Minggu, 01 Oktober 2017

Pertempuran Kastil Itter

Pertempuran ini terjadi di Desa Itter, Tyrol Utara, Austria, tepatnya di Kastil Itter itu sendiri. Terjadi pada tanggal 5 Mei 1945, di hari-hari terakhir Teater PD II Eropa.

  Pasukan 23rd Tank Battalion dari 12th Armoured Division, Korps ke-21 Amerika Serikat yang dipimpin Kapten John C. "Jack" Lee Jr., beberapa personil pasukan Heer, seorang Opsir Waffen-SS, dan tawanan perang Free French bertahan di Kastil ini dari serangan yang dilancarkan oleh Divisi Panzergrenadier SS ke-17 hingga akhirnya datang pasukan bantuan dari Infantry Regiment ke-142 Amerika Serikat, Divisi ke-36 Korps XXI.

  Tawanan Prancis yang ada adalah seorang perdana menteri, beberapa jendral dan seorang petenis. Kemungkinan perang ini adalah satu-satunya perang dimana Jerman dan Amerika bertempur dalam sisi yang sama. Banyak orang yang mengatakan bahwa perang ini adalah perang yang paling aneh selama Perang Dunia II.

  Lee berhasil memimpin Batalion Tank ke-23 melewati Prancis, mempenetrasi Jerman hingga pada hari-hari akhir perang, memasuki Tyrol Austria. Pagi hari 4 Mei 1945, Lee berada di tank M4 nya yang diberi nama "Besotten Jenny" yang terparkir di bukit rendah di tepi selatan sungai Inn menghadap desa Kufstein, 3 mil dari perbatasan Jerman. Desa Kufstein sendiri berhasil dibersihkan dari beberapa defender dan roadblock Jerman hari sebelumnya.

  Disana dia mendapat penyerahan dari pasukan pimpinan Gangl, karena saat itu Gangl butuh bantuan untuk melindungi desa dari pasukan SS. Dia tahu benar bahwa para loyalis Nazi pasti akan menembak siapapun yang mengibarkan bendera putih tanda menyerah atau bendera Austria. Mereka juga akan menembak mati para pria dewasa yang diduga akan menjadi deserter. Ketika pasukan Lee didatangi utusan Gangl dan Gangl sendiri, mereka mendapat permintaan pertolongan untuk membantu pasukan Gangl, Lee pun mendapat izin dari HQ dan segera membantu pasukan Gangl.

  Lee sebenarnya ingin meninggalkan 2 tank untuk berjaga-jaga, tetapi kenyataannya dia butuh satu lagi untuk menjaga jembatan yang perlu diseberangi, karena jembatan tersebut terlalu lemah untuk dilewati konvoi. Konvoi ini terdiri dari 14 tentara Amerika, Gangl, driver, dan 1 truk yang membawa 10 kru artileri Jerman. 6 km dari kastil, mereka mengalahkan beberapa troop SS yang sedang mencoba membangun penghalang jalan.

  Saat itu juga, tawanan Prancis meminta seorang opsir SS Kurt-Siegfried Schrader untuk ikut menahan serangan musuh. Ketika pasukan Lee datang, para tawanan menyambut mereka dengan hangat tetapi juga kecewa karena jumlah bantuan hanya sedikit. Lee memposisikan "Besotten Jenny" di pintu utama.

  Para tawanan diminta berlindung, tetapi mereka tetap berada diluar bersama tentara Amerika-Jerman lain untuk angkat senjata. Malam harinya, kehadiran pasukan pengintai yang bertugas mencari titik lemah kastil mengganggu para defender.

  Maka keesokan harinya, acara dimulai. 100-150 personil Waffen-SS menyerang kastil. Sebelumnya, Gangl menghubungi Alois Mayr, pemimpin pasukan milisi Austria di Wörgl untuk meminta bantuan. Bantuan yang dikirim pun akhirnya hanya 2 orang tambahan Heer dan seorang anak muda Austria Hans Waltl yang dengan segera menuju ke kastil. Dalam pertempuran, M4 "Besotten Jenny" dihancurkan meriam 88 mm Jerman. Tembakan gencar dari pasukan SS dibalas dari dalam kastil, bahkan para tawanan ikut membalas serangan SS. Beberapa pasukan SS juga lari menuju kastil karena tank M4 berhasil dilumpuhkan.

  Tembakan gencar pasukan SS masih terjadi dan membunuh beberapa pasukan Wehrmacht dan melukai yang lainnya. Major Gangl sendiri mati oleh sniper SS, mendorong Lee untuk mencari posisi 88mm dari atap observation point.

  Saat itu juga, Major John Kramers dan pasukannya dari Innsbruck sampai di jembatan dekat Worgl. Dari posisi tersebut, dapat dilihat jelas terjadi pertempuran disekeliling kastil. Saat itu juga, datang lagi pasukan tambahan dari Regimen Infanteri ke-42, Battalion ke-2 pimpinan Letkol. Marvin J. Coyle. Sebelum berangkat ke kastil, Kramers menghubungi Lee melalui radio di aula kota Worgl. Kramers segera mendapat pesan bahwa pasukan SS semakin gencar dan pasukan kastil mulai kehabisan amunisi. Dengan segera, Kramers dan pasukan Coyle capcus ke TKP.

  Berita itu cukup memberi semangat pasukan defender, dan saat itu juga SS mulai mencoba menembus dinding kastil, dan amunisi hampir habis. Jean Borotra—atas izin Lee—meninggalkan kastil dan memandu pasukan bantuan melewati jalan-jalan desa.

  Lee membuat keputusan jika terjadi hal terburuk, yaitu menarik seluruh defender ke dalam, bertempur menggunakan sisa-sisa peluru yang ada, bayonet dan juga tangan kosong, demi melindungi seluruh tawanan Prancis dan sisa pasukan Heer.

  Pasukan SS merasa sukses, berlari ke dalam pintu masuk kastil hingga akhirnya dikejutkan suara tembakan tank, senapan mesin, dan roket anti-tank dari belakang mereka,mengubah situasi perang 180°. Teriakan "Amerikanische Panzer!" menggema di udara, memberi sinyal bagi pasukan defender bahwa pasukan bantuan sudah datang. Memaksa pasukan SS lari terbirit-birit ke hutan. Pertempuran berakhir.

  Untuk pasukan Lee dan pasukan Heer yang bertahan hidup, dibawa ke Kufstein dengan halftruck. Pasukan Amerika beristirahat, dan Heer yang masih hidup dijadikan tawanan secara terhormat. Jack Lee sendiri mendapat penghargaan "Distinguished Service Cross" dan Silver Star. Di akhir bulan Mei, dia dipromosikan menjadi seorang kapten.

  Pertempuran ini menjadi sorotan beberapa media majalah dan koran serta dipos di Saturday Evening Post by Levin pada Juli 1945. Januari 1973, beberapa bulan sebelum kematiannya, dia sempat diwawancara tentang kejadian di Kastil Itter. Dia berpikir beberapa menit dan berkomentar secara singkat "Well, it was just the damnedest thing".

  Bagaimana dengan Josef Gangl Si Pemimpin Heer? Tentu saja dia mendapat penghargaan atas usahanya untuk "menggantikan posisi" Reynaud si Perdana Mentri untuk tertembak seorang sniper. Dirinya dijadikan salah satu Pahlawan Nasional Austria, dan salah satu jalan di Wörgl diberi nama atas namanya.

  Informasi singkat:
Tanggal :  5 Mei 1945
Lokasi : Kastil Itter, Austria
Hasil :  Kemenangan pihak Amerika-Heer
Pihak sekutu : Divisi ke-12 dan Regimen Infanteri ke-142 Amerika Serikat, tawanan perang Prancis, tentara Heer, beberapa milisi Austria.
Pihak Nazi :  Divisi Pamzergrenadier ke-17 Waffen SS
Komandan sekutu :  Captain John C. "Jack" Lee, Jr. dan Letnan Harry Basse, Major Josef Gangl, Hauptsturmführer Kurt-Siegfried Schrader
Komandan SS :  Hauptsturmführer Sebastian Wimmer
Pasukan Sekutu :  16 US, 11 Heer, 1 Waffen-SS, tawanan Prancis, M4A3E8 Sherman, 1 milisi Austria, 2 tambahan Heer, 3 tambahan M4 dan pasukan bantuan Divisi Infanteri ke-104
Pasukan SS :  150-200 Waffen SS, 1 Flak 88mm, 2 Flak 20mm

Info tambahan:
Tawanan Prancis :
1. Jean Borotra (Petenis Prancis)
2. Edouard Daladier dan Paul Reynaud (perdana mentri)
3. Maxime Weygand (commander-in-chief)
4. Maurice Gamelin
5. Marie-Agnes Cailliau
6. Francois de La Rocque
7. Leon Johaux

Akmal Risyad Hakim
sumber: OA Historypedia LINE\


Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon