Jumat, 02 Juni 2017

Pengikhtisaran Akuntansi Perusahaan Dagang


Pada tahap pengikhtisaran dalam penyusunan akuntansi ada dua kegiatan pokok yaitu penyusunan jurnal penyesuaian dan pembuatan kertas kerja
1. Jurnal Penyesuaian Perusahaan Dagang
Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat pada akhir periode untuk menyesuaikan akun agar menunjukan saldo sebenarnya. Akun-akun perusahaan dagang yang perlu disesuaikan antara lain perlengkapan; penyusutan aktiva tetap (kecuali tanah); beban bayar di muka; pendapatan diterima di muka; pendapatan yang masih harus diterima; beban yang masih harus dibayar; piutang tidak tertagih; dan persediaan barang dagang. Pada dasarnya tidak ada perbedaan pencatatan jurnal penyesuaian pada perusahaan jasa dan perusahaan dagang. Akan tetapi, pada perusahaan dagang perlu menyesuaikan akun persediaan barang. Pencatatan penyesuaian persediaan barang dagang dilakukan dengan dua pendekatan sebagai berikut.

a. Pendekatan Ikhtisar Laba/Rugi
Pendekatan ikhtisar laba/rugi hanya menyesuaikan akun persediaan barang awal dan persediaan barang akhir. Jurnal penyesuaiannya sebagai berikut.
Ikhtisar laba/rugi     Rp....
             Persediaan barang awal     Rp...
Persediaan barang akhir     Rp...
                  Ikhtisar laba/rugi     Rp...
b. Pendekatan Harga Pokok Penjualan (HPP)
Pendekatan HPP berkaitan dengan akun persediaan barang dagang, pembelian, beban angkut pembelian, retur pembelian dan pengurangan harga, serta potongan pembelian. Jurnal penyesuaian sebagai berikut.
1. HPP     Rp...
          Persediaan barang awal    Rp...
2. HPP    Rp...
          Pembelian     Rp...
3. HPP    Rp...
          Bbn.angkut pemb.     Rp...
4. Retur pemb.dan PH     Rp...
             HPP     Rp...
5. Potongan pembelian     Rp...
                    HPP    Rp...
6. Persd.barang akhir     Rp...
             HPP     Rp...

2. Kertas Kerja Perusahaan Dagang
Kertas kerja adalah daftar berlajur atau berkolom yang dirancang untuk memudahkan pembuatan yang dirancang untuk memudahkan pembuatan laporan keuangan pada akhir periode akuntansi. Ada dua metode pembuatan kertas kerja perusahaan dagang yaitu pendekatan laba/rugi dan pendekatan harga pokok penjualan (HPP), Bentuk kertas kerja perusahaan dagang tidak berbeda dengan kertas kerja perusahaan jasa. Namun demikian, terdapat hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam pembuatan kertas kerja sebagai berikut.
a. Kertas Kerja Pendekatan Ikhtisar Laba/Rugi
1)Akun persediaan barang dagang dalam kolom penyesuaian, angka debit dan angka kredit tidak diselisihkan, tetapi akun yang dipindah ke kolom neraca saldo disesuaikan adalah angka pada sisi debit(persediaan barang dagang akhir). Selanjutnya, angka tersebut dipindah ke kolom neraca sisi debit.
2)Akun ikhtisar laba/rugi dalam kolom penyesuaian, angka debit dan kredit tidak diselisihkan, tetapi angka pada kolom debit dan kredit langsung dipindahkan ke kolom debit dan kredit kolom neraca saldo disesuaikan. Selanjutnya, angka pada kolom debit dan kredit disesuikan dipindah ke kolom laba/rugi.
b. Kertas Kerja dengan pendekatan Harga Pokok Penjualan(HPP)
1) Akun persediaan barang dagang dalam kolom penyesuaian, angka debit dan angka kredit tidak diselisihkan, tetapi angka yang dipindah ke kolom neraca saldo disesuaikan hanya angka pada sisi debit(persediaan barang dagang akhir). Selanjutnya, angka tersebut dipindah ke kolom neraca sisi debit.
2)Jumlah akun harga pokok penjualan dalam kolom penyesuaian di sisi debit dan di sisi kredit dicari selisihnya. Angka selisih (saldo) tersebut dipindahkan ke akun HPP kolom neraca disesuikan sebelah debit. 

Artikel Terkait

Show comments
Hide comments


EmoticonEmoticon