Sabtu, 23 Desember 2017

10 Pilihan Jurusan Kuliah Untuk Kamu Yang Punya Passion Di Bidang Kesehatan

Tags
Loading...

Siapa di sini yang punya passion di bidang kesehatan?

Bisa dipastikan kamu yang punya tujuan mulia untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat punya cita-cita ingin menjadi Dokter sedari kecil. Little did you all know kalau ternyata tujuan mulia tersebut nggak hanya bisa dicapai oleh para Dokter aja, hihihi.

Bidang kesehatan sesungguhnya jauh lebih luas dari bayangan kamu seputar rumah sakit yang penuh dengan Dokter dan Perawat. Banyak hal-hal lain di luar itu yang dapat menunjang kesehatan masyarakat, mulai dari administrasi, teknologi, sampai produk komplementer seperti tenaga penyuluhan dan obat-obatan. Semuanya tentu nggak bisa kamu dapatkan dari jurusan Ilmu Kedokteran aja, karena cakupan tersebut terbagi dalam berbagai jurusan lain di bidang kesehatan yang jauh lebih spesifik.

Kisi kisi Sbmptn 2018 klik disini
Butuh soal saintek: Klik disini
Butuh Soal Soshum: Klik disini
Ebook Materi Saintek: Klik disini
Ebook Materi Soshum: Klik disini

Eniwei, jurusan-jurusan di bawah ini bukan semacam jurusan “pelarian” kalau kamu nggak berhasil tembus kuliah di jurusan Ilmu Kedokteran, ya, gaes. Jurusan-jurusan ini penuh dengan pengetahuan mengenai kesehatan yang lebih terperinci dan memiliki prospek karier yang nggak kalah gemilang. Cekidot!

1. Farmasi‍  
Jurusan Farmasi adalah jurusan yang berhubungan erat dengan obat-obatan dan ilmu pendukung lainnya. Disini, kamu bakal belajar untuk mengenali struktur senyawa obat dan cara sintesisnya, kemudian mengolahnya menjadi obat yang layak dikonsumsi agar bisa membuat, mencampur, meracik, melakukan formulasi, mengidentifikasi, mengombinasi, menganalisis, dan menciptakan obat yang memenuhi standar kualitas dan kelayakan.

Kamu cocok masuk jurusan ini kalau kamu: menyukai pelajaran Kimia dan Biologi, serta menaruh minat besar pada perkembangan dunia dan industri obat-obatan.

Prospek kerja lulusan jurusan ini meliputi: Farmasi‍, Dokter Pengobatan Preventif‍, Analis Kontrol Kualitas ‍.

Kamu tahu, nggak, kalau jurusan Farmasi menempati urutan ke-2 sebagai jurusan kelompok saintek dengan tingkat persaingan masuk terberat untuk SBMPTN tahun 2015 lalu? Kalau kamu tertarik dengan jurusan satu ini, simak juga serba serbi pilihan konsentrasi yang ada di jurusan Farmasi serta pengalaman Anggun yang berprofesi sebagai seorang Pharmacy Manager.

2. Ilmu Gizi‍ 
Jurusan Ilmu Gizi mendalami tentang hubungan antara makanan yang diasup dengan kesehatan tubuh yang dihasilkan oleh gizi tersebut. Secara lebih spesifik, jurusan ini mempelajari keterkaitan gizi dengan kesehatan, pertumbuhan manusia, dan produktivitasnya, hubungan gizi dengan asektor pertanian, ekonomi dan sosial budaya, serta kualitas manusia.

Kamu cocok masuk jurusan ini kalau kamu: memiliki kemampuan persuasi yang baik dan rasa kepedulian yang tinggi terhadap sesama.

Prospek kerja lulusan jurusan ini meliputi: Ahli Diet dan Nutrisi‍, Konselor Rehabilitasi (Rehabilitation Counselors)‍.

Agar kamu makin mantap untuk memilih jurusan Gizi, jangan lupa ulik seputar jurusan Ilmu Gizi lewat cerita Irna yang berprofesi sebagai Ahli Diet dan Nutrisi, ya!
3. Nutrisi dan Teknologi Pangan‍  
Jurusan Nutrisi dan Teknologi Pangan adalah jurusan yang mempelajari tentang produksi makanan dan memastikan makanan yang diproduksi aman untuk dikonsumsi dan memenuhi kebutuhan gizi konsumer. Selain itu jurusan Nutrisi dan Teknologi Pangan turut mempelajari efek sosial dari makananan yang kita konsumsi,termasuk bagaimana makananan mempengaruhi ekonomi, psikologi dan kultur kita.

Kamu cocok masuk jurusan ini kalau kamu: memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap sesama dan tertarik pada perkembangan teknologi dan industri pangan.

Prospek kerja lulusan jurusan ini meliputi: Peneliti dan Ahli Teknologi Pangan‍, Manager Pertanian dan Peternakan‍.

Nah, daripada galau mau ngambil jurusan ini atau nggak, ada baiknya kamu baca dulu artikel mengenai 4 miskonsepsi paling umum mengenai jurusan Teknologi Pangan berikut ini.
4. Kebidanan‍  
Jurusan Kebidanan sih, aslinya nggak jauh beda dengan jurusan Keperawatan, tapi disni kamu secara khusus akan mempelajari teori dan keterampilan merawat wanita terutama ibu, bayi yang baru lahir, dan balita. Yep, untuk bisa menjadi seorang bidan yang berkualitas kamu harus bisa menguasai semua ilmu tentang kesehatan, terutama yang berkaitan dengan siklus hidup perempuan.

Kamu cocok masuk jurusan ini kalau kamu: senang menekuni ilmu keperawatan, ingin membantu pengembangan kesehatan perempuan terutama di daerah berkembang.

Prospek kerja lulusan jurusan ini meliputi: Bidan‍, Spesialis Perawat Klinis‍.

Ingin tahu serba serbi dan bagaimana rasanya bekerja menjadi seorang Bidan? Simak kisah Rika Susan yang memiliki profesi ini dulu, deh!
5. Administrasi dan Kebijakan Kesehatan 
Jurusan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK) mengkaji kondisi kesehatan masyarakat berdasarkan data, informasi kesehatan dan indikator kesehatan masyarakat untuk pengambilan keputusan dibidang administrasi kesehatan. Bisa ditebak kalau kamu bakal banyak terjun ke lapangan dan melakukan riset kesehatan dan dapat mengambil keputusan dalam menindaklanjuti suatu kondisi kesehatan suatu lingkungan.

Kamu cocok masuk jurusan ini kalau kamu: menyenangi pembelajaran yang diiringi dengan praktek, punya kepedulian besar terhadap perkembangan kesehatan di Indonesia.

Prospek kerja lulusan jurusan ini meliputi: Ahli Epidemiologi‍, Manager Layanan Medis dan Kesehatan‍, Koordinator Riset Klinis‍.
6. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)‍ 
Jurusan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah jurusan yang mempelajari bahaya dan resiko yang ada di tempat kerja ataupun proyek. Jurusan ini mempelajari bagaimana menangani bahaya yang ada di tempat kerja serta pencegahannya dengan tujuan untuk meminimalisir kecelakaan kerja serta resiko lainnya yang dapat terjadi di tempat proyek ataupun tempat kerja.

Kamu cocok masuk jurusan ini kalau kamu: gemar kerja lapangan, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, memiliki minat dalam bidang konstruksi.

Prospek kerja lulusan jurusan ini meliputi: Ahli Kesehatan dan Keselamatan Kerja ‍, Spesialis Kesehatan dan Keselamatan Kerja ‍, Pengawas dan Penyelidik Kebakaran‍.

Karena Indonesia merupakan negara berkembang dimana pembangunan akan selalu terjadi di kota-kota besar, setiap proyek pembangunan dibutuhkan minimal 1 orang konsultan K3, which is peluang kerjanya tergolong besar. Mau tahu gimana rasanya jadi seorang Health, Safety and Environment (HSE) Supervisor? Baca cerita pengalaman Didik Mustakim di sini.
7. Fisioterapi‍  
Jurusan Fisioterapi tergolong jurusan yang masih asing di telinga masyarakat Indonesia. Jurusan ini adalah cabang dari jurusan Ilmu Kedokteran yang spesifik mempelajari tentang fungsi gerak tubuh manusia mulai dari cara gerak hingga bentuk otot, sendi serta tulang. Selain itu, di fisioterapi kamu juga akan mendalami tentang gerak tubuh manusia serta organ tubuh yang berperan di dalamnya.

Kamu cocok masuk jurusan ini kalau kamu: menyukai pelajaran biologi, terutama mengenai dunia anatomi tubuh manusia.

Prospek kerja lulusan jurusan ini meliputi: Dokter Pengobatan Fisik dan Rehabilitasi‍, Terapis Pekerjaan‍‍.
8. Ilmu Keolahragaan‍ 
Jurusan Ilmu Keolahragaan mempelajari dasar-dasar ilmu keolahragaan yang meliputi kinesiologi, biomekanika, kesehatan, fisiologi, sosiologi, dan sejarah olahraga. Dasar-dasar ilmu kedokteran yang mempelajari anatomi, fisiologi, biokimia, fisioterapi olahraga, obat dan doping, serta biofisika. Dan yang terakhir adalah keterampilan keolahragaan yang meliputi banyak jenis olah raga seperti atletik, aerobik, renang, voli, pencak silat, dan lain sebagainya.

Kamu cocok masuk jurusan ini kalau kamu: senang dengan dunia olahraga, mengutamakan kebugaran sebagai tindakan preventif terhadap berbagai masalah kesehatan.

Prospek kerja lulusan jurusan ini meliputi: Pelatih dan Pemandu Olahraga‍, Terapis Fisik‍, Manajer Kebugaran dan Kesehatan‍.
9. Kedokteran Hewan‍ 
Jurusan Ilmu Kedokteran Hewan mempelajari seluk beluk kesehatan hewan. Mereka belajar tentang manajemen peternakan, pengenalan penyakit pada hewan besar dan kecil, unggas, dan hewan peliharaan. Jurusan ini cukup unik, kamu akan belajar tentang berbagai macam satwa, dan cukup menantang, karena kamu bisa memahami karakter dan cara penanganan medis masing-masing hewan secara utuh.

Kamu cocok masuk jurusan ini kalau kamu: peduli terhadap kelestarian satwa, kesehatan manusia serta makhluk hidup lain yang dapat mempengaruhinya.

Prospek kerja lulusan jurusan ini meliputi: Dokter Hewan (Veterinarians)‍, Peneliti Hewan‍, Ahli Ilmu Hewan dan Satwa Liar‍.

Biar kamu makin paham sama jurusan ini dan prospeknya, cek dulu, deh, pengalaman Wangi Wiji yang sudah menjalani profesi sebagai Dokter Hewan. Siapa tahu bisa menjawab kegindah gulanaan hati kamu! Hihihi.
10. Radiologi‍  
Sama halnya seperti jurusan Fisioterapi, jurusan Radiologi juga tergolong jurusan yang “nggak popular”. Jurusan ini lebih dikenal dengan nama Radiodiagnosis dan Radioterapi, yang menitikberatkan pembelajaran pada pemindaian dan diagnosis bagian dalam tubuh manusia dengan menggunakan sinar X, baik berupa gelombang elektromagnetik atau gelombang mekanik. Dengan kemajuan teknologi kedokteran yang lebih modern, radiologi tak hanya menggunakan sinar X, tapi ultasonik seperti ultranonography (USG) dan magentic resonance imaging (MRI).

Kamu cocok masuk jurusan ini kalau kamu: senang berhitung, memiliki ketelitian yang tinggi, serta tertarik dengan teknologi kesehatan dan perkembangannya.

Prospek kerja lulusan jurusan ini meliputi: Ahli Teknologi Pengobatan Nuklir‍, Terapis Radiasi‍, Konselor Genetis‍.

sumber: Youthmanualdotcom


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon