Minggu, 11 Februari 2018

Paragraf

Paragraf adalah bagian karangan yang terdiri atas beberapa kalimat yang berkaitan secara utuh dan padu serta membentuk satu kesatuan pikiran.
Fungsi utama paragraf adalah menandai awal ide atau gagasan baru. Fungsi yang lain adalah sebagai pengembangan lebih lanjut tentang ide sebelumnya atau sebagai penegasan terhadap gagasan yang diungkapkan sebelumnya.
Paragraf sering disebut dengan istilah alinea.

A. UNSUR PARAGRAF

1. Gagasan Utama
- Gagasan utama adalah gagasan yang menjadi dasar pengembangan paragraf.
- Kalimat topik adalah kalimat yang merangkum gagasan secara menyeluruh dan mewakili kalimat-kalimat lain dalam sebuah paragraf.
2. Gagasan Penjelas
- Gagasan penjelas adalah gagasan yang berfungsi menjelaskan gagasan utama.
- Gagasan penjelas terdapat pada kalimat penjelas atau kalimat pengembang, yaitu kalimat yang menjelaskan kalimat utama.

B. SYARAT PARAGRAF

1. Kesatuan (Unity)
2. Kelengkapan (Completness)
3. Koherensi (Coherence)
4. Urutan Pikiran (Order)

C. CIRI PARAGRAF EFEKTIF

1. Hanya memiliki satu ide utama.
2. Memiliki keterangan atau penjelasan yang relatif lengkap tentang ide utama.
3. Menarik perhatian pembaca.
4. Terorganisasi dengan baik.

D. POLA PENGEMBANGAN PARAGRAF

1. Susunan Alami
Paragraf yang dikembangkan dengan susunan alami mengenal dua macam urutan.

· Urutan Ruang (Spasial)

Pembaca dibawa dari satu titik ke titik berikutnya dalam sebuah ruang, misalnya gambaran dari depan ke belakang, luar ke dalam, atas ke bawah, dan sebagainya.

· Urutan Waktu (Kronologis)

Pengembangan paragraf dengan urutan waktu menggambarkan urutan terjadinya peristiwa, perbuatan, atau tindakan.

2. Susunan Logis

· Klimaks dan Antiklimaks

- Jika gagasan disusun dari urutan yang paling sederhana menuju urutan kompleks, paragraf tersebut dikembangkan dengan cara klimaks.
- Jika gagasan disusun dari urutan paling kom- pleks menuju urutan yang paling sederhana, pengembangan paragraf tersebut mengguna- kan cara antiklimaks.

· Umum-Khusus atau Khusus-Umum

- Cara umum-khusus dilakukan dengan me- letakkan gagasan utama pada awal para- graf kemudian diikuti perincian-perincian. Menghasilkan paragraf deduktif.
- Cara khusus-umum dimulai dengan perincian- perincian dan diakhiri dengan gagasan utama. Menghasilkan paragraf induktif.

· Sebab-Akibat

Sebab berfungsi sebagai gagasan utama dan akibat sebagai gagasan penjelas.

· Definisi

Dilakukan dengan mengungkapkan definisi kemudian dikembangkan dengan pikiran-pikiran penjelas yang mendukungnya.

· Perbandingan dan Pertentangan

Dilakukan dengan membandingkan atau memper- tentangkan dua hal yang tingkatannya sama dan memiliki persamaan serta perbedaan.

· Klasifikasi

Dimulai dengan pengungkapan gagasan utama kemudian dikembangkan ke dalam kalimat-kalimat penjelas berupa klasifikasi dari gagasan utamanya.

· Contoh-contoh

Kalimat-kalimat penjelas yang digunakan dalam paragraf berupa contoh-contoh.

· Syarat-Hasil

Syarat-syarat tentang sesuatu disampaikan terlebih dahulu kemudian diikuti hasilnya jika syarat tersebut dipenuhi atau dilaksanakan.

E. JENIS PARAGRAF

1. Berdasarkan Letak Gagasan Utama

· Paragraf Deduktif

Paragraf deduktif adalah paragraf yang gagasan utamanya terletak di awal paragraf. Kalimat utama pada paragraf ini adalah kalimat topik. Kalimat kedua dan seterusnya merupakan kalimat penjelas.


· Paragraf Induktif

Paragraf induktif adalah paragraf yang letak gagasan utamanya di akhir paragraf. Macam- macam:
1) Analogi, yaitu menarik kesimpulan ber- dasarkan persamaan isi dengan sesuatu yang sudah dikenal.
2) Generalisasi, yaitu proses pengambilan kesimpulan dengan memberikan pernyataan yang bersifat khusus berupa perihal atau kejadian untuk mendapatkan simpulan yang bersifat umum.
3) Kausal, yaitu hubungan ketergantungan antara dua kalimat atau lebih, artinya suatu akibat akan terjadi jika ada sebab.

· Paragraf Campuran (Deduktif-Induktif)

Paragraf campuran adalah paragraf yang gagasan utamanya tersebar pada seluruh kalimat. Jenis paragraf ini terdapat pada karangan deskripsi dan narasi.
2. Berdasarkan Tujuannya

· Paragraf Deskripsi

Paragraf deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan sesuatu menurut pengalaman pancaindera manusia dengan tujuan agar pembaca seolah-olah melihat dan merasakan sendiri objek yang digambarkan.

· Paragraf Narasi

Paragraf narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian dengan tujuan pembaca seolah-olah mengalami kejadian yang diceritakan.

· Paragraf Argumentasi

Paragraf argumentasi adalah paragraf yang menyajikan suatu permasalahan dengan mengemukakan bukti-bukti dan alasan yang kuat agar pembaca meyakini kebenaran yang diungkapkan oleh penulis atau menyatakan persetujuannya.

· Paragraf Eksposisi

Paragraf eksposisi adalah paragraf yang memaparkan pengetahuan atau informasi dengan tujuan pembaca mendapatkan informasi dan pengetahuan sejelas-jelasnya. Untuk memperjelas pemaparan, dikemukakan pula data dan fakta.

· Paragraf Persuasi

Paragraf persuasi adalah paragraf yang bertujuan mempengaruhi pembaca dengan memberikan data sebagai penunjang, sehingga pembaca mengikuti pendapat yang dikemukakan penulis.

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon