Senin, 26 Februari 2018

Inca yang Kaya

Loading...

❂ Peradaban dari dataran tinggi Peru
Penduduk awal dari peradaban Inca bermukim di pegunungan Andes, Amerika Selatan. Menurut legenda orang Inca, leluhur mereka yang pertama hidup di dekat danauTiticaca,sekarang Peru sebelah Selatan.Diceritakandalam legenda itu, adaseorang penguasa bernama Manco Capac. Ia memimpin rakyatnya, menaklukkan suku-suku lain. Sang Kaisar kemudian berpindah ke bagian utara
Peru di Lembah Cuzco. Daerah baru inilah Cuzco lantas menjadi ibu kota awal peradaban Inca.
❂ Berkembang menjadi kekaisaran yang besar
Pada tahun 1438 M muncul seorang kaisar bernama Pachacuti Inca Yupanqui atau Sapa Inca (Raja kaum Inca), ia dan anak laki-lakinya segera mengembangkan kerajaan Inca menjadi sebuah peradaban yang sangat besar hanya dalam waktu 50 tahun.

viracocha-gambar khas inca
Keunggulan bidang teknik dan militer adalah penyebab Kemaharajaan Inca mampu mendominasi Amerika Selatan pada waktu itu. Para prajurit Inca sangat disiplin dan masing-masing wajib memiliki kemampuan membunuh yang unggul, entah menggunakan tombak atau bahkan ketapel. Dari dataran tinggi Peru, kerajaan mereka membentang ke lembah-lembah yang subur, tanah pesisir, dan rimba-rimba yang luas. Diperkirakan, wilayah Inca ketika mencapai masa puncaknya meliputi Negara-negara yang sekarang bernama Peru, Ekuador, Bolivia, Cile, dan Argentina.
❂ Kemajuan teknologi bangsa Inca beserta Machu Picchu

Machu Picchu
Para arsitek Kerajaan Inca sudah mampu mendirikan bangunan-bangunanbesar dan luas hanyamengandalkan batu. Insinyur Inca membuat sebuah alat untuk mengangkut batu dari kayu dengan landaian beralas lumpur. Teknik bangunan tidak menggunakan bahan perekat bangunan seperti semen dan semacamnya. Balok batu dibuat sangat presisi dan akan rekat satu sama lain dengan sendirinya.

Kondisi Geografis berupa dataran tinggi di mana terdapat banyak jurang mengakibatkan masyarakat Inca membangun jembatan-jembatan. Orang Inca juga disinyalir bangsa pertama yang menerapkan teknologi terasering dalam bertani. Karena hambatan kondisi wilayah, masyarakat Inca bertani dengan cara membangun tembok bertingkat yang mengalirkan air dari ladang tinggi ke ladang yang lebih rendah. Persis seperti terasering yang kita kenal di Jawa.


Sistem persawahan Inca
Puncak keunggulan teknologi Inca, dapat kita saksikan lewat keberadaan Machu Picchu, yang dalam bahasa Inca artinya “Gunung Tua”. Letak kota ini di ketinggian 2.350 M di atas permukaan laut, 70 km barat laut ibu kota Cuzco. Kota ini dibangun tahun 1450 M, berupa kota yang mengelilingi kuil utama Intihuatana yang berfungsi menyembah dewa matahari. Terdapat ratusan rumah dan bangunan yang sudah memiliki teknologi plitur. Tahun 1911, reruntuhan di kota ini ditemukan, dan kini diakui oleh dunia sebagai salah satu dari bangunan Keajaiban Dunia.
❂ Takluk akibat Pizarro
Pengaruh Inca berangsur lenyap saat bangsa Spanyol yang memulai eksplorasi dunia baru. Tahun 1532, Fransisco Pizarro dan 180 prajuritnya mendarat di pesisir Peru. Karena berkulit putih, masyarakat Inca mengangap Pizarro sebagai dewa mereka yang paling utama, yakni Virachoa.
Mereka menyembah Pizarro, dan memberinya emas yang tingginya konon mampu memenuhi sebuah kamar. Tapi rupanya, Pizarro cukup licik, dan membunuh kaisar Inca saat itu. Berikutnya, para pendatang asal Eropa itu memperbudak bangsa Inca, dan mengangkut hampir seluruh kekayaan bangsa tersebut yang berupa emas dan perhiasan lain ke Spanyol. Bangsa Inca tersisa kemudian melarikan diri, hingga kini mereka masih melestarikan budaya Incan dan tersebar di berbagai negara di Amerika Selatan.

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon