Kamis, 22 Februari 2018

Pembuangan Narapidana Inggris dan Kelahiran Australia

Loading...

❂ Pembuangan narapidana dari Inggris

Kedatangan orang Inggris di Botany Bay
Pada masa lalu, orang-orang di dunia menganggap benua Australia sebagai mitos. Pemikir Yunani menyebut keberadaan benua di sebelah selatan bumi itu sebagai “Terra Incognita Australis” artinya tanah impian di daerah selatan. Ekspedisi kapten James Cook, pelaut Inggris, membuktikan bahwa daratan di sebelah selatan bukanlah omong kosong. James Cook segera menamai daratan yang ia temukan Australia. Wilayah itu menjadi milik kerajaan Inggris.

Bersamaan dengan masa Australia ditemukan, Inggris sedang mengalami masalah kependudukan yang serius. Kota-kota besar Inggris seperti London ataupun Liverpool sangat padat penduduk. Banyak dari mereka yang miskin dan akhirnya menjadi pelaku kriminalitas. Para perempuan miskin juga banyak yang terpaksa menjadi pelacur karena tidak banyak pekerjaan tersedia di Inggris. Masalah kesehatan turut melonjak, karena orang-orang miskin tidak dapat hidup sehat dan mendapatkan makanan bergizi.

Pemerintah Inggris yang pusing, melihat penemuan benua Australia sebagai berkah untuk menyelesaikan masalah mereka. Diputuskanlah tahun 1788, untuk membuang para pelaku kriminalitas dan penduduk miskin ke benua baru. Pada pemberangkatan pertama, 11 kapal yang penuh berisi tahanan dan gelandangan menuju Australia. Rombongan itu sampai di teluk bernama Botany Bay. Daerah itu kelak dinamai Sydney. Selama 80 tahun berikutnya, sekitar 160.000 penjahat ataupun gelandangan dikirim ke Australia. Mereka diperintahkan membangun koloni dan berternak.
❂ Pertambahan penduduk akibat peternakan dan demam emas
Sejak tahun 1850 tidak hanya kriminil yang datang ke Australia. Ada juga kalangan pedagang yang menganggap Australia sebagai wilayah yang menjanjikan untuk menjalankan usaha. Sebagian besar para pendatang itu membuka peternakan. Australia perlahan-lahan mulai makmur. Walaupun demikian, yang maju hanya daerah pesisir, karena bagian tengah benua Australia berupa gurun pasir yang tidak bisa didiami. Melbourne merupakan kota pertama di Australia yang dibangun dengan gaya Eropa oleh para bekas narapidana Inggris yang menetap di sana.

Tahun 1851 emas ditemukan di daerah New South Wales, sebelah utara Australia. Berbondong-bondong orang Eropa datang ke Australia, berharap mendapatkan kekayaan mendadak dari emas. Dalam waktu sembilan tahun jumlah penduduk Australia menjadi 1,1 juta orang. Ketika demam emas berakhir, mulai muncul kesadaran dari para pendatang maupun bekas narapidana untuk mendapatkan kemerdekaan dari Inggris.
Perkembangan Australia dan hubungan dengan suku Aborigin
Orang Eropa memang yang pertama kali membangun daerah Australia. Akan tetapi, suku Aborigin adalah penduduk asli yang mendiami daerah tersebut. Mereka adalah suku yang hidup berpindah-pindah. Peradaban mereka ketika orang kulit putih datang baru sampai di tahapan zaman batu. Mereka percaya bahwa setiap tanah di Australia merupakan lahan nenek moyang
mereka. Masalah tanah ini yang memicu peperangan dengan pendatang kulit putih. Peperangan itu tentu saja berlangsung tidak imbang.

Pendatang kulit putih secara kejam membunuh mereka untuk merebut tanah dan menyulapnya menjadi lahan pertanian. Sentimen kemerdekaan sempat meredakan ketegangan antara penduduk kulit putih dengan suku aborigin. Tahun 1901, penduduk Australia melakukan jajak pendapat untuk kemerdekaan. Rupanya mereka tidak sepenuhnya ingin merdeka dari Inggris. Mereka memilih bergabung dengan serikat persemakmuran bentukan Inggris, dan mengakui ratu Inggris sebagai pemimpin mereka.

Sydney
Setelah urusan status kemerdekaan usai, persoalan dengan Aborigin masih berlangsung. Orang aborigin hidup tertindas dan sangat menyedihkan. Sampai pada tahun 1990-an, Australia yang berkembang menjadi salah satu negara maju di dunia sangat diskriminatif pada orang Aborigin.
Baru pada tahun 2009 lalu, Perdana Menteri kulit putih Australia, Kevin Rudd meminta maaf atas perlakuan pendatang kulit putih yang menyengsarakan orang Aborigin selama hampir dua abad.
Kini Australia merupakan negara di dunia satu- satunya yang wilayahnya mencakup satu benua sekaligus. Benua Australia merupakan benua terkecil dibandingkan benua lain seperti Asia atau Amerika. Akan tetapi, pemandangan alamnya sangat indah. Kota-kota Australia juga sangat maju seperti kota-kota Eropa. Kota paling padat adalah Sydney dan Melbourne. Dunia juga mengenal gedung opera Sydney sebagai bangunan modern yang bentuknya khas dan indah. Ibu kota Australia berada di Canberra, yang dibangun pada tahun 1927. Indonesia adalah tetangga dekat negara ini. Karena itulah, banyak pelajar Indonesia saat ini yang meneruskan pendidikan ke Australia.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon