Kamis, 21 Desember 2017

Tips Sukses Lolos 99% SNMPTN 2018!


Lolos SNMPTN 2018 bukanlah perkara mudah. Perlu persiapan matang sedari dini, dan jangan hanya mengandalkan faktor keberuntungan semata. Jumlah pesaingmu di SNMPTN 2018 bukan sekedar seribu atau dua ribu orang saja, melainkan puluhan ribu dan dari berbagai wilayah serta memiliki berbagai kemampuan di berbagai bidang.

Dari puluhan ribu pendaftar, bisa jadi hanya 10 persennya saja yang diterima. Sisanya? Harus mengikuti seleksi selanjutnya seperti SBMPTN maupun Seleksi Mandiri 2018.

Lantas, bagaimana cara sukses atau tips sukses lolos SNMPTN 2018? Nah, berikut beberapa poin yang bisa kamu perhatikan.
    Gali Informasi Kapan Pelaksanaan SNMPTN 2018 
Pertama, kamu harus memperdalam informasi terkait jadwal pelaksanaan SNMPTN 2018. Gunanya untuk mengatur jadwal kapan kamu harus mempersiapkan program studi apa yang akan diambil, berkas-berkas yang harus dikumpulkan, kapan pendaftaran dimulai dan tahap-tahap apa saja yang akan dilewati.

Meski jadwal pelaksanaan SNMPTN 2018 belum keluar, namun berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, SNMPTN dilaksanakan pada awal tahun. Perkiraan akan dibuka pada bulan Januari – Februari 2018. Setelah tahu kapan perkiraan dibukanya SNMPTN 2018 maka kamu dapat mempersiapkan dokumen-dokumen pendukung serta ketentuan dasar SNMPTN 2018.

    Simak Ketentuan Dasar SNMPTN 
    SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan menggunakan rapor semester satu sampai dengan semester 5 lima bagi SMA/SMK/MA atau sederajat dengan masa belajar tiga tahun atau semester satu sampai dengan semester tujuh bagi SMK dengan masa belajar empat tahun, serta portofolio akademik.
    Hanya lulusan tahun 2018 yang boleh mendaftar. 
    Siswa yang berhak ikut SNMPTN 2018 adalah siswa yang memiliki Nomor Induk Siswa nasional (NISN), memiliki prestasi unggul dan rekam jejak prestasi akademik di PDSS.
    Memiliki prestasi unggul yaitu calon peserta masuk peringkat terbaik di sekolah, dengan ketentuan berdasarkan akreditasi sekolah (peraturan tahun 2017) sebagai berikut:
Akreditasi A, 50 persen terbaik di sekolahnya;
Akreditasi B, 30 persen terbaik di sekolahnya;
Akreditasi C, 10 persen terbaik di sekolahnya;
Belum terakreditasi, 5 persen terbaik di sekolahnya.

*Pemeringkatan dilakukan oleh Panitia Pusat.

    Memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN (dapat dilihat pada laman PTN bersangkutan).
    Perhatikan Nilai Rapor Sesuai Jurusan 
Karena penilaian SNMPTN 2018 menggunakan nilai rapor dari semester satu sampai lima, maka jauh-jauh hari kamu harus mempersiapkan nilai-nilai rapor sesuai jurusan yang kamu ambil. Tidak semua nilai rapor jadi pertimbangan, hanya nilai-nilai tertentu saja yang akan dinilai oleh tim SNMPTN. Nilai tersebut yang akan menentukan kamu layak mendaftar SNMPTN atau tidak. Jadi jangan heran, walaupun nilai rapormu lebih tinggi dibandingkan temanmu, tapi dia diizinkan mendaftar SNMPTN 2018. Bisa jadi, nilai rapornya sesuai dengan klasifikasi penilaian SNMPTN.

Berikut penilaian rapor berdasarkan jurusan:
Jurusan IPA: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika, dan Biologi.
Jurusan IPS: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi.
Jurusan Bahasa: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Antropologi, dan salah satu Bahasa Asing.
SMK: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Kompetensi Keahlian (Teori Kejuruan dan Praktek Kejuruan).
    Jumlah Pilihan PTN dan Program Studi 
    Pendaftar dapat memilih sebanyak-banyaknya dua PTN. Apabila memilih dua PTN, maka salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya, apabila memilih satu PTN, maka PTN yang dipilih dapat berada di provinsi mana pun.
    Pendaftar dapat memilih sebanyak-banyaknya tiga program studi dengan ketentuan satu PTN maksimal dua program studi.
    Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan. 
    Siswa SMK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan dan ditentukan oleh masing-masing PTN.
    Jika ada, lampirkan sertifikat atau bukti penghargaan pendukung yang relevan dengan program studi yang akan kamu ambil. Misalkan mendaftar program studi Akuntansi, lampirkan sertifikat ikut serta olimpiade atau lomba tingkat regional bahkan nasional. Jika mengambil program studi olahraga, lampirkan sertifikat kejuaraan lomba olahraga.

Begitu juga program studi Seni.

    Pendaftar yang memilih program studi di dua PTN, jika tidak lulus di PTN 1 maka akan diseleksi di PTN 2 berdasar urutan prodi dan ketersediaan daya tampung.

Ngga bisa ikut SNMPTN yuu download perlengkapan tempur SBMPTN dibawah ini

Kisi kisi Sbmptn 2018 klik disini
Butuh soal saintek: Klik disini
Butuh Soal Soshum: Klik disini
Ebook Materi Saintek: Klik disini
Ebook Materi Soshum: Klik disini

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon