Kamis, 01 Februari 2018

8 Alasan Penting Merantau Demi Pendidikan Lebih Baik

Setelah menyelesaikan pendidikan di bangku SMA, wajarnya kamu akan melanjutkan pendidikan di bangku kuliah. Berbeda dari SMA, lokasi universitas kadang berada sangat jauh dari rumah — di luar kota hingga luar pulau. Kamu yang belum terbiasa hidup terpisah dari orangtua mungkin bisa ciut nyalinya. Khawatir sekaligus takut jika harus hidup sendiri, tanpa keluarga dan teman yang diandalkan selama ini.

Butuh soal saintek: Klik disini
Butuh Soal Soshum: Klik disini
Ebook Materi Saintek: Klik disini
Ebook Materi Soshum: Klik disini
Mau kumpulan soal stan dan pembahasan terlengkap klik disini

Kecemasan yang memenuhi rongga kepala pun beragam. Mulai dari cemas jika bosan tinggal sendirian di kost hingga takut bila tak bisa menahan rindu pada keluarga. Sebelum kecemasan itu melunturkan semangatmu untuk melanjutkan pendidikan di luar kota, 8 alasan ini akan meyakinkanmu bahwa merantau justru akan berperan penting bagi pembentukan karaktermu!

1. Dengan merantau, kamu dipaksa untuk bisa mengandalkan diri sendiri. Mulai dari mencuci baju sendiri hingga mengatur keuangan harus lihai kamu lakoni.

Nantinya ketika kamu memutuskan untuk merantau dan tinggal jauh dari orangtua, sebenarnya kamu sedang menempa diri supaya jadi makin baik ke depannya. Ketika memutuskan untuk tinggal jauh dari mereka, kamu sebenarnya sudah berani untuk berdiri di atas kaki sendiri.

Tak seperti ketika tinggal di rumah, saat berada di tanah rantau kamu tak lagi mengandalkan bantuan dari orangtua. Mulai dari urusan sepele seperti mencuci baju, mengatur menu makan, hingga mengatur keuangan sepenuhnya menjadi tanggung jawabmu sendiri.

2. Banyak bertemu dengan orang dari latar belakang yang berbeda akan membuka mata. Selain wawasan yang bertambah, kamu juga akan belajar budaya lain dari mereka.

Ketika hidup merantau, kamu tak hanya memaksa diri untuk belajar cara bertahan hidup. Nantinya di kota tempatmu menimba ilmu, kamu akan dipertemukan dengan banyak orang yang berasal dari ragam latar belakang budaya serta keluarga. Di sinilah kamu akan dipaksa untuk membuka mata dan memahami bahwa dunia ini berisi dengan keanekaragaman. Dari sini juga kamu akan belajar untuk menghargai keragaman budaya dan perbedaan sudut pandang yang ada.

3. Tinggal terpisah dari orangtua, kamu bisa menggunakan waktu sebebas-bebasnya. Di lain sisi, kamu pun belajar bertanggung jawab pada kebebasan ini.

Jika dulu orangtua selalu menjejalimu dengan teori mana yang baik dan yang benar, maka ketika tinggal sendiri adalah kesempatanmu untuk mempraktekannya. Di sini kamu bisa belajar langsung untuk memilah hal baik dan buruk. Kamu pun bisa bebas menggunakan waktu semaunya asalkan tetap bertanggung jawab terhadap diri sendiri. Tak apa jika kamu ingin nongkrong dan pulang tengah malam, yang penting kamu sanggup menjaga diri dan memelihara nama baik keluarga.

4. Ilmu yang kamu dapat tak hanya dari bangku kuliah saja. Tapi juga ilmu bertahan hidup saat kepepet dan jauh dari keluarga.

Seperti kata pepatah sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di luar kota sebenarnya akan membawa dua manfaat sekaligus untukmu. Kamu tak hanya mendapat teori sebatas di bangku kuliah saja. Namun, skill untuk bertahan hidup secara tanpa sadar juga akan kamu kuasai dengan sendirinya.

    Duit tipis padahal masih tengah bulan? –> mulai mengandalkan mie, mengencangkan ikat pinggang

    Butuh hiburan tapi nggak punya banyak uang? –> Jalan-jalan ke tempat gratis, festival seni, sampai nonton film di kamar doang…

5. Jalinan yang ada di antara dirimu dan kawan-kawan bisa dikatakan istimewa. Mereka tak sekedar teman, namun juga keluarga

Hubunganmu bersama dengan kawan-kawan di tanah rantau akan terasa istimewa. Jalinan yang ada di antara kalian tak sesederhana jalinan pertemanan biasa. Kalian tak hanya menghabiskan waktu di saat suka saja, melainkan kalian juga saling membantu di saat susah. Misalnya saja ketika di tanggal tua dan uang kiriman belum juga datang atau ketika salah satu di antara kalian ada yang jatuh sakit. Sungguh, tak hanya memainkan peran sebagai seorang kawan, kalian saling ada dan merawat seperti keluarga.

6. Justru banyak orang jatuh cinta pada kampungnya saat mereka sedang tidak berada di sana. Dengan merantau, uniknya kamu jadi lebih tahu dan sayang pada kampung halamanmu.

Ketika kamu tinggal jauh dari kota tempat asalmu, tanpa disadari kamu juga jadi lebih menyayangi kampung halamanmu. Bertemu dengan banyak kawan yang berbeda suku dan budaya justru akan membuatmu tetap bangga dengan daerah asal. Bahkan, ketika kalian saling bertukar cerita mengenai kekhasan daerah asal mulai dari makanan hingga obyek wisata, tanpa disadari kamu ikut merasa bangga terhadap kampung halamanmu.

7. Di akhir hari, kamu akan lebih menghargai hubungan dengan orangtua serta keluarga. Jarak akan memperkuat rasa cinta untuk mereka.

Jarak memang mampu mempertebal rasa sayang kepada keluarga. Dengan tinggal jauh dari mereka, kamu baru bisa menyadari bahwa selama ini mereka sangat berarti untukmu. Apabila dulu kamu sering meremehkan sayur hingga tempe goreng buatan ibu maka saat tinggal jauh dari rumah, masakan ibulah yang justru paling membuatmu rindu.

Gangguan menyebalkan dari adik maupun kakak pun akan menjadi hal yang paling kamu harapkan ketika kamu sedang berada di kamar kos sendiri. Selain lebih menghargai kebiasaan kecil serta membuatmu makin cinta pada mereka, kamu juga akan lebih menghargai waktu kumpul keluarga bersama.

8. Ketika nantinya kamu sukses menjadi sarjana, kamu tak hanya siap terjun ke dunia kerja — namun juga bertualang dengan ilmu bertahan hidup yang sudah dipunya.

Nanti ketika kamu telah berhasil menyelesaikan studi dan menjadi sarjana, ilmu yang kamu punya tak hanya sebatas teori di bangku kuliah saja. Ya, kamu tak hanya siap terjun ke dunia kerja berbekal dengan ilmu yang telah tuntas dipelajari. Namun, kamu juga siap berpetualang berbekal dengan skill bertahan hidup yang sudah fasih kamu dalami selama kamu pergi merantau.

Jadi, masih merasa ragu untuk melanjutkan pendidikan di luar kota?

Hipwee

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon