Sabtu, 03 Februari 2018

Netralitas Swiss saat PD II, part 2 Pemboman Swiss oleh Sekutu

Loading...

Selama Perang Dunia II, wilayah udara Swiss dilanggar oleh kedua belah pihak. Selama pertempuran Prancis, AU Swiss menembak jatuh sebelas pesawat Jerman yang melanggar wilayah udara Swiss karena kehilangan tiga pesawat sebagai gantinya. Hal ini mengakibatkan ancaman sanksi dan pembalasan terhadap Jerman, dan pemerintah Swiss memutuskan untuk memerintahkan untuk berhenti mencegat pesawat asing yang masuk ke wilayah udara Swiss. Dengan pesawat sekutu dan poros yang bebas masuk ke wilayah udara Swiss, lebih dari tujuh ribu sirine alarm berbunyi di Swiss selama perang.

Pesawat Amerika dan Inggris membom Swiss sekitar 70 kali selama Perang Dunia II, membunuh 84 orang. Walaupun pemboman ini adalah sebuah kesalahan, beberapa sejarawan beranggapan bahwa Sekutu menginginkan untuk mengirim peringatan kepada Swiss karena bekerja sama dengan Jerman.

Schaffhausen
Pemboman Schaffhausen pada siang hari pada 1 April 1944 oleh United States Army Air Force (USAAF, Angkatan Udara AS) adalah yang paling serius dari semua insiden. Sekitar 50 B-24 Liberator dengan kekuatan yang besar salah mengidentifikasi Schaffhausen sebagai target mereka yang seharusnya menargetkan Ludwigshafen am Rhein dekat Mannheim (sekitar 235 km utara Schaffhausen), dan menjatuhkan enam puluh ton bom di kota tersebut. Meskipun sirine serangan udara terdengar, sirine serangan udara sudah sering terdengar tanpa serangan yang dirasakan oleh penduduk, dan banyak yang gagal berlindung. Sebanyak 40 orang tewas dan 270 orang terluka, dan sebagian besar kota hancur.

Pemerintah Swiss mendesak sekutu untuk sebuah penjelasan, penyelidikan sekutu terhadap insiden tersebut menemukan bahwa cuaca buruk menghancurkan formasi Amerika di atas Prancis, dan bahwa angin kencang yang hampir dua kali kecepatan dasar para pembom yang membingungkan navigator. Karena Schaffhausen berada di tepi kanan sisi utara sungai Rhein, kota ini dianggap sebagai kota Jerman. Pada Oktober 1944, 4 juta dolar dibayarkan sebagai kompensasi.

Stein am Rhein
Pada 22 Februari 1945, 13 serangan udara berlokasi di Stein am Rhein yang menerima kerusakan paling banyak. Tempat lain yang terkena adalah Taegerwilen, Rafz, dan Vals. 21 orang tewas dalam serangan ini.

Zurich dan Basel
Pada 4 Maret 1945, enam pembom AS B-24H membom Zurich dengan 12.5 ton bom berdaya ledak tinggi (HE) dan 12 ton bom pembakar (incendiary), menewaskan 5 orang. Target yang dimaksudkan adalah Aschaffenburg dekat Frankfurt am Main (290 km ke utara). Keenam pesawat pembom itu keluar dari jalur, dan kru-kru nya percaya kalau mereka membom Freiburg im Breisgau. Pada saat yang bersamaan, pembom lain menjatuhkan 12.5 ton bom HE dan 5 ton bom pembakar.

Serangan Lain
Selama 1940, serangan kecil terjadi di Geneva, Renens, Basel, dan Zurich yang dilakukan RAF. Pada 1 Oktober 1943, bom dijatuhkan USAAF di Samedan yang menyebabkan kerusakan properti. Pada 1944 serangan terjadi di Koblenz, Cornol, Niederweningen, dan Thayngen. Serangan pada 1945 terjadi dua kali di Chiasso. Basel dibom pada 4 Maret 1945. Serangan terakhir terjadi di Brusio pada 16 April 1945.

~Juutilainen
Sumber OA 20th Century History

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon