Rabu, 03 Januari 2018

Operasi Arc Light


Operasi Arc Light berlangsung pada tahun 1965 hingga 1973 di Vietnam dengan dalih menghancurkan basis tentara vietnam utara serta jalur suplai mereka, Operasi ini merupakan operasi pengeboman lewat udara dengan menggunakan (kebanyakan) Pesawat Pembom B-52.

Sebelumnya, pada tahun 1964 Intelejen AS mendeteksi unit-unit pasukan vietnam utara yang beroperasi di Republik Vietnam (Vietnam Selatan), AS kemudian mencari cara untuk melawan pasukan vietnam utara tersebut, akhirnya terdapat usulan bahwa terdapat konsep operasi militer yang bersandar pada mobilitas udara dan kekuatan udara.

Setelah Perang Dunia Kedua berakhir, banyak negara yang mulai mengadopsi peran pesawat pembom berat dalam kekuatan militer mereka, tak terkecuali AS. Angkatan Udara AS menyadari bahwa medan yang ada di Asia Tenggara yang kurang lebih adalah Hutan cocok untuk persembunyian markas musuh, oleh karena itu AU - AS membutuhkan alat tempur strategis yang mempunyai daya ledak yang tinggi dan dipilihlah Pesawat Pembom B-52 dalam operasi - operasi di wilayah Asia Tenggara.

18 Juni 1965, sebanyak 27 pesawat pembom berangkat dari Andersen Air Force Base menuju markas vietnam utara, dalam misi ini AS kehilangan 3 pesawat pembomnya. Operasi Arc Light sementara dihentikan ketika terdapat gencatan senjata dan dilanjutkan kembali pada 1972 ketika Presiden Nixon memerintahkan pengeboman terhadap Vietnam Utara.

Operasi Arc Light berakhir pada 15 Agustus 1973, selama operasi ini berlangsung AS kehilangan 31 pesawat B-52.

sumber: 20th Century History

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon