Sabtu, 30 September 2017

Shinsengumi, polisi khusus pelindung Shogun

Loading...

Shinsengumi adalah unit polisi khusus yang beranggotakan para ronin (samurai tak bertuan) yang dipekerjakan oleh Keshogunan Tokugawa untuk menangani masalah perlawanan yang dilakukan kelompok anti keshogunan di Kyoto.

Shinsengumi dibentuk tahun 1863, satuan ini bermula dari sekelompok pasukan elit yang terdiri dari beberapa ronin yang disebut Roshigumi. Roshigumi dibentuk di Edo (sekarang dikenal sebagai Tokyo) tahun 1863, keanggotaan mereka terdiri dari 234 orang Ronin, kemudian Roshigumi dipindahkan ke Kyoto untuk mengawal shogun yang waktu itu sedang berkunjung kesana.

Pemimpin pertama Roshigumi Kiyokawa Hachiro dan sebagian besar anggota Roshigumi harus kembali ke Edo untuk menekan gerakan anti shogun di ibukota. 13 ronin anggota Roshigumi yang tersisa dibawah pimpinan Serizawa Kamo jadi cikal bakal pasukan yang disebut Shinsengumi.

Dibawah kepemimpinan Serizawa, Shinsengumi terbagi menjadi tiga faksi yaitu faksi Serizawa Kamo, faksi Kondo Isami dan Tonouchi Yoshio dan ketiga faksi ini saling tidak suka, permusuhan ini berujung ke pembunuhan Serizawa Kamo dan terbunuhnya Tonouchi Yoshio sehingga pimpinan Shinsengumi kini berada di tangan Kondo Isami.

Loading...
Atas izin dari klan Aizu yang merupakan salah satu klan terkuat yang mendukung shogun Tokugawa, Shinsengumi menjalankan tugasnya sebagai polisi di Kyoto dibawah administrasi Kyoto Shugosoku (pelindung Kyoto) yang dipimpin Matsudaira Katamori. Salah satu momen bersejarah dan terkenal di sejarah Shinsengumi terjadi 8 Juli 1864 ketika 20 orang dari klan Chosu dibantai karena diduga akan membakar Kyoto, peristiwa ini lebih dikenal sebagai Peristiwa Ikedaya. Insiden di Ikedaya membuat Shinsengumi semakin populer dan menarik perhatian banyak pendekar pedang sehingga keanggotaan Shinsengumi makin bertambah.

Ketika perang antara Keshogunan dan Kekaisaran (atau lebih dikenal dengan Perang Boshin) pecah ditahun 1868, Shinsengumi ikut diterjunkan ke medan perang. Mereka ikut bertempur di Pertempuran Toba-Fushimi dan Pertempuran Koshu-Katsunuma. Namun sayang setelah kekalahan di Pertempuran Koshu-Katsunuma, Kondo Isami ditangkap oleh pasukan Kekaisaran di Nagareyama dan 3 minggu kemudian Kondo dipenggal setelah dinyatakan bersalah atas tuduhan rencana pembunuhan terhadap Sakamoto Ryoma (salah satu tokoh yang ingin menggulingkan pemerintahan shogun).

Setelah kematian Kondo Isami, pimpinan Shinsengumi diserahkan ke Hijikata Toshizo dan Shinsengumi terus bertempur melawan pasukan Kekaisaran. Jumlah pasukan Shinsengumi terus berkurang sampai yang tersisa hanya 100 prajurit sampai akhirnya tahun 1869 Hijikata tewas tertembak oleh pasukan Kekaisaran di Hokkaido. Kematian Hijikata menandai berakhirnya riwayat Shinsengumi. Beberapa anggota yang tersisa akhirnya menyerah menyusul kekalahan pihak keshogunan Tokugawa di perang Boshin.

Pasukan Shinsengumi sangat terkenal di Jepang sampai diadaptasi ke beberapa game, film, dan anime. Yang Wellesley tau sih Shinsengumi ini ada di anime Gintama (yaah meski namanya sedikit diplesetin) trus pedang beberapa anggota Shinsengumi dimanusiakan di anime Touken Ranbu. Dan pasukan ini juga ada di DLC game Total War Shogun 2: Fall of Samurai.

Struktur jabatan Shinsengumi:

Captain: Kondou Isami
Vice Captain: Hijikata Toshizo
Military/Strategy Advisor: Itou Kashitarou

Captains of the 10 battle/patrol troops:
1st: Okita Souji
2nd: Nagakura Shinpachi
3rd: Saitou Hajime
4th: Matsubara Tadaji
5th: Takeda Kanryuusai
6th: Inoue Genzaburou
7th: Tani Sanjyuurou
8th: Toudou Heisuke
9th: Suzuki Mikisaburou
10th: Harada Sanosuke

sumber: OA Historypedia LINE

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon