Kamis, 22 Februari 2018

Kemerdekaan Amerika Serikat

Loading...

Hingga tahun 1775, semakin banyak koloni bermunculan di Amerika Utara. Sebagian besar milik Inggris dan Prancis. Jumlahnya hingga tahun itu mencapai 13 koloni, total penduduknya sendiri 2,5 juta manusia. Tahun 1763, Inggris menang perang melawan Prancis dan menguasai mayoritas koloni di wilayah utara Amerika, hanya menyisakan Kanada untuk dimiliki oleh Prancis.

Gedung Parlemen Amerika
Kesalahan besar dilakukan oleh perdana menteri Inggris yang bernama Grenville. Sebelumnya lazim bagi penduduk daerah koloni membayar pajak yang dikirim ke Inggris atas hasil pertanian mereka. Tahun 1773, Greenvile mewajibkan semua daerah koloni Inggris di Amerika untuk membayar pajak baru komoditas teh. Beban hidup yang berat membuat para penduduk koloni menolaknya.

Dipimpin oleh George Washington, para penduduk koloni memulai perang untuk memerdekakan diri. Mereka merasa koloni Amerika pantas menjadi sebuah negara sendiri yang berdaulat. Akan tetapi, Inggris sebagai kerajaan induk menolak. Perang besar pun terjadi. Inggris takluk dalam perang yang menentukan di daerah bernama Lexington. Tahun 1781, Inggris akhirnya menyerah di daerah Yorktown, Virginia, dan mengizinkan Amerika menjadi negara yang berdaulat. Tahun 1789, George Washington yang memimpin para penduduk koloni berperang melawan Inggris, terpilih menjadi presiden pertama negara yang dinamai Amerika Serikat.
❂ Perkembangan Pesat Amerika Serikat

Liberty
Ketika merdeka, para pendiri negara Amerika Serikat membuat sebuah deklarasi kemerdekaan yang dianggap sebagai pernyataan penting yang menjadikan Amerika sebagai negara demokrasi pertama di dunia. Artinya, penduduk Amerika berkuasa penuh atas pemerintahan mereka, dan tidak lagi menjalankan sistem kerajaan yang menindas. Amerika juga mengembangkan konsep negara bagian. Artinya, setiap daerah bekas koloni bebas membentuk pemerintahan dan peraturan sendiri, tetapi harus tetap tunduk pada pemerintahan pusat yang letaknya di daerah Washington, ibu kota negara yang namanya merupakan penghormatan terhadap jenderal Washington.

Amerika membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi warga negara. Amerika akhirnya sangat multi etnis. Penduduk Irlandia merupakan bangsa yang pertama kali datang secara besar-besaran ketika kerajaan mereka dilanda kelaparan akibat gagal panen kentang. Tak lama banyak juga imigran Cina, Afrika, dan orang Amerika Latin. Kebanyakan datang sebagai pekerja dan budak.
Walau mengaku sebagai negara demokratis yang mengakui kebebasan setiap penduduknya, awalnya Amerika masih menerapkan perbudakan. Tahun 1860- an Amerika menghapuskan perbudakan. Keputusan itu menimbulkan perang saudara yang dimenangkan oleh negara bagian penentang perbudakan. Amerika juga punya sejarah kelam sebagai negara yang banyak membunuh penduduk asli yang disebut Indian. Pertikaian antar ras bahkan masih menjadi persoalan penting ketika Amerika masuk ke abad 20.

Amerika maju karena mereka mampu mengembangkan industri yang berbasis ekspor. Ketika terjadi perang dunia pada permulaan abad 20 misalnya, industri mereka malah semakin berkembang dengan memasok senjata ke Eropa. Amerika secara resmi tidak pernah menjajah, namun mereka lebih banyak melakukan penguasaan atas negara lain dalam bidang ekonomi. Kini, Amerika merupakan negara paling maju di muka bumi. Kota-kota besar negara itu seperti New York atau Los Angeles menjadi kota-kota paling penting di muka bumi. Kita juga banyak mengenal Amerika berkat industri perfilman yang disebut Hollywood. Kita pasti juga akrab dengan McDonald dan KFC. Itulah tanda pengaruh negara bernama Amerika di muka bumi.

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon