Sabtu, 18 Maret 2017

Sarekat Islam

Loading...


Bangsa ini adalah bangsa yang besar. Perjalan pergerakan nasional bukan dominasi golongan atau organisasi tertentu. Boedi Oetomo (BO) bukan satu-satunya organisasi pergerakan politik di Indonesia. Bangsa ini tidak mengabaikan hadirnya atau kelompok lainnya yang berkontribusi bagi pergerakan nasional Indonesia. Semua punya andil dalam negara Republik Indonesia. Seperti hadirnya Sarekat Islam (SI), Indische Partij dan lain-lain.

SI adalah sebuah perkumpulan besar yang membawa angin perubahan. Sehingga lambat laun memunculkan rasa persatuan, dan kesadaran perlawanan "kaum koeli". SI adalah sebuah perserikatan yang mampu menarik perhatian hampir semua golongan, tidak hanya kalangan Islam, kaum pedagang sampai rakyat jelata namun juga kaum abangan, para priyayi juga bangsawan. Selain itu SI juga merupakan sebuah perkumpulan yang bersifat lintas kelompok etnis, karena lingkupnya bukan untuk suku bangsa tertentu saja. Di dalam SI banyak berkumpul tokoh-tokoh besar pergerakan bangsa seperti Samanhudi, R. H.O.S. Tjokroaminoto. Agus Salim, Abdoel Moeis, K.H Ahmad Dahlan, dr. Soekiman, Kartosoewiryo, Soewardi Soerjaningrat(Ki Hajar Dewantara), Sukarno, Semaoen dan Darsono. Semua mengusung keyakinan akan pembebasan persatuan, perlawanan dan kemandirian atas dasar identitas dan keyakinan bersama di dalam SI. Sebuah upaya besar yang diraih oleh SI pada masa awal keberadaannya adalah penyadaran identitas nasional. Penyadaran yang dilakukan seperti kesadaran religiusitas sebagai muslim, kesadaran untuk bangkit dari penjajahan dan kesadaran sebagai bangsa yang berada di bawah imperialis.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon