Jumat, 09 Juni 2017

Struktur Sosial

Menurut Soejono Soekanto, struktur sosial merupakan hubungan timbal balik antarposisi sosial dan antarperan sosial. Struktur sosial dapat dipahami sebagai suatu tatanan sosial dalam kehidupan yang didalamnya terdapat hubungan antara status dan peran dengan batasan unsur-unsur sosial sehingga membentuk kelompok sosial.

1. Bentuk Struktur Sosial
Struktur sosial dalam masyarakat terdiri atas lapisan-lapisan sosial (stratifikasi sosial) serta kemajemukan sosial (difrensiasi sosial)
a. Diferensiasi Sosial
Diferensiasi Sosial merupakan perbedaan-perbedaan individu atau kelompok dalam struktur sosial yang tidak menunjukan suatu tingkatan bersifat horizontal. Adapun bentuk-bentuk diferensiasi sosial dalam masyarakat sebagai berikut 
1)Diferensiasi Ras
Ras adalah sekelompok manusia yang berbeda dengan kelompok-kelompok lain dari segi ciri-ciri fisik bawaan. Ciri fisik sebagai dasar pembagian ras meliputi ciri kualitas dan kuantitas. Ciri kualitas berkaitan dengan warna kulit, bentuk rambut, dan bentuk bibir. Sementara itu, ciri kuantitas meliputi bentuk badan dan berat badan. A.L Kroeber membagi ras masyarakat dunia menjadi lima golongan, yaitu ras Austaloid, ras Kaukasoid,ras Mongolid, ras Negroid, dan ras-ras khusus
2)Diferensiasi Agama
Diferensiasi sosial berdasarkan agama tercipta ketika dalam realitasnya, masyarakat terdiri atas individu yang menganut agama berbeda-beda. Setiap agama mengajarkan pemeluknya mengenaik kebaikan dan mengenal Tuhannya. Selain itu, agama memberikan arahan kepada pemeluknya mengenai tata cara hidup yang baik. Oleh karena itu, agama sejajar dengan setara satu sama lain
3)Diferensiasi Gender
Gender berkaitan dengan perbedaan peran laki-laki dan perempuan secara budaya. Dilihat dari sisi gender maka laki-laki dan perempuan memiliki kesamaan kedudukan dan hak. Sebagai contoh, perempuan memiliki hak dalam melakukan pekerjaan seperti yang dilakukan laki-laki, begitupun sebaliknya.
4)Diferensiasi Pekerjaan/Profesi
Profesi atau pekerjaan berkaitan dengan suatu keterampilan atau keahlian khusus seseorang. Terdapat beragam profesi dalam masyarakat seperti guru, dokter, tentara, pedagang, dan buruh. Dilihat dari sudut pandang upah, terdapat pekerjaan yang memiliki upah yang tinggi dan rendah. Meskipun demikian, sejatinya, profesi tergolong sebagai diferensiasi.Setiap pekerjaan membutuhkan keahlian dan ilmu khusus sehingga tidak setiap orang dapat menjalankannya. Sebagai contoh guru belum tentu bisa menjalankan profesi sebagai dokter, begitupun sebaliknya

Materi sosiolog lainnya(klik judul):
  1.  Metode Penelitian Sosial 
  2.  Prosedur Penelitian Sosial 
  3.  Nilai dan Norma Sosial 
  4.  Sosialisasi 
  5.  Pengandalian Sosial 
  6.  Difrensiasi sosial 
  7.  Mobilitas Sosial  
  8.  Dinamika Kelompok Sosial 
  9. Stratifikasi Sosial 
  10.  Masyarakat Multikultural 
  11.  Perubahan Sosial 
  12.  Gejala-gejala Sosial dalam Masyarakat 
  13.  Perilaku Menyimpang 
  14.  Struktur Sosial 
  15.  Kelompok Sosial 
  16.  Permasalahan Sosial 
  17.  Globalisasi 
  18.  Konflik sosial dan integrasi sosial 
  19.  Interaksi sosial antarindividu, kelompok, dan antarkelompok
  20.  Konsep dan objek kajian sosiologi

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon