Kamis, 05 Oktober 2017

Agustina de Aragon, pahlawan wanita yang berjuang demi kebebasan Spanyol

Loading...

Agustina de Aragón (lahir 1786) adalah seorang pahlawan Spanyol selama Peninsular War ketika Prancis menginvasi Spanyol (1807-1814), awalnya dia adalah seorang warga sipil biasa kemudian setelah Prancis menyerang Spanyol dia bertugas sebagai petugas profesional di Angkatan Darat Spanyol. Begitu tangguhnya Augustina sampai-sampai dia dijuluki "Joan of Arc nya Spanyol".

Pada musim panas tahun 1808, Zaragoza adalah salah satu kota terakhir di utara Spanyol yang tidak jatuh ke tangan pasukan Napoleon dan pada awal bulan Juni, Prancis mulai maju ke Zaragoza, ketika Prancis mengepung Zaragoza kota itu hanya dipertahankan oleh pasukan kecil yang dipimpin oleh Jose de Palafox.

Pada tanggal 15 Juni 1808, tentara Prancis menyerbu Portillo, sebuah gerbang kuno yang merupakan jalan masuk ke kota yang dipertahankan oleh sejumlah meriam tua dan milisi sukarelawan yang jumlahnya masih kalah jika dibandingkan oleh tentara Prancis. Agustina, yang saat itu tiba di benteng dengan sekeranjang apel untuk memberi makan para prajurit Spanyol. Dia melihat banyak prajurit Spanyol yang mulai berguguran tidak lama kemudian garis depan Spanyol pun berhasil ditembus pasukan Prancis dan prajurit Spanyol mulai mundur meninggalkan garis depan.

Melihat keadaan ini Agustina langsung membuang keranjang apelnya dan berlari ke garis depan dan mengoperasikan sendiri meriam yang ditinggalkan prajurit Spanyol. Tindakan Agustina ini sontak membangkitkan semangat juang tentara Spanyol lainnya dan mereka yang semula mundur kembali ke garis depan dan bersama sama menghadapi tentara Prancis.

Setelah perjuangan berdarah, Prancis menghentikan pengepungan terhadap Zaragosa selama beberapa minggu hingga akhirnya Prancis menyerang kembali kota itu dan berhasil merebut Zaragoza.

Setelah ditangkap oleh Perancis, dia dipenjarakan namun ia kemudian melarikan diri dan menjadi pemimpin pemberontak tingkat rendah tentara gerilya Spanyol, dan memimpin serangkaian serangan gerilya ke pasukan Prancis.

Pada tanggal 21 Juni 1813, bersama Inggris yang dipimpin oleh Duke of Wellington ia bertugas sebagai komandan laskar garis depan saat Pertempuran Vitoria, di bawah komando Mayor Cairncross.

Setelah perang berakhir dia menikahi seorang dokter dan sosok Agustina begitu terkenal terutama di Zaragoza. Agustina wafat tahun 1857 di usia 71 tahun dan dimakamkan di Zaragoza.

sumber: OA Line Historypedia

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon