Minggu, 18 Februari 2018

Cina yang Dahsyat

Sungai Yangtze
❂ Munculnya peradaban di Sungai Kuning
Sungai Yangtze (artinya “kuning”) di Benua Asia memiliki panjang sekitar 6.300 kilometer, membelah hampir seluruh daratan di bagian utara Asia. Di sepanjang wilayah yang dilewati oleh sungai Yangtze, muncul komunitas-komunitas pertanian. Para petani ini kemudian membentuk kebudayaan khas mereka sendiri, ia berkembang menjadi kerajaan.

Dalam legenda Cina disebutkan bahwa pada tahun 2679 SM, muncul seorang kaisar bernama Huang-Ti atau Kaisar Kuning. Sejarah baru mulai mencatat adanya peradaban di daerah tersebut, ketika pada periode 2.000 SM, kebudayaan tersebut sudah sering mengolah batu giok menjadi perhiasan yang menarik. Bangsa ini juga dikenal karena kemampuan mereka mengolah benang berkualitas tinggi dari liur ulat yang dinamai sutra.

Nama kerajaan Cina baru tercatat sejarah pada masa Dinasti Shang. Mereka merupakan keturunan Kaisar Shang yang mulai memerintah wilayah pinggir sungai Kuning pada tahun 1750 SM. Peradaban Cina pada masa Kaisar Shang berkuasa sudah mulai masuk pada zaman perunggu, ditandai dengan banyaknya artefak atau peninggalan sejarah dari bahan perunggu. Mulai bermunculan juga kota-kota penting yang menjadi metropolis kerajaan Cina, yaitu Anyang dan Zengzhou.
❂ Bangkitnya dinasti Zhou dan Qin


Tembok Besar Cina
Dinasti Shang mulai kehilangan kekuasaan pada tahun 1100 SM, saat sebuah kelompok suku Zhou menyerang mereka tiada henti. Pada tahun itu pula, suku Zhou menjadi dinasti baru di peradaban Cina. Berkat kegemaran suku ini berperang, kerajaan Cina semakin luas wilayahnya, tidak hanya di sekitar sungai Yangtze saja.

Sejarah mencatat bahwa teknologi besi menjadi sangat maju saat Dinasti ini berkuasa. Banyak juga mulai bermunculan pemikir kenegaraan maupun filsuf pada masa dinasti Zhou. Yang paling terkenal adalah Konfusius dengan ajaran moralnya, yang nantinya menjadi agama baru masyarakat Cina. Selain Konfusius, ada pula Lao-Tze yang mengarang sebuah buku bertajuk “Tao Te Ching” yang isinya menjelaskan tentang proses terciptanya alam, dan bagaimana alam ini bekerja. Tak lupa, pada masa dinasti Zhou, hadir seorang ahli hukum terkemuka yang bernama Shang Yang.

Cukup lama Dinasti Zhou berkuasa, namun akhirnya mereka digulingkan oleh sebuah keluarga bernama Qin padatahun 312 SM. Dinasti Qin, rupanya sangatmembenci para penganut agama Konfusius. Banyak ilmuwan yang mempelajari Konfusianisme dikubur hidup-hidup. Buku- buku karangan Konfusius juga dibakar.

Kekejaman terhadap penganut Konfusianisme itu terjadi saat seorangkaisar bernama Zheng berkuasa tahun 246 SM. Kaisar Zheng kemudian mengganti namanya menjadi Kaisar Shi Huangdi. Pada masa pemerintahan Shi Huangdi, tepatnya tahun 214 SM, dimulai proyek besar yang akan masuk menjadi salah satu keajaiban dunia saat ini, yaitu proyek Tembok Besar Cina. Alasan Kaisar Shi membangun tembok sepanjang 4.000 km tersebut adalah ancaman serangan dari para suku Nomaden di daerah utara kekaisarannya.
❂ Hadirnya pemikir besar Konfusius


Konfusius
Pada masa 2.500 tahun yang lalu di era dinasti Zhou, lahir seorang anak bernama Konfusius. Ia tumbuh di sebuah daerah bernama Lu, kini provinsi Shantung. Ketika beranjak dewasa, ia sudah mampu menguasai enam hal yang wajib diketahui oleh seorang dewasa di Cina, yaitu tata cara melaksanakan upacara agama, seni memanah, memainkan musik, menulis (membuat kaligrafi), membuat kereta perang, serta memanfaatkan aritmatika (atau ilmu hitung).

Berkat kecerdasannya, ia kemudian diangkat oleh Raja Lu sebagai seorang menteri. Sembari melaksanakan tugas-tugas kementeriannya, ia juga mengajar. Pemikirannya mengenai manusia sangat berpengaruh untuk banyak orang, hingga saat ini. Di antaranya adalah pemikiran beliau mengenai pentingnya pendidikan bagi seorang manusia, karena dengan pendidikan, dunia dapat menjadi tempat yang lebih baik.

Salah satu keyakinan lain Konfusius yang menarik adalah sikapnya yang sedikit memusuhi kekuasaan. Baginya, seorang calon pemimpin lebih baik diajari mengenai sejarah nenek moyang, belajar musik, atau memahami puisi, daripada dia selalu diajari untuk berkuasa. Raja Lu mulai tidak memanfaatkan jasa-jasa Konfusius, sehingga Konfusius akhirnya memilih menepi dari istana bersama murid-muridnya. Para murid itulah yang kemudian mengembangkan pemikiran Konfusius hingga menjadi sebuah agama asli bangsa Cina. Beliau akhirnya meninggal tahun 479 SM.
❂ Puncak kejayaan di era Dinasti Han
Halaman Istana Terlarang Masa Kini yang menjadi obyek Wisata di Beijing
Ketika kaisar Shi Huangdi mangkat tahun 210 SM, timbul perebutan kekuasaan di dalam tubuh kerajaan Cina. Seorang pemuda bersama komplotannya dari desa miskin bernama Liu Bang, berhasil mengambil alih ibu kota kerajaan di Xiangyang pada 202 SM. Ia kemudian memproklamirkan dirinya sebagai Kaisar baru, dan mengganti namanya menjadi Gaozu.

Masa Gaozu dan keturunannya disebut era dinasti Han. Kerajaan Cina mencapai masa kejayaan ketika dinasti Han berkuasa. Selain wilayah semakin luas, berbagai penemuan penting dan ilmu pengetahuan juga berkembangpesat, padamasa Han, ajarankonfusianisme. Pada tahun 165 SM, mulai diterapkan sebuah ujian untuk menyeleksi pegawai negeri yang hendak mengabdi pada kerajaan. Dinasti Han sendiri runtuh pada 200 M akibat intrik politik dalam kerajaan dan pemberontakan. Ditambah dengan serangan dari suku barbar dari Utara.
❂ Keunggulan teknologi dan budaya bangsa Cina


Mesiu China
Bangsa Cina rupanya memiliki peradaban yang sangat maju pada masanya. Mereka sudah menemukan gerobak tangan pada tahun 100 SM. Bahkan, pada masa 2.000 tahun yang lalu, mereka mampu membuat kompas magnet untuk menentukan arah yang terbuat dari perunggu berbentuk piring sendok. Jangan lupa, mereka juga bangsa yang pertama kali menemukan bubuk mesiu, yakni bahan pembuat petasan dan peralatan perang.

Kerajaan Cina jugalahyangpertama kali menciptakan mesin cetak pada abad 7 Masehi. Ilmu mekanika yang maju memungkinkan bangsa Cina membuat peralatan canggih, yang pada masa kini sudah layak disebut teknologi robot. Benda mekanik itu misalnya kereta dengan gigi roda, ataupun jam mekanik raksasa Khaifeng yang dibangun tahun 1090 M. Jika kalian penggemar olahraga sepakbola, berterima kasihlah pada bangsa Cina, karena mereka yang pertama kali memainkan permainan tersebut sejak 200 SM, dulu permainan ini disebut t’su chu.

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon