Selasa, 22 Agustus 2017

Daftar Perguruan Tinggi Negeri yang Menjadi Saksi Kemerdekaan Indonesia.

Loading...

Pendidikan pada masa sebelum kemerdekaan adalah hal yang sangat mahal dan sulit dijangkau oleh masyarakat biasa pada umumnya. Jangankan untuk menempuh pendidikan di tingkat perguruan tinggi. Menempuh pendidikan dasar saja tidak semua kalangan dapat menikmatinya.  Tidak seperti sekarang, perguruan tinggi baik swasta maupun negeri sudah sangat banyak. Dahulu, ketika Indonesia belum merdeka universitas adalah barang mewah yang hanya dapat dinikmati oleh kalangan tertentu saja seperti bangsawan pribumi, serta orang belanda..
Berikut ini merupakan beberapa universitas yang didirikan pada masa pemerintah Hindia-Belanda atau sebelum Indonesia merdeka
1. Universitas Indonesia. (UI)
UI dapat dikatakan sebagai universitas tertua di Indonesia. Awalnya institusi pendidikan tersebut didirikan oleh pemerintah Belanda pada tahun 1849 untuk menghasilkan tenaga kesehatan. Barulah sejak Januari 1851 sekolah tersebut resmi dinamakan sebagai sekolah Dokter Jawa. Awalnya UI memang didirikan untuk mendalami bidang kedokteran atau menghasilkan tenaga mantri.
Pada tahun 1898 nama sekolah ini diubah menjadi School tot opleiding van indische artsen atau yang dikenal sebagai Stovia. Namun ditutup pada tahun 1927. Sekolah kedokteran ini kemudian dibangun kembali bersama sekolah tinggi lain disejumlah kota di Jawa. Sekolah tersebut diantaranya Technische Hoogeschool te Bandoeng yang merupakan cikal bakal ITB, dan Faculteit van Landbouwwteschap yang merupakan cikal bakal dari IPB. Stovia atau UI pada masa Hindia-Belanda tidak hanya menghasilkan dokter jawa tetapi juga menghasilkan para cendekiawan muda seperti Dr.Sutomo yang merupakan pendiri cikal bakal organisasi politik modern pertama di Indonesia, Boedi Oetomo.
2. Universitas Airlangga. (UNAIR)
 UNAIR didirikan pada tahun 1913 pada mulanya bernama Nederlands Indische Artsen School (NIAS) yang kemudian berganti nama menjadi School Tot Opleiding van Indische Tandartsen (STOVIT). Awalnya tujuan pemerintah Hindia Belanda mendirikan Universitas Airlangga sama dengan tujuan awal mendirikan Universitas Indonesia, yakni untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan. Kemudian, Unair sendiri diresmikan oleh Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno pada tahun 1954 saat peringatan hari pahlawan ke-9 sebagai sekolah tinggi pertama dikawasan timur Indonesia
3. Institut Pertanian Bogor (IPB)
Tahun 1940, pemerintah Belanda mendirikan sekolah pertanian di Bogor. Saat itu sekolah yang kemudian menjadi cikal bakal IPB ini bernama Intitut pertanian Bogor bernama Landbouw Hogeschool yang artinya pendidikan pertanian. Yang kemudian berganti nama pada tahun 1941 menjadi Landbouwkundige Faculteit.
Perguruan tinggi ini sempat ditutup pada masa pemerintahan Jepang, kemudian dibuka kembali setelah Indonesia merdeka dan dianggap sebagai bagian dari Universitas Indonesia. Baru kemudian pada tahun 1963 Institusi ini berdiri secara Independen dan dinamakan Institut pertanian bogor.
Loading...

4. Institut Teknologi Bandung

Perguruan tinggi teknik pertama ini didirikan pada tahun 1920 di Bandung dengan nama Technische Hogeschool. Tujuan pemerintah Belanda untuk mendirikan sekolah Teknik adalah  untuk memenuhi kebutuhan tenaga Insinyur yang kekurangan saat masa peperangan Belanda dengan Indonesia. Soekarno merupakan salah satu alumni pertama dari perguruan tinggi ini.
Kemudian setelah kemerdekaan Indonesia Technische Hogeschool berganti nama menjadi Institut teknologi bandung dan diresmikan pada Maret 1959.

Butuh perlengkapan tempur SBMPTN dan ujian mandiri
Butuh soal+pembahasan saintek buat sbmptn : Klik disini
Butuh Soal+pembahasan Soshum buat sbmptn : Klik disini
Ebook Materi Saintek: Klik disini
Ebook Materi Soshum: Klik disini
Kisi-kisi SBMPTN 2018: Klik disini
Lolos SBMPTN tanpa bimbel: Klik disini

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon