Permasalahan Sosial

A. Pengertian Masalah Sosial
Kartini Kartono mendefinisikan permasalahan sosial sebagai berikut. 
  • Semua bentuk tingkah laku yang melanggar adat istiadat masyarakat
  • Situasi yang dianggap oleh sebagian besar warga masyarakat menggangu, tidak dikehendaki, berbahaya, dan merugikan orang banyak
Permasalahn sosial merupakan suatu ketidaksesuian antara unsur-unsur kebudayaan dan membahayakan kehidupan masyarakat itu sendiri. Permasalahan sosial timbul sebagai hasil dari proses perkembangan masyarakat. Dengan demikian, permasalahan sosial dapat mempercepat perubahan sosial.
Permasalahan sosial dibedakan dalam dua bentuk yaitu manifest social problem dan latent social problem. Manifest social problem adalah masalah sosial yang dampakna langsung dirasakan masyarakat. Adapun latent social problem adalah masalah sosial yang tidak tampak (tersembunyi) sehinga dampaknya tidak langsung dirasakan masyarakat

2. Faktor Penyebab Munculnya Permasalahan Sosial
Permasalahan sosial yang terjadi dalam masyarakat dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut.
  • Faktor ekonomi merupakan penyebab terjadinya permasalahan sosial berkaitan dengan pendapatan, kekayaan, dan upaya pemenuhunan kebutuhan hidup.
  • Faktor budaya merupakan latar belakang terjadinya permasalahan sosial berkaitan dengan unsur-unsur nilai dan norma sosial seperti adat istiadat dan kebiasaan
  • Faktor biologis merupakan permasalahan sosial yang disebabkan oleh gangguan fisik seperti penyakit dan gangguan kesehatan
  • Faktor psikologis merupakan permasalahn sosial yang berkaitan dengan gangguan kejiwaan seseorang
C. Contoh Permasalahan Sosial di Masyarakat
Contoh permasalahan dalam masyarakat sebagai berikut
a. Kemiskinan
Kemiskinan merujuk pada ketidakmampuan seseorang mencukupi kebutuhan primernya. Kebutuhan primer meliputi kebutuhan pangan, sandang, dan papan
b. Kesenjangan Sosial
Kesenjangan sosial jika ditinjau dari teori sistem sosial Talcott Parsons merupakan ketidaksesuain antara realitas sosial dan fungsi dalam sistem sosial. Kesenjangan sosial dapat muncul akibat terganggunya keseimbangan sistem sosial
c. Kenakalan Remaja
Kenakalan remaja merupakan perilaku menyimpang yang dilakukan oleh para remaja. Contoh kenakalan remaja, yaitu perkelahian, tawuran, serta mengonsumsi narkoba dan miras.
d. Tindak Kriminalitas
Tindak kriminalitas merupakan perilaku yang melanggar norma hukum.Pelaku tindak kriminalitas akan mendapatkan hukuman berupa dendan dan pidana. Contoh tindak kriminalitas yaitu pencurian, pembunuhan, dan korupsi.
e. Penyimpangan Seksual
Dalam masyarakat majemuk dapat dijumpai berbagai penyimpangan seksual. Penyimpangan ini dianggap ini dianggap melanggar nilai dan norma sosial serta menimbulkan permasalahan. Adapun bentuk-bentuk  penyimpangan seksual seperti pedofilia dan homoseksual
f. Cyber Crime
Cyber Crime merupakan tindak kejahatan yang terjadi di dunia maya melalui koneksi internet. Kejahatan dunia maya dapat berbentuk penipuan online, penipuan kartu kredit, dan peretasan situs-situs penting

4. Dampak Permasalahan Sosial
Permasalahan sosial yang timbul dalam masyarakat menyebabkan dampak. Adapaun dampak tersebut sebagai berikut.
a. Kenyamanan dan Keamanan Terganggu
Permasalahan seperti tawuran pelajar, begal, geng motor, masalah sampah hingga banjir menimbulkan gangguan bagi kehidupan. Masyarakat tidak dapat hidup tenang karena merasa terancam dan terganggu dengan permasalah tersebut.
b. Menimbulkan Kerusakan Fisik
Beberapa permasalahan sosial seperti tawuran dan vandalisme menyebabkan rusaknya fasilitas umum yang berguna bagi masyarakat. Selain itu, permasalahan seperti sampah dapat menimbulkan kerusakan fisik berupa pencamaran lingkungan.
c. Meningkatnya Angka Kriminalitas 
Kasus kriminalitas seperti begal, jambret, dan pencurian yang tidak segera ditangani dapat meningkatkan angka kriminalitas.Meningkatnya angka kriminalitas semakin menimbulkan keresahan dan menjadi ancaman bagi kehiduapan masyarakat. 
d. Konflik Sosial
Permasalahan sosial dapat menimbulkan konflik sosial apabila tidak segera diatasi secara optimal. Permasalahan yang menimbulkan konflik sosial contohnya tawuran pelajar, demo buruh menuntut kenaikan UMR, dan tuntutan warga terhadap pemerintah mengenai kenaikan BBM.

5. Upaya Pemecahan Permasalahan Sosial
Permasalahan sosial yang tidak segera diatasi dapat menimbulkan dampak serius bagi masyarakat. Beberapa permasalahan dapat memicu konflik apabila tidak segera diatasi. Adapaun cara upaya pemecehan sosial sebagai berikut
a. Menyosialisasikan Nilai dan Norma Sosial
Permasalah sosial dapat dicegah sebelum terjadi dengan upaya preventif. Upaya preventif dapat dilakukan dengan menyosilaisasikan nilai dan norma sosial secara intensif
b. Mempertegas Sanksi Sosial bagi Para Pelanggar
Permasalahan sosial yang berkaitan dengan palanggaran peraturan dapat diatasi dengan upaya represif, yaitu dengan menerapkan sansksi sosial secara tegas kepada setiap individu yang melanggar peraturan
c. Meningkatkan Pemerataan Pembangunan dan Pendidikan
Tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi tanpa disertai pemeretaan pembangunan hanya menciptakan perekonomian yang lemah. Pembangunan penting untuk meningkatkan pendapatan ekonomi perkapita. Pemerataan pendidikan berkaitan dengan sistem yang memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh anggota masyarakat untuk memperoleh pendidikan. Upaya pemerataan pendidikan yang telah dilakukan pemerintah antara alin melalui pembangunan sekolah, pengadaaan dana BOS, serta sistem kejar paket A,B, dan C
d. Menyediakan Modal Usaha
Bantuan modal usaha melalui sistem pemantauan dapat menyelsaikan masalah kemiskinan dan pengangguran. Bantuan modal usaha diharapkan dapat membuka lapangan usaha mandiri dan meningkatkan perekonomian rakyat.

6. Lembaga Sosial yang Berperan dalam Pemecahan Masalah Sosial
Jenis-jenis lembaga sosial yang berperan menyelsaikan masalah sosial sebagai berikut.
a. Lembaga Keluarga
Keluarga memiliki intensitas tinggi untuk mengawasi perilaku anak. Oleh karena itu keluarga diharapkan dapat mencegah terjadinya permasalahan sosial seperti perilaku menyimpang.
b. Lembaga Agama 
Lembaga agama berperan menyampaikan ajaran agama. Agama merupakan pedoman bagi setiap umatnya. Nilai-nilai agama memiliki sanksi mutlak dalam mengatur perilaku umat beragama
c. Lembaga Adat
Lembaga Adat merupakan alat pengendalian sosial dalam masyarakat tradisional. Nilai dan Norma adat setempat menjadi pedoman untuk mengatur seluruh perilaku masyarakat adat. Dengan demikian, lembaga adat diharapkan dapat mengatur perilaku masyarakat sesuai nilai dan norma yang berlaku dalam adat.
d. Lembaga Pendidikan
Lembaga pendidikan merupakan lembaga yang mengawasi aktivitas warga sekolah melalui peraturan yang ditetapkan. Lembaga sekolah juga berfungsi sebagai sarana menanamkan nilai dan norma serta mengajak peserta didik tidak melakukan tindakan yang mengarah pada perilaku menyimpang
e. Media Massa
Media massa berperan sebagai alat pengendalian masalah sosial dengan cara mengawasi seluruh kegiatan masyarakat dan pemerintah melalui sajian informasi.Media massa diharapkan publik dapat menilai serta melakukan pengawasan lebih lanjut,
f. Lembaga Kepolisian
Lembaga kepolisian pengadilan bertugas menyelidiki, mengusut, dan menjatuhkan hukuman kepada warga masyarakat yang melanggar aturan hukum.

7. Sebab dan Akibat Tidak Berfungsinya Lembaga Pengendalian Sosial
Sebab tidak berfungsinya lembaga pengendalian sosial sebagai berikut.
a. Tidak adanya aturan hukum yang memadai.
b. Ditinggalkannya pengendalian sosial informal
c. Adanya tindak penyalahgunaan wewenang untuk melindungi pihak yang bersalah

Akibat tidak berfungsinya lembaga pengendalian sosial sebagai berikut
a. Pudarnya nilai dan norma
b.Terjadinya krisis sosial dan disintegrasi sosial
c.Terganggunya keseimbangan sosial
d.Maraknya tindak kejahatan dan kekerasan

0 Response to "Permasalahan Sosial"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel