Selasa, 05 Desember 2017

Winston Churchill, tokoh besar sepanjang sejarah Inggris

Sir Winston Leonard Spencer-Churchill lahir tanggal 30 November 1874 di Oxfordshire, Inggris dari keluarga bangsawan. Masa sekolah Churhill diwarnai dengan prestasi yang buruk hingga akhirnya dia didaftarkan ke akademi militer dan bergabung dalam resimen kavaleri yang membuatnya menjelajahin berbagai tempat di dunia seperti Kuba dan India. Selama karir militernya dia juga aktif menulis dan menjadi jurnalis perang untuk surat kabar The Pioneer dan Daily Telegraph dan pada 1897 Churchill menulis buku pertamanya yang berjudul The Story of the Malakand Field Force. Kemudian pada 1899 Churchill mengundurkan diri dari dunia militer dan menjadi penulis.

Pekerjaan pertamanya setelah keluar dari militer adalah menjadi koresponden untuk surat kabar The Morning dimana Churchill mengabarkan tentang di Perang Boer Kedua di Afrika Selatan. Churchill terjun ke dunia politik pada 1900 ketika dia terpilih sebagai anggota parlemen untuk Oldham dari Partai Konservatif kemudian pada 1904 dia pindah ke Partai Liberal. Dan saat menjabat di Dewan Perdagangan tahun 1908, Churchill melakukan berbagai reformasi kebijakan terhadap para buruh.

Tahun 1911 Churchill bertugas sebagai Kepala Angkatan Laut Britania Raya dimana dia bertugas membentuk staf AL guna menghadapi agresivitas AL Kekaisaran Jerman. Pada 1915 Churchill memutuskan kembali ke dunia militer dengan bergabung ke resimen Royal Scots Fusilier dan bertugas di Prancis. Namun kali ini karir militernya tidak berlangsung lama, pada 1916 Churchill kembali ke ranah politik. Pada 1924 Churchill menjabat sebagai Chancellor of Exchequer namun saat pemilu 1929 Churchill tidak mendapat kursi di parlemen sehingga dia vakum dari dunia politik.

Tahun 1938 Churchill mengkritik Perdana Menteri Neville Chamberlain yang membiarkan Nazi mencaplok tetangganya Austria dan Cekoslovakia dan pada 3 September 1939 ketika Inggris mendeklarasikan perang terhadap Nazi Jerman, Churchill menjabat sebagai kepala staf Angkatan Laut Inggris dan anggota kabine perang Inggris. Pada 10 Mei 1940, Churchill menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris menggantikan PM Neville Chamberlain yang mengundurkan diri.

Ketika Jerman melancarkan agresinya ke Belgia, Belanda, dan Prancis hingga akhirnya Inggris harus berjuang sendiri melawan Hitler, Churchill dengan cepat membentuk kabinet dari koalisi Partai Buruh, Liberal, dan Konsevatif dan pada bulan Juni 1940 Churchill berpidato di hadapan House of Common dimana dia memperingati bahwa "Pertempuran Britania" akan segera dimulai.

Churchill pun mencari bantuan dengan menjalin hubungan aliansi dengan Amerika Serikat dan Uni Soviet dan pada Maret 1941, Inggris mendapat bantuan peralatan perang dari Amerika. Akhirnya perang berakhir dengan menyerahnya Jerman pada 7 Mei 1945 namun ditahun yang sama Churchill kalah dalam pemilu sehingga masa jabatannya pun selesai.

Pemilu tahun 1951 mengantarkannya kembali ke posisi Perdana Menteri. Selama masa jabatannya Churchill disibukan dengan urusan luar negeri dimana dia mengurusi pemberontakan komunis di Malaya, pemberontakan Mau Mau di Afrika, hingga Perang Korea.

Penghargaan Nobel Sastra diraih Churchill pada 15 Oktober 1953 sebagai ganjaran atas deretan karya tulis yang dilahirkan dari tangannya, termasuk beberapa novel. Dan di tahun itu pula, ia mulai terserang penyakit stroke serius dan resmi pensiun meletakkan jabatan Perdana Menteri pada 1955. Meski demikian, Churchill tetap menjadi anggota parlemen sampai 1964. Churchill wafat pada 24 Januari 1965 di usia 90 tahun dan dimakamkan bersama orang tuanya di dekat Istana Blenheim tempat Churchill dilahirkan.

sumber: OA Historypedia Line

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon