebagai Nabi Isa. Ia lahir di Bethlehem, sebuah kota kuno di wilayah Timur Tengah (kini wilayah Negara Israel). Kisah kelahirannya begitu fantastis, dikisahkan Yesus lahir dari rahim seorang perempuan yang masih perawan bernama Maria atau Maryam. Para ahli agama maupun peneliti berspekulasi jika dia pernah melakukan perjalanan ke India untuk mempelajari agama. Ketika telah dewasa, Yesus kembali ke daerah Yudea (saat itu wilayah Romawi), dan sudah menyebarkan ajaran agama.

Penyaliban Yesus
Berbeda dengan kepercayaan masyarakat Romawi saat itu yang menyembah banyak dewa, Yesus mengabarkan sebuah bentuk kepercayaan baru yang berakar dari tradisi agama Yahudi, bahwa hanya ada satu Tuhan yakni Allah. Kepercayaan baru tersebut mulai diikuti oleh banyak orang. Kabar tentang Yesus kemudian sampai pemimpin Romawi, Gubernur Pontius Pilatus. Sang Gubernur beranggapan ajaran bisa membahayakan dominasi Romawi. Pasukan Romawi kemudian menangkap Yesus dan menyalibnya di puncak bukit Golgotha. Penyaliban pada waktu itu merupakan cara pemerintahan Romawi menghukum orang-orang yang dianggap penjahat. Para penganut Yesus percaya, tertangkapnya Yesus karena pengkhianatan salah satu muridnya yang bernama Yudas Iskariot.

Walaupun Yesus meninggal saat penyaliban hari Jumat, ia telah bangkit kembali di hari Minggu yang disaksikan para muridnya, ia lantas naik ke surga. Peristiwa ini adalah fondasi kepercayaan Kristen sampai sekarang. Hari kelahiran Yesus, tanggal 25 Desember dirayakan sebagai hari Natal, kemudian Jumat Agung untuk mengenang penyaliban, dan Minggu Paskah merupakan penanda Yesus bangkit dari kematian.
❂ Dampak kelahiran agama Kristen
Sepeninggal Yesus, murid-muridnya gencar mengajarkan pengetahuan agama yang dahulu dikabarkan oleh Yesus. Sebuah kitab suci bernama Al- Kitab. Kitab suci ini berisi dua bagian, yakni Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Kehidupan para penganut Kristen pada masa awal kemunculannya tetap dianggap musuh oleh pemerintah Romawi sehingga mereka terus dikejar dan ditangkap. Namun, keadaan berubah pada

312 M, saat Raja Romawi, Konstantine, memutuskan untuk memeluk agama baru tersebut.
Di tahun 395 M, Kekaisaran Romawi pecah menjadi dua bagian, yaitu kerajaan Barat dan kerajaan Timur. Bersamaan dengan perpecahan itu, agama Kristen juga ikut menyesuaikan diri. Pemeluk Kristen yang bermukim di wilayah Romawi Timur mendirikan gereja Kristen Ortodok. Sementara mereka yang bermukim di wilayah barat, mendirikan Gereja Katolik yang berpusat di kota

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon