Sabtu, 02 Desember 2017

Presiden Jokowi Minta Penerimaan Mahasiswa PTN Dibatasi

Tags
Loading...

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku setuju dengan usulan yang disampaikan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) ‎agar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) membatasi penerimaan mahasiswa baru setiap tahunnya.

Menurut dia, PTN harus lebih fokus dalam melakukan kegiatan perkuliahan guna mencetak ‎sarjana-sarjana yang mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lainnya yang ada di dunia.

"Saya setuju PTN memang harus dibatasi. Saya lebih senang kalau perguruan tinggi itu fokus tidak semuanya diambil semuanya," kata Jokowi saat menutup acara Rembug Nasional APTISI di Universitas Esa Unggul, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, baru-baru ini.

Jokowi meminta agar PTN yang ada di Indonesia tidak lagi memiliki jumlah mahasiswa hingga puluhan ribu. Dengan begitu, PTN akan lebih selektif dalam melakukan ‎perekrutan hingga fokus dalam melakukan kegiatan perkuliahan.

"(Ini) mahasiswanya diambil semuanya, ada yang perguruan tinggi negeri mahasiswanya lebih dari 30 ribu hingg 40 ribu," terangnya.

Dalam menutup kegiatan tersebut, Kepala Negara mengaku ‎telah berbincang singkat dengan Menristekdikti M. Nasir agar langsung meminta PTN membatasi penerimaan mahasiswanya. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun memastikan bahwa Kemristekdikti akan siap menjalankan perintahnya tersebut.

‎"Saya tadi sudah berbisik-bisi ke Pak Menristekdikti, langsung batasi (saja). Dan juga sudah dijawab, benar Pak saya laksanakan. Kita tunggu saja menterinya nanti bergerak kapan," ucap Jokowi.

sumber: okezone.com

Apakah anda setuju atas pernyataan presiden? Pendidikan adalah hak setiap anak bangsa. Saya pribadi sendiri memilih berkuliah di PTN karena biaya yang terjangkau. Jika saya berkuliah di PTS orang tua saya tidak akan mampu membiayai kuliah saya dan adik saya disana. Biaya kuliah di PTS bagi sebagian orang tidak terjangkau sama sekali. Bahkan PTS terkenal kerap kali menghabiskan uang puluhan juta atau malah ratusan juta. Belum lagi di era sekarang pendidikan bukan jaminan kebebasan finansial di masa yang akan datang. Teringat omongan dosen saya 'Yang pasti sekarang ini adalah ketidakpastian'


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon