Sabtu, 23 September 2017

Perang Tujuh Tahun (1756-1763)

Loading...

Masih mengenai rivalitas Prussia-Austria. Setelah kehilangan Silesia di Perang Suksesi Austria, Austria berencana untuk mengambil kembali wilayah tersebut dari Prussia. Sementara Prussia yang khawatir akan ancaman invasi Austria menempatkan pasukannya di Silesia selain itu raja Prussia, Frederick II juga menyiapkan pasukannya untuk menyerang Saxony supaya nantinya bisa menjadikan wilayah itu sebagai pertahanan dari invasi Austria dan kawan barunya, Rusia.

Perang pun pecah pada 1756 ketika Frederick II menginvasi Saxony, invasi pun berjalan sukses namun invasi ini berakibat dibentuknya koalisi baru untuk melawan Frederick II. Berbeda dengan Perang Suksesi Austria, kali ini Austria dibantu oleh musuh di perang sebelumnya yaitu Prancis dan Rusia yang menginginkan wilayah Prussia Timur. Sementara Inggris yang semula memihak Austria berpindah ke kubu Prussia karena Inggris meminta bantuan Prussia untuk mempertahankan Hanover dari invasi Prancis.

Semula perang berjalan mulus bagi Frederick meskipun menderita korban jiwa cukup banyak. Bencana bagi Prussia datang ketika pada 1757 Rusia menyerang Prussia Timur tapi Prussia berhasil mengalahkan pasukan Prancis di Rossbach dan Austria di Leuthen. Pada 1758 Rusia berhasil menaklukan Prussia Timur. Kemudian di Pertempuran Zondorf, Prussia kehilangan 1/3 pasukannya. Situasi menjadi semakin runyam bagi Prussia ketika Austria sudah menyiapkan pasukannya untuk menyerang Prussia dan Rusia semakin dekat ke ibukota Berlin.

Ditahun 1762 dua negara Eropa lain bergabung di perang ini yaitu Spanyol dan Portugal, Portugal berada di pihak Prussia-Inggris sementara Spanyol berada dipihak Austria-Prancis. Perang antar kedua negara ini dimulai ketika Spanyol menginvasi Portugal. Awalnya Spanyol yang dibantu Prancis sukses menyerang sampai jauh kedalam wilayah Portugal namun berkat datangnya bala bantuan dari Inggris dan strategi gerilya pasukan Portugal, Portugal berhasil menahan dan memukul mundur invasi pasukan Spanyol.

Kembali ke perang antara Prusia melawan Austria dan sekutunya, situasi peperangan berubah ketika ratu Rusia, Tsarina Elizabeth wafat pada 1762 dan tahta diteruskan oleh keponakan Frederick II, Petr III. Dengan naiknya Petr III ke tahta Kekaisaran Rusia, Prussia membujuk Rusia untuk menarik pasukannya dan mengakhiri perang dengan Prussia. Dengan keluarnya Rusia dari perang maka situasi buruk sekarang menimpa Austria karena situasi Austria kini terisolasi ditambah dengan pasukan Austria yang mulai kelelahan dan krisis ekonomi yang melanda negeri itu, perang pun berakhir pada 1763.

Perang Tujuh Tahun tidak hanya terjadi di Eropa, perang juga terjadi di wilayah koloni Inggris, Prancis, dan Spanyol. Di Amerika Utara ada Inggris dan Prancis yang bertempur demi memperluas wilayah koloninya di Dunia Baru. Namun perang di Amerika ini sudah dimulai 2 tahun sebelum perang di Eropa pecah tepatnya pada 1754. Awalnya Inggris dan Prancis bertempur untuk memperebutkan klaim atas wilayah Lembah Ohio. Di perang ini Inggris dan Prancis mendapat bantuan dari penduduk asli Amerika. Pada 1758, Inggris memulai upaya penaklukan wilayah koloni Prancis di New France (sekarang Kanada). Pada 1759 pasukan Inggris berhasil menduduki Quebec dan pada 1760 tentara Prancis menyerah di Montreal, dan perang di Amerika Utara pun berakhir dengan kemenangan Inggris.

Perang antara Inggris dan Prancis juga terjadi di India. Pasukan Inggris berhasil mengalahkan pasukan Bengal yang didukung Prancis pada Pertempuran Plassey (1757). Perang di India berakhir tahun 1761 ketika ibukota kolonial Prancis di India, Pondicherry berhasil ditaklukan Inggris. Sementara di Afrika Barat Inggris juga mengadakan ekspedisi untuk merebut pos dagang Prancis ditahun 1758. Pada bulan Mei, Inggris menduduki Senegal dan ditahun yang sama Inggris juga berhasil merebut dua pos dagang Prancis di Gorée dan Sungai Gambia.

Di lautan Karibia Angkatan Laut Inggris berhadapan dengan Angkatan Laut Prancis dan Spanyol yang masuk ke kancah peperangan ditahun 1762. Inggris berhasil merebut koloni Prancis di Guadeloupe (1759) dan menduduki kota Havana di Kuba (1762) yang merupakan koloni Spanyol. Tahun 1762 di Asia, Inggris melancarkan invasi ke koloni Spanyol di Phillipina dan berhasil menduduki ibukota Manila. Amerika Selatan juga menjadi medan perang antara Portugal dan Spanyol, perang berlangsung di wilayah selatan Brazil dan Uruguay. Berbeda dengan front Eropa dimana Portugal berhasil mengakahkan Spanyol. Dalam perang kolonial ini Spanyol lebih unggul dan berhasil merebut beberapa wilayah kolonial Portugal.

Perang Tujuh Tahun berakhir tahun 1763 dengan disepakatinya empat perjanjian yaitu Perjanjian Saint Petersburg, Perjanjian Hamburg, Perjanjian Paris, dan Perjanjian Hubertusburg. Tidak ada perubahan wilayah di Eropa namun di luar Eropa banyak pertukaran koloni antara Inggris, Prancis, Spanyol, dan Portugal. Prancis menyerahkan New France (Kanada) kepada Inggris dan menyerahkan Louisiana kepada Spanyol, Spanyol memberikan Florida kepada Inggris dan beberapa pulau di Karibia menjadi milik Prancis dan Inggris. Sementara itu wilayah Sacramento di Amerika Selatan dikembalikan ke Portugal setelah sebelumnya direbut Spanyol. Perang ini berefek pada krisis ekonomi di Prancis dan Inggris sehingga kedua negara tersebut menaikkan pajak untuk memperbaiki ekonomi negara tersebut, naiknya pajak nantinya akan menyulut revolusi di koloni Amerika Utara dan negara Prancis dikemudian hari.

-Wellesley/Wellingto
OA Line Historypedia 

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon